UNUBLITARUNUBLITAR
Briliant: Jurnal Riset dan KonseptualBriliant: Jurnal Riset dan KonseptualIntervensi terkait Kesehatan dan Hak Seksual dan Reproduksi (SRHR) di berbagai negara sangat bervariasi. Kesehatan dan hak seksual dan reproduksi (SRHR) merupakan komponen penting untuk memastikan bahwa kaum muda mampu mencegah kehamilan, mencegah penyakit menular seksual, dan memanfaatkan layanan kesehatan. Tujuan dari tinjauan sistematis ini adalah untuk menganalisis intervensi yang telah diberikan kepada remaja tentang masalah kesehatan seksual dan reproduksi di berbagai negara. Para penulis melakukan tinjauan sistematis terhadap penelitian yang mengkaji intervensi untuk meningkatkan kesehatan seksual dan reproduksi pada usia 10-35 tahun menggunakan pedoman tinjauan sistematis dan meta-analisis (PRISMA). Artikel yang digunakan berasal dari tahun 2018 hingga 2023 dari basis data Scopus, Science Direct, Sage Journal, dan Pubmed. Para penulis menyaring judul dan teks lengkap sehingga data diekstrak dan dianalisis menggunakan pendekatan sintesis naratif berbasis praktik. Pencarian menghasilkan 223 hasil dengan memasukkan kata kunci Kesehatan dan Hak Seksual dan Reproduksi (SRHR), intervensi, dan remaja ke dalam basis data. Dua belas artikel memenuhi kriteria inklusi menggunakan kerangka kerja PICOS. Hasil dari perspektif remaja mengenai intervensi yang diberikan meliputi pendidikan, pelaksanaan tes HIV, akses mudah terhadap informasi dan layanan kesehatan, komunikasi dengan orang tua tentang kesehatan seksual dan reproduksi (SRH), dan pemberian bantuan ekonomi. Berbagai intervensi telah dilakukan untuk meningkatkan kesehatan seksual dan reproduksi pada remaja di berbagai negara. Intervensi yang dilakukan bergantung pada kebutuhan dan masalah di negara tersebut terkait SRH pada remaja. Intervensi tersebut mengevaluasi program-program yang telah diimplementasikan oleh pemerintah dan memberikan modifikasi program karena dianggap efektif dalam program sebelumnya.
Tinjauan ini menggambarkan intervensi SRHR yang telah diimplementasikan dan dimodifikasi untuk memaksimalkan hasil dan menyesuaikan dengan kebutuhan remaja di setiap negara.Generasi muda diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan mereka, tetapi juga mampu memaksimalkan penggunaan layanan kesehatan, berperilaku sehat, dan membuat keputusan sendiri.Temuan dari tinjauan ini memberikan beberapa wawasan tentang masalah yang terjadi pada remaja yang berguna untuk menyesuaikan intervensi yang ada.Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi orang tua, guru, tenaga kesehatan, dan pemerintah dalam memberikan intervensi dan memperluas pemahaman mereka tentang apa yang dapat dilakukan secara lebih efektif terkait SRHR untuk remaja.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana faktor sosial budaya dan norma gender memengaruhi efektivitas intervensi SRHR, terutama dalam konteks yang berbeda di berbagai negara. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif untuk menggali persepsi dan pengalaman remaja serta pemangku kepentingan lainnya. Kedua, penting untuk mengembangkan dan menguji intervensi berbasis teknologi digital yang inovatif, seperti aplikasi seluler atau platform online, untuk meningkatkan akses remaja terhadap informasi dan layanan SRHR, terutama di daerah terpencil atau bagi mereka yang menghadapi hambatan geografis atau sosial. Ketiga, penelitian perlu fokus pada pengembangan dan evaluasi program pelatihan komprehensif bagi tenaga kesehatan dan guru untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan pendidikan SRHR yang berkualitas dan layanan yang ramah remaja. Penelitian ini dapat menggunakan desain quasi-eksperimen untuk mengukur dampak pelatihan terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik tenaga kesehatan dan guru. Dengan menggabungkan pendekatan penelitian yang beragam dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, kita dapat mengembangkan intervensi SRHR yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan remaja.
