UMPUMP
Proceedings Series on Health & Medical SciencesProceedings Series on Health & Medical SciencesBayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah mereka yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram, tanpa memandang usia kehamilan. BBLR sering mengalami hipotermia dan gangguan tidur akibat kesulitan beradaptasi. Nesting adalah praktik yang bertujuan untuk memberikan kehangatan dan kenyamanan. Namun, metode nesting konvensional seringkali menghasilkan kualitas yang berkurang akibat ketidakefisienan, ukuran yang tidak tepat, ketidakstabilan, dan ketidakmampuan untuk sepenuhnya membungkus tubuh bayi. Pengembangan Tempat Tidur Nesting Instan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas praktik nesting dengan mengatasi masalah umum yang ditemukan dalam teknik nesting konvensional. Studi ini menggunakan metodologi Penelitian dan Pengembangan (R&D), terdiri dari 5 langkah, analisis masalah, pengembangan produk, validasi ahli, revisi produk dan produk akhir, pengujian produk. Proses inovasi menghasilkan desain nesting yang efisien yang dapat disesuaikan ukurannya, sepenuhnya membungkus tubuh bayi, secara struktural kuat, dan mempertahankan bentuknya. Perangkat nesting dapat digunakan baik di dalam maupun di luar inkubator dengan fitur pemanas tambahan. Perangkat ini juga mencakup mekanisme fiksasi untuk meminimalkan gerakan bayi yang tidak terkoordinasi. Pengujian validasi oleh ahli kesehatan, akademisi kesehatan, dan perawat perinatologi mengkonfirmasi bahwa Tempat Tidur Nesting Instan layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil pengujian, Tempat Tidur Nesting Instan meningkatkan efisiensi dan kualitas nesting untuk BBLR. Namun, inovasi ini memiliki batasan tertentu, seperti fitur pemanas yang berumur pendek, pengujian terbatas pada bayi tanpa alat bantu medis, dan tidak ada evaluasi dampak keseluruhannya terhadap praktik perawatan keperawatan untuk nesting.
Berdasarkan penelitian ini, pengembangan Tempat Tidur Nesting Instan terbukti sangat layak menurut validasi ahli dan pengujian lapangan oleh perawat.Inovasi ini secara signifikan mengatasi keterbatasan nesting konvensional dan menawarkan solusi yang efisien, aman, dan fisiologis yang sesuai untuk bayi BBLR.Selain potensi manfaat klinisnya, inovasi ini dapat mengurangi beban kerja perawat dan meningkatkan konsistensi dalam pemberian perawatan.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak klinis langsung dari Tempat Tidur Nesting Instan, termasuk penerapannya untuk bayi yang menerima intervensi medis.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari Tempat Tidur Nesting Instan dalam meningkatkan hasil neurodevelopmental pada bayi BBLR, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti durasi penggunaan dan interaksi dengan perawatan suportif lainnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan mekanisme pemanas yang lebih tahan lama dan efisien untuk Tempat Tidur Nesting Instan, sehingga dapat memberikan kehangatan yang konsisten tanpa memerlukan penggantian gel pack secara berkala. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi integrasi sensor teknologi pintar ke dalam desain Tempat Tidur Nesting Instan, yang dapat memantau suhu tubuh bayi, pola tidur, dan gerakan secara real-time, memberikan peringatan dini jika terjadi perubahan signifikan dan memungkinkan penyesuaian perawatan yang lebih personal. Ketiga saran ini, jika diimplementasikan, dapat secara signifikan meningkatkan kualitas perawatan untuk bayi BBLR dan berkontribusi pada peningkatan hasil kesehatan jangka panjang.
