POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM

Jurnal Teras KesehatanJurnal Teras Kesehatan

Penelitian ini membahas aspek teknis pemeriksaan CT scan thorax biopsy pada kasus tumor paru di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Makassar. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kasus dengan subjek seorang radiografer yang terlibat langsung dalam pelaksanaan pemeriksaan. Penelitian dilakukan mulai dari persiapan pasien, pemposisian di dalam gantry, penggunaan marker sebagai penanda titik target, pemilihan parameter teknis, hingga proses biopsy dengan panduan CT scan. Setiap tahapan tersebut dianalisis untuk menilai kesesuaian antara praktik di lapangan dengan standar teori CT guided biopsy yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas prosedur teknis telah dilaksanakan sesuai pedoman, termasuk pemilihan posisi pasien, teknik scanning, ketebalan irisan, serta proses sterilisasi dan pemasukan jarum spinal needle. Temuan penting dalam penelitian ini adalah penggunaan marker berbahan timbal yang memberikan visualisasi lebih jelas dibandingkan marker standar dari sisa katerisasi, sehingga meningkatkan ketepatan penentuan lokasi biopsy. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan bahwa ketepatan teknis sangat berpengaruh terhadap keberhasilan prosedur dan meminimalkan risiko komplikasi seperti pengambilan sampel pneumotoraks. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai praktik teknis CR guided thorax biopsy yang tidak hanya sesuai teori tetapi juga memperlihatkan modifikasi lapangan yang dapat meningkatkan kualitas diagnosa dan keselamatan pasien.

Penelitian ini menyajikan uraian menyeluruh mengenai teknik pemeriksaan CT scan thorax biopsy pada pasien laki-laki berusia 58 tahun dengan diagnosis tumor paru kiri di RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar.Data observasi menunjukkan bahwa seluruh tahapan, mulai dari pembuatan scanogram, penentuan posisi supine feet first, penggunaan slice thickness 10 mm, hingga evaluasi pascaprosedur, telah dijalankan sesuai dengan pedoman dasar CT-guided biopsy.Secara spesifik, penggunaan modifikasi marker berbahan timbal (Pb) terbukti memberikan visualisasi titik target yang lebih kontras dan tegas pada citra axial dibandingkan standar teori klasik, sehingga mempermudah akurasi penentuan lokasi biopsi tanpa adanya komplikasi seperti pneumotoraks atau pendarahan pada subjek penelitian.Temuan ini membuktikan bahwa penyesuaian teknis di lapangan dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan tetap menjaga keselamatan pasien dalam koridor radiologi intervensi.Ke depan, disarankan adanya kajian lanjutan mengenai protokol low-dose CT scan dan perbandingan efektivitas berbagai jenis marker pada sampel yang lebih luas.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam mengenai protokol low-dose CT scan dalam prosedur biopsy paru. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas protokol low-dose dalam menjaga akurasi diagnostik sekaligus mengurangi paparan radiasi pada pasien. Selain itu, studi perbandingan antara berbagai jenis marker yang digunakan dalam prosedur biopsy juga dapat dilakukan untuk menentukan mana yang paling efektif dalam meningkatkan visualisasi titik target dan mengurangi komplikasi. Terakhir, penelitian tentang dampak modifikasi teknis terhadap waktu prosedur dan kenyamanan pasien juga dapat menjadi arah studi yang menarik.

  1. Prosedur Teknis Biopsi Paru Menggunakan Panduan  CT Scan Thorax | Jurnal Teras Kesehatan. prosedur... doi.org/10.38215/hqfj9b81Prosedur Teknis Biopsi Paru Menggunakan PanduanA CT Scan Thorax Jurnal Teras Kesehatan prosedur doi 10 38215 hqfj9b81
  2. Diagnostic accuracy and safety of CT-guided Lung and Mediastinal biopsies: a single center study | Pakistan... doi.org/10.53350/pjmhs20221612150Diagnostic accuracy and safety of CT guided Lung and Mediastinal biopsies a single center study Pakistan doi 10 53350 pjmhs20221612150
Read online
File size959.75 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test