UMAUMA
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan)BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan)Cyclosorus parasiticus (Linn.) Farwell adalah pakis obat potensial yang mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan menentukan kandungan flavonoid dan alkaloid pada tiga daerah perkebunan di Kabupaten Jember, yaitu perkebunan kopi Gunung Gumitir, hutan pinus Desa Garahan, serta perkebunan karet dan kakao di Tancak. Sampel batang dan daun dikeringkan, dihaluskan, kemudian satu gram serbuk dimakserasi dengan 90 ml metanol selama 3×24 jam dan dipusatkan dengan evaporator untuk memperoleh ekstrak kasar. Ekstrak diuji secara kualitatif dengan metode Willstätter dan Dragendorff, serta secara kuantitatif menggunakan spektrofotometri. Hasil menunjukkan flavonoid dan alkaloid terdapat pada batang dan daun di ketiga lokasi, dengan kandungan pada daun lebih tinggi daripada batang, dan daun dari Gumitir mengandung kadar tertinggi dibandingkan lokasi lain.
Batang dan daun paku Cyclosorus parasiticus (Linn.) Farwell di daerah Gumitir, Garahan, dan Tancak mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid dan alkaloid.Kandungan flavonoid dan alkaloid pada daun lebih tinggi dibandingkan pada batang.parasiticus di Gumitir memiliki kadar flavonoid dan alkaloid tertinggi dibandingkan dengan di Garahan dan Tancak.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana variasi pelarut dan teknik ekstraksi, seperti penggunaan etanol, air, atau supercritical CO₂, mempengaruhi kadar flavonoid dan alkaloid yang diperoleh dari Cyclosorus parasiticus, sehingga menemukan metode yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, penting untuk mempelajari pengaruh faktor musiman serta variasi lebih luas dari faktor abiotik, termasuk kadar nitrogen, fosfor, dan kelembaban tanah, terhadap produksi metabolit sekunder pada paku ini dengan mengambil sampel dari berbagai daerah perkebunan dan hutan di wilayah yang lebih luas. Selanjutnya, uji bioaktivitas terhadap fraksi flavonoid dan alkaloid yang diisolasi, seperti aktivitas antioksidan, antimikroba, atau antikanker, dapat memberikan wawasan tentang potensi farmakologisnya dan membuka peluang pengembangan obat berbasis tumbuhan. Penelitian-penelitian tersebut tidak hanya memperdalam pemahaman tentang variasi kimia tanaman, tetapi juga mendukung pemanfaatan berkelanjutan paku parasiticus sebagai sumber bahan baku industri farmasi dan nutraceutical.
| File size | 445.34 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Inflamasi adalah respons pertahanan tubuh terhadap ancaman berbahaya seperti mikroorganisme penyebab penyakit, sel yang rusak, bahan beracun, atau paparanInflamasi adalah respons pertahanan tubuh terhadap ancaman berbahaya seperti mikroorganisme penyebab penyakit, sel yang rusak, bahan beracun, atau paparan
UPIUPI M‑13 dapat memicu produksi alkaloid Cinchona walaupun menurunkan biomassa sel. Sel kultur Cinchona Ledgeriana Moens tidak dapat tumbuh bila diberi MeJA,M‑13 dapat memicu produksi alkaloid Cinchona walaupun menurunkan biomassa sel. Sel kultur Cinchona Ledgeriana Moens tidak dapat tumbuh bila diberi MeJA,
UNSOEDUNSOED parasiticum, seperti paraxylines A–G, menunjukkan aktivitas sitotoksik yang mencolok terhadap garis sel kanker MCF-7 dan HeLa, yang sangat terkait denganparasiticum, seperti paraxylines A–G, menunjukkan aktivitas sitotoksik yang mencolok terhadap garis sel kanker MCF-7 dan HeLa, yang sangat terkait dengan
UNSOEDUNSOED Penapisan antibakteri menggunakan TLC-bioautografi dan uji konsentrasi hambat minimum (MIC) menunjukkan bahwa ekstrak tanaman dan fungi endofitik menghambatPenapisan antibakteri menggunakan TLC-bioautografi dan uji konsentrasi hambat minimum (MIC) menunjukkan bahwa ekstrak tanaman dan fungi endofitik menghambat
UnwahasUnwahas Selain itu, ekstrak buah okra menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap peradangan dengan IC50 sebesar 153,837±0,3375 mcg/mL. Keseluruhan, hasil iniSelain itu, ekstrak buah okra menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap peradangan dengan IC50 sebesar 153,837±0,3375 mcg/mL. Keseluruhan, hasil ini
UNPARUNPAR Gugus fungsi hidroksilat, hidroksi-fenolat, dan kandungan lignin yang tinggi menyebabkan sifat hidrofobik pada gambut. Perbedaan penggunaan lahan menyebabkanGugus fungsi hidroksilat, hidroksi-fenolat, dan kandungan lignin yang tinggi menyebabkan sifat hidrofobik pada gambut. Perbedaan penggunaan lahan menyebabkan
UNPARUNPAR longibrachiatum (MT2) dengan keparahan penyakit hanya 16,66 % dibandingkan dengan perlakuan tanpa metabolit sekunder (MT1) sebesar 51,6 %. Pelapisan buahlongibrachiatum (MT2) dengan keparahan penyakit hanya 16,66 % dibandingkan dengan perlakuan tanpa metabolit sekunder (MT1) sebesar 51,6 %. Pelapisan buah
UNPARUNPAR Dari hasil penelitian pendahuluan (baseline study) kegiatan kaji terap intensifikasi usahatani padi ladang pada lahan gambut di Desa Tuwung, dapat disimpulkan.Dari hasil penelitian pendahuluan (baseline study) kegiatan kaji terap intensifikasi usahatani padi ladang pada lahan gambut di Desa Tuwung, dapat disimpulkan.
Useful /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Studi ini bertujuan memberikan bukti empiris mengenai keefektifan teknik tersebut dalam menurunkan tingkat agresi pada konteks kelompok. Setelah penerapanStudi ini bertujuan memberikan bukti empiris mengenai keefektifan teknik tersebut dalam menurunkan tingkat agresi pada konteks kelompok. Setelah penerapan
UPIUPI coli) dan Bacillus subtilis (B. subtilis) dalam media sederhana maupun sistem makanan, kemudian hasilnya dibandingkan dengan sistem komersial. Waktu perlakuancoli) dan Bacillus subtilis (B. subtilis) dalam media sederhana maupun sistem makanan, kemudian hasilnya dibandingkan dengan sistem komersial. Waktu perlakuan
UPIUPI Tinjauan singkat tentang perkembangan teknologi penghapusan burs pada frais skala mikro disajikan dalam kertas ini. Berbagai metode penghapusan burs telahTinjauan singkat tentang perkembangan teknologi penghapusan burs pada frais skala mikro disajikan dalam kertas ini. Berbagai metode penghapusan burs telah
UMAUMA 49% and in liquid palm sugar after cooking is 15. Besides differences in reducing sugar level before and after cooking, there are also differences in water49% and in liquid palm sugar after cooking is 15. Besides differences in reducing sugar level before and after cooking, there are also differences in water