| File size | 342.89 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IIESECOREIIESECORE Penelitian ini menemukan bahwa implementasi program kurikulum di SMP Negeri 4 Ambon dinilai positif oleh guru, tercermin dalam skor rata-rata tinggi (77,47)Penelitian ini menemukan bahwa implementasi program kurikulum di SMP Negeri 4 Ambon dinilai positif oleh guru, tercermin dalam skor rata-rata tinggi (77,47)
UNISIUNISI Akuntabilitas menekankan transparansi dan pertanggungjawaban dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Penelitian ini menggunakan pendekatanAkuntabilitas menekankan transparansi dan pertanggungjawaban dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Penelitian ini menggunakan pendekatan
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Dari wawancara dan kuesioner, siswa menyatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan menyenangkan, serta mendorong agar program edukatif serupa dijalankanDari wawancara dan kuesioner, siswa menyatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan menyenangkan, serta mendorong agar program edukatif serupa dijalankan
BDKJAKARTABDKJAKARTA Faktor pendukungnya ialah kompetensi guru, manajemen sekolah, aneka kegiatan/ekstrakurikuler, dan suportivitas orang tua/wali murid. Adapun faktor penghambatnyaFaktor pendukungnya ialah kompetensi guru, manajemen sekolah, aneka kegiatan/ekstrakurikuler, dan suportivitas orang tua/wali murid. Adapun faktor penghambatnya
UIN SUSKAUIN SUSKA Pengembangan PAUD berbasis pesantren dapat dilakukan melalui pemilihan guru dari alumni pesantren, penyusunan kurikulum kolaboratif antara pemerintah danPengembangan PAUD berbasis pesantren dapat dilakukan melalui pemilihan guru dari alumni pesantren, penyusunan kurikulum kolaboratif antara pemerintah dan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI (2) Evaluasi Input program pendidikan kecakapan wirausaha food and beverage di SKB Purwokerto mencakup sumber daya manusia serta sarana dan prasarana sebagian(2) Evaluasi Input program pendidikan kecakapan wirausaha food and beverage di SKB Purwokerto mencakup sumber daya manusia serta sarana dan prasarana sebagian
UACUAC Survey dilakukan kepada seluruh mahasiswa yang tinggal di Mahad al-Jamiah IAIN Pontianak. Alat yang digunakan dalam survey penelitian ini adalah angketSurvey dilakukan kepada seluruh mahasiswa yang tinggal di Mahad al-Jamiah IAIN Pontianak. Alat yang digunakan dalam survey penelitian ini adalah angket
UACUAC Berdasarkan data findings dan hasil evaluasi implementasi PDF di pondok pesantren di Sulawesi Selatan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut, 1) hasilBerdasarkan data findings dan hasil evaluasi implementasi PDF di pondok pesantren di Sulawesi Selatan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut, 1) hasil
Useful /
UNUBLITARUNUBLITAR Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang terintegrasi dengan analisis spasial, data lapangan, wawancara primer dikumpulkan melalui observasiDengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang terintegrasi dengan analisis spasial, data lapangan, wawancara primer dikumpulkan melalui observasi
UNUBLITARUNUBLITAR Diperlukannya Transportasi umum lanjutan untuk melanjutkan perjalanan sampai ketujuan akhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui kepuasan dan persepsiDiperlukannya Transportasi umum lanjutan untuk melanjutkan perjalanan sampai ketujuan akhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui kepuasan dan persepsi
UACUAC While Muhammadiyah shares the value of moderation with the concepts of Tawasuth, Tawazun, and Taadul with implementation in the curriculum of both generalWhile Muhammadiyah shares the value of moderation with the concepts of Tawasuth, Tawazun, and Taadul with implementation in the curriculum of both general
UACUAC Di era digital, pendidikan formal tidak hanya tentang pembelajaran di sekolah, tetapi juga tentang pembelajaran dan pendidikan di luar sekolah. KondisiDi era digital, pendidikan formal tidak hanya tentang pembelajaran di sekolah, tetapi juga tentang pembelajaran dan pendidikan di luar sekolah. Kondisi