UINMADURAUINMADURA

Jurnal Pendidikan Islam - TadrisJurnal Pendidikan Islam - Tadris

Latar belakang yang mendorong peneliti melakukan riset ini adalah untuk menerapkan teori belajar B.F Skinner pada pembelajaran PAI dan mampu memotivasi siswa dalam pembelajaran PAI materi ibadah di kelas. Seperti yang kita ketahui bahwasannya masih banyak siswa yang mengalami kemerosotan terutama dalam akhlaknya. Guru bertanggung jawab untuk memperbaiki kemerosotan akhlak yang terjadi di kelas, baik guru agama maupun guru yang lainnya. Oleh sebab itu pendidikan agama islam mampu meningkatkan, mengubah hal yang belum baik, kekurangan serta kelemahan dalam kepercayaan siswa. Hal tersebut berkaitan dengan pembentukkan perilaku sesuai dengan teori B.F Skinner. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses penerapan teori B.F Skinner dalam pembelajaran PAI di kelas. Dengan diterapkannya pembelajaran berdasarkan proses dari teori belajar B.F Skinner diharapkan mampu memotivasi siswa dalam semangat belajar. Adapun Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya penerapan teori B.F Skinner ini, siswa yang tadinya memiliki perilaku yang sulit diatur dan kurang dalam pembelajaran setelah diterapkan teori ini motivasi belajar dan akhlak siswa menjadi meningkat.

Berdasarkan hasil penelitian, kegiatan pembelajaran dengan menggunakan teori B.F Skinner peneliti menyimpulkan bahwa mampu meningkatkan motivasi belajar siswa hal ini dibuktikan dengan antusiasme siswa dan semangat siswa dalam belajar materi ibadah menggunakan teori skinner.Motivasi tersebut dapat mengembangkan akhlak yang baik dan jiwa keislaman pada peserta didik.

Penelitian selanjutnya sebaiknya memperluas cakupan sampel dengan melibatkan beberapa sekolah dasar di wilayah yang berbeda serta menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur secara statistik pengaruh penerapan teori B.F. Skinner terhadap motivasi belajar dan perilaku moral siswa, sehingga hasilnya dapat digeneralisasi. Selanjutnya, peneliti dapat melakukan perbandingan antara teori belajar behavioristik B.F. Skinner dengan teori konstruktivisme atau pembelajaran berbasis proyek dalam konteks PAI, untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan masing‑masing pendekatan dalam meningkatkan motivasi dan akhlak siswa. Akhirnya, sebuah studi longitudinal selama beberapa tahun dapat dilakukan untuk menelusuri keberlanjutan perubahan perilaku dan motivasi siswa setelah penerapan teori B.F. Skinner, sehingga dapat dipastikan apakah dampak positif tersebut bersifat temporer atau berkelanjutan.

Read online
File size182.24 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test