UPI YAIUPI YAI

Psikologi Kreatif InovatifPsikologi Kreatif Inovatif

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan convenience sampling. Responden dalam penelitian ini adalah 223 pengguna Shopee di Jabodetabek. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode Skala Likert yang telah dimodifikasi. Penelitian ini menggunakan metode Korelasi Product Moment Pearson. Hasil uji hipotesis Kualitas Produk dengan Keputusan Pembelian diperoleh skor r 0.779, dengan sig 0.000 hal ini membuktikan bahwa ada hubungan yang positif. Hasil uji hipotesis Brand Image dengan Keputusan Pembelian diperoleh skor r 0.684, dengan sig 0.000, hal ini membuktikan ada terdapat hubungan yang positif. Pada uji analisis hipotesis Kualitas Produk dan Brand Image dengan Keputusan Pembelian diperoleh skor r 0.784, maka ada hubungan yang positif antara ketiga variable. Kualitas Produk memberikan kontribusi sebesar 60.6% terhadap Keputusan Pembelian dan Brand Image memiliki kontribusi sebesar 46.7% terhadap Keputusan Pembelian. Sedangkan Kualitas Produk dan Brand Image memberikan kontribusi bersama-sama sebesar 61,4% terhadap Keputusan Pembelian.

Penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara kualitas produk dan keputusan pembelian pada pengguna Shopee di Jabodetabek, dimana peningkatan kualitas produk meningkatkan keputusan pembelian.Selain itu, brand image juga berpengaruh positif, sehingga nilai brand image yang lebih tinggi meningkatkan keputusan pembelian.Secara keseluruhan, kualitas produk dan brand image secara bersama‑sama menjelaskan 61,4% varians keputusan pembelian.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan wilayah dan platform dengan membandingkan pengaruh kualitas produk serta brand image terhadap keputusan pembelian pada pengguna marketplace lain seperti Tokopedia dan Lazada di wilayah selain Jabodetabek, sehingga dapat menguji konsistensi temuan lintas platform dan daerah. Selanjutnya, studi dapat meneliti peran variabel moderasi seperti tingkat kepercayaan konsumen, persepsi risiko, atau faktor demografis (usia, pendapatan) dalam memediasi atau memoderasi hubungan kualitas produk dan brand image dengan keputusan pembelian, guna memahami dinamika yang lebih kompleks. Terakhir, pendekatan longitudinal atau eksperimental dapat diterapkan untuk menilai perubahan pengaruh kualitas produk dan brand image terhadap keputusan pembelian seiring waktu, sehingga memberikan bukti kausal yang lebih kuat dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berubah selama siklus pembelian konsumen.

Read online
File size822.31 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test