UNARUNAR

Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

Diabetes Mellitus adalah penyakit kronis yang timbul ketika insulin tidak diproduksi dengan baik oleh pankreas atau ketika tubuh tidak dapat menyerap insulin secara efektif. Self-care adalah suatu bentuk perawatan diri yang bertujuan untuk memantau kadar glukosa darah secara optimal dan mencegah terjadinya komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self-care dengan kualitas hidup pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja UPTD puskesmas rawat inap sragi Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian seluruh penderita diabetes mellitus bulan januari-april 113 orang, teknik sampling mengguankan purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Penentuan ssample menggunakan rumus Yamane didapatkan 88 sampel. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner SDSCA dan DQOL. Penelitian ini dilaksanakan pada 08 juli sampai 20 juli 2024. Analisa data menggunakan distrubsi frekuensi dan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan mayoritas memiliki self-care cukup baik sejumlah 38 responden (43,2%), mayoritas memiliki kualitas hidup cukup baik 39 responden (44,3%). Dari 38 responden (43,2%) self-care cukup baik memiliki kualitas hidup cukup baik 31 (35,2%) responden dan 7 responden (8,0%) kualitas hidup baik. Terdapat hubungan self-care dengan kualitas hidup pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Sragi Lampung Selatan Tahun 2024 dengan p-value 0,000.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan, berusia antara 56 dan 65 tahun, memiliki pendidikan terakhir SMA, dan telah didiagnosis menderita diabetes mellitus selama 1 hingga 5 tahun.Mayoritas responden menunjukkan self-care yang cukup baik dan kualitas hidup yang relatif tinggi.Analisis statistik mengungkapkan korelasi signifikan antara self-care dan kualitas hidup pada penderita diabetes mellitus di wilayah penelitian.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi praktik self-care pada penderita diabetes mellitus, seperti dukungan sosial, akses ke sumber daya kesehatan, dan tingkat literasi kesehatan. Kedua, studi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan self-care melalui edukasi, pelatihan keterampilan, dan dukungan berkelanjutan perlu dikembangkan dan dievaluasi efektivitasnya. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi penderita diabetes mellitus mengenai self-care dan kualitas hidup, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes mellitus di Indonesia.

  1. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. ibnu... jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnusinaIbnu Sina Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara ibnu jurnal fk uisu ac index php ibnusina
  2. Sex differences in regional adipose tissue depots pose different threats for the development of Type... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/obr.13393Sex differences in regional adipose tissue depots pose different threats for the development of Type onlinelibrary wiley doi 10 1111 obr 13393
Read online
File size380.94 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test