SYEKH NURJATISYEKH NURJATI

Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling JournalProphetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal

Penelitian ini menanggapi meningkatnya kepedulian terhadap perilaku agresif pada anak, yang diidentifikasi sebagai masalah mendesak. Fokus penelitian adalah mengeksplorasi metode yang efektif untuk mengurangi perilaku tersebut melalui layanan bimbingan kelompok yang mengintegrasikan teknik imitation learning. Studi ini bertujuan memberikan bukti empiris mengenai keefektifan teknik tersebut dalam menurunkan tingkat agresi pada konteks kelompok. Setelah penerapan layanan pada kelompok eksperimen, analisis statistik menggunakan uji Mann‑Whitney menghasilkan nilai signifikansi asimptotik (dua‑ekor) sebesar 0,501, yang menunjukkan tidak ada perubahan perilaku yang signifikan secara statistik. Namun, analisis observasi dan skor post‑test individu menunjukkan bahwa teknik imitation learning berpotensi menurunkan perilaku agresif pada anak, sehingga dengan penyempurnaan lebih lanjut pendekatan ini dapat menjadi alat yang berharga untuk membentuk trajekti perilaku positif pada anak yang menghadapi tantangan tersebut.

Sebagian besar siswa kelas IV SD X menunjukkan perilaku agresif, dengan 26 % berada pada tingkat tinggi, 16,7 % pada tingkat sedang, dan 54 % pada tingkat rendah.Program imitation learning dalam bimbingan kelompok yang terdiri dari lima sesi dan menggunakan teknik live serta symbolic diberikan kepada sembilan siswa yang mewakili ketiga tingkat agresivitas.Meskipun analisis statistik (Mann‑Whitney, p = 0,501) tidak menunjukkan penurunan signifikan, observasi dan perubahan skor post‑test menunjukkan bahwa teknik imitation learning berpotensi mengurangi perilaku agresif pada anak.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek jangka panjang penerapan imitation learning terhadap perilaku agresif anak dengan melakukan studi longitudinal selama minimal dua tahun untuk menilai keberlanjutan perubahan. Selanjutnya, diperlukan perbandingan eksperimental antara teknik live imitation learning dan symbolic imitation learning guna menentukan mana yang lebih efektif dalam konteks bimbingan kelompok, dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan variasi usia. Terakhir, penelitian dapat mengkaji integrasi pendekatan imitation learning dengan partisipasi orang tua serta program pendidikan emosional di sekolah, sehingga dapat mengevaluasi sinergi antar‑intervensi dalam mengurangi agresi dan meningkatkan kompetensi sosial anak.

Read online
File size311.46 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test