- Pain Relief in Late Preterm Neonates: A Comparative Study of... : International Journal of Applied and... journals.lww.com/ijab/fulltext/2021/11030/pain_relief_in_late_preterm_neonates__a.12.aspxPain Relief in Late Preterm Neonates A Comparative Study of International Journal of Applied and journals lww ijab fulltext 2021 11030 pain relief in late preterm neonates a 12 aspx
- Efektivitas Penggunaan Nesting dan Posisi Prone terhadap Suhu Tubuh, Saturasi Oksigen dan Frekuensi Nadi... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/9037Efektivitas Penggunaan Nesting dan Posisi Prone terhadap Suhu Tubuh Saturasi Oksigen dan Frekuensi Nadi ejurnalmalahayati ac index php manuju article view 9037
- Nesting Technique as a Simple Method for Optimal Outcomes in Premature Infant Care: A Literature Review... jurnal.unimus.ac.id/index.php/MKI/article/view/16650Nesting Technique as a Simple Method for Optimal Outcomes in Premature Infant Care A Literature Review jurnal unimus ac index php MKI article view 16650
- Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di Ruang Nicu Badan Layanan Umum... jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/17Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di Ruang Nicu Badan Layanan Umum jurnal itk avicenna ac index php jkma article view 17
| File size | 277.96 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Penelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkanPenelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkan
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Aplikasi ini dapat digunakan untuk estimasi berat badan sehingga menjadi dasar penentuan dosis obat. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan tersedia aplikasiAplikasi ini dapat digunakan untuk estimasi berat badan sehingga menjadi dasar penentuan dosis obat. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan tersedia aplikasi
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Terdapat 57 responden, 80,7% berada di usia tidak berisiko, 45,6% memiliki pendidikan rendah, 56,2% merupakan multigravida, 54,8% mengalami anemia. SebanyakTerdapat 57 responden, 80,7% berada di usia tidak berisiko, 45,6% memiliki pendidikan rendah, 56,2% merupakan multigravida, 54,8% mengalami anemia. Sebanyak
MAHARDIKAMAHARDIKA Hasil menunjukkan 93,75% bayi lahir dengan berat normal, namun ada dampak negatif dari usia kategori berisiko (35 tahun) dan jarak kehamilan kurang dariHasil menunjukkan 93,75% bayi lahir dengan berat normal, namun ada dampak negatif dari usia kategori berisiko (35 tahun) dan jarak kehamilan kurang dari
AKPERAKPER Jumlah sampel yang digunakan yaitu 44 bayi. Alat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabelJumlah sampel yang digunakan yaitu 44 bayi. Alat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel
AKPERAKPER Faktor-faktor penyebab hiperlipidemia adalah umur, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, indeks masa tubuh, aktivitas olahraga, penyakit keturunan,Faktor-faktor penyebab hiperlipidemia adalah umur, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, indeks masa tubuh, aktivitas olahraga, penyakit keturunan,
CERICCERIC Penilaian respons nyeri menggunakan instrumen Premature Infant Pain Profile. Hasil analisis uji t independen menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermaknaPenilaian respons nyeri menggunakan instrumen Premature Infant Pain Profile. Hasil analisis uji t independen menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna
CERICCERIC Pijat bayi merupakan tradisi lama yang digali kembali dengan sentuhan ilmu kesehatan dan tinjauan ilmiah para ahli neonatologi. Pijat merupakan terapiPijat bayi merupakan tradisi lama yang digali kembali dengan sentuhan ilmu kesehatan dan tinjauan ilmiah para ahli neonatologi. Pijat merupakan terapi
Useful /
UNSAPUNSAP Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif, termasuk mengkomunikasikan ide matematika, diperlukan dalam menghadapi tantangan masa depan. Namun, secaraKemampuan untuk berkomunikasi secara efektif, termasuk mengkomunikasikan ide matematika, diperlukan dalam menghadapi tantangan masa depan. Namun, secara
UNSAPUNSAP Salah satu program yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama yang bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang mampu memecahkan masalah kehidupanSalah satu program yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama yang bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang mampu memecahkan masalah kehidupan
UMPUMP Kurangnya kesadaran mengenai perawatan payudara yang tepat secara signifikan berkontribusi pada masalah ini, menghasilkan produksi susu yang suboptimal.Kurangnya kesadaran mengenai perawatan payudara yang tepat secara signifikan berkontribusi pada masalah ini, menghasilkan produksi susu yang suboptimal.
CERICCERIC Penelitian deskriptif eksplorasi ini mengkaji kelompok risiko tinggi untuk dikategorikan derajat risikonya dengan Framingham Risk Score (FRS) 10 years.Penelitian deskriptif eksplorasi ini mengkaji kelompok risiko tinggi untuk dikategorikan derajat risikonya dengan Framingham Risk Score (FRS) 10 years.