SYEKH NURJATISYEKH NURJATI

Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling JournalProphetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan di sepanjang tahun 2020 sebanyak 299.111 kasus. Pada tahun ini pula kasus kekerasan seksual di lembaga pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan berbasis agama masih terus terjadi. Tujuan dalam penelitian ini untuk memperoleh gambaran respon mahasiswa tentang maraknya kekerasan seksual di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), serta mengidentifikasi peran dan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, IAI Bunga Bangsa Cirebon dan STAI Brebes. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu mixed method dengan metode convergent mixed method, yang mana pengumpulan data dalam penelitian ini baik data kualitatif maupun data kuantitatif dilakukan pada waktu yang hampir bersamaan, untuk kemudian data digabungkan dan diinterpretasi sebagai hasil penelitian yang komprehensif. Sumber data dalam penelitian ini sebanyak 110 orang mahasiswa, dan 6 orang responden dari unsur dosen dan pimpinan lembaga. Analisis data dilakukan melalui empat tahap: pengumpulan dan analisis data kuantitatif, pengumpulan dan analisis data kualitatif, penggabungan hasil, dan interpretasi hasil. Hasil penelitian memberikan gambaran urgensi peran PTKI dan pelaksanaan langkah strategis dalam pencegahan serta penanggulangan kekerasan seksual melalui pembentukan lembaga PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) sebagai sektor utama yang bersentuhan langsung dengan penanganan kekerasan seksual di kampus, serta respon positif mahasiswa yang mendorong korban untuk speak up sehingga kasus dapat diminimalisir dan pelaku mendapatkan sanksi yang sesuai baik etis maupun hukum.

PTKI dapat mencegah dan menanggulangi kekerasan seksual dengan membentuk PSGA sebagai unit utama yang langsung menangani kasus di kampus.Kolaborasi antara PSGA dan mahasiswa meningkatkan keberanian korban untuk melaporkan serta menurunkan angka kekerasan melalui sanksi etis dan hukum yang tepat.Edukasi, sosialisasi, dan layanan konseling bagi seluruh civitas akademika penting untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas kekerasan seksual.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas intervensi PSGA secara longitudinal dengan membandingkan data kasus sebelum dan sesudah pembentukan unit tersebut di beberapa PTKI, sehingga dapat menilai dampak jangka panjangnya. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran platform pelaporan digital dalam meningkatkan jumlah laporan korban, khususnya dengan menguji kemudahan akses, tingkat anonimitas, dan persepsi keamanan pengguna di kalangan mahasiswa. Terakhir, sebuah studi eksperimental dapat mengevaluasi dampak integrasi kurikulum berbasis gender pada perubahan sikap dan pengetahuan mahasiswa terhadap kekerasan seksual, dengan mengukur perbedaan persepsi sebelum dan sesudah pelaksanaan modul tersebut di sejumlah program studi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk memperbaiki kebijakan dan praktik pencegahan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

  1. Wayback Machine. wayback machine jurnal.unpad.ac.id/share/article/view/21685Wayback Machine wayback machine jurnal unpad ac share article view 21685
  2. Outcomes of Child Sexual Abuse as Predictors of Later Sexual Victimization - Marla Reese-Weber, Dana... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0886260510372935Outcomes of Child Sexual Abuse as Predictors of Later Sexual Victimization Marla Reese Weber Dana journals sagepub doi 10 1177 0886260510372935
Read online
File size403.31 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test