STKIPBANTENSTKIPBANTEN

Revorma: Jurnal Pendidikan dan PemikiranRevorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran

Tirakat merupakan salah satu bentuk praktik spiritual khas pesantren yang mengandung nilai-nilai pendidikan masyarakat, terutama bagi perempuan. Penelitian ini mengkaji aktivitas tirakat perempuan di Majlis Rumah Mujâhadah Pondok Pesantren Mambaul Maarif Jombang dalam dimensi spiritual, sosial, dan kultural. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui analisis interaktif dengan validasi triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Mujâhadah yang diprakarsai Nyai Muhassonah menjadi ruang pendidikan masyarakat, di mana para ibu jamiyyah menjalani tirakat melalui zikir dan sedekah. Praktik tirakat ini mampu membentuk kesadaran ruhani, menguatkan kontrol diri, dan memperdalam kedekatan kepada Tuhan. Secara sosial, kegiatan ini mempererat silaturahmi, menumbuhkan solidaritas, serta memperkuat jaringan perempuan pesantren. Sementara itu, secara kultural, tradisi ini melestarikan amalan khas pesantren seperti pembacaan Ratib al‑Atthas dan ijazahan wirid/zikir. Tirakat perempuan di Rumah Mujâhadah merupakan wujud nyata pendidikan masyarakat yang tidak hanya membina aspek spiritual, tetapi juga memperkuat relasi sosial dan menjaga tradisi pesantren.

Tirakat perempuan di Rumah Mujâhadah Pondok Pesantren Mambaul Maarif Jombang merupakan bentuk nyata pendidikan masyarakat berbasis pesantren yang mencakup dimensi spiritual, sosial, dan kultural secara holistik.Melalui praktik mujâhadah yang dipimpin oleh Nyai Hj.Muhassonah, perempuan tidak hanya memperdalam hubungan spiritual dengan Tuhan, tetapi juga membangun solidaritas sosial dan menjaga kelestarian tradisi pesantren sebagai warisan nilai yang hidup.Selain itu, tirakat perempuan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan pribadi, meningkatkan ketahanan mental, serta berperan sebagai agen perubahan dalam keluarga dan masyarakat.

Penelitian lanjutan dapat membandingkan praktik tirakat perempuan di berbagai pesantren dan wilayah di Indonesia untuk mengidentifikasi variasi dan faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitasnya; selanjutnya, studi kuantitatif dapat mengukur dampak tirakat terhadap kesehatan mental, rasa pemberdayaan, dan peningkatan kualitas hidup perempuan peserta, dengan menggunakan instrumen standar psikologis; serta, penelitian eksploratif mengenai peran media digital dalam penyebaran ajaran tirakat dapat mengungkap bagaimana teknologi memengaruhi partisipasi, persepsi, dan keberlanjutan praktik spiritual ini di era modern.

  1. Pemberdayaan Perempuan Korban Kekerasan Seksual | Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam. pemberdayaan... doi.org/10.15575/tamkin.v7i3.18981Pemberdayaan Perempuan Korban Kekerasan Seksual Tamkin Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam pemberdayaan doi 10 15575 tamkin v7i3 18981
  2. Mujahadah Asmaul Husna Terhadap Spiritualitas Jama’ah: Analisis Fenomenologi Agama pada Jama’ah... doi.org/10.56672/alwasathiyah.v3i2.432Mujahadah Asmaul Husna Terhadap Spiritualitas JamaAoah Analisis Fenomenologi Agama pada JamaAoah doi 10 56672 alwasathiyah v3i2 432
Read online
File size536.35 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test