PANDAWAINSTITUTEPANDAWAINSTITUTE

Journal of Multidisciplinary Applied Natural ScienceJournal of Multidisciplinary Applied Natural Science

Pada beberapa tahun mendatang, introduksi (in situ) tanaman obat yang langka dan menjanjikan, penentuan adaptasi morfologis dan ekologi terhadap tanah serta kondisi iklim tertentu, serta perolehan bibit bebas patogen melalui reproduksi mikroklo (in vitro) di daerah yang terpengaruh faktor stres lingkungan untuk pembentukan perkebunan semakin penting. Penelitian ini bertujuan memilih kondisi optimal untuk memperoleh bibit bebas patogen Lagochilus inebrians secara in vitro serta aklimatisasinya dalam kondisi kering. Jumlah fitohormon yang ditambahkan dipilih secara optimal untuk meningkatkan efisiensi media nutrisi yang digunakan dalam propagasi mikroklo L. inebrians, dengan mempertimbangkan kemungkinan aklimatisasi di kondisi kering. Hasil yang diperoleh dapat digunakan untuk memperbanyak L. inebrians secara in vitro dan membuat perkebunan di daerah kering berdasarkan bibit yang dihasilkan.

inebrians, intensitas proses (pembentukan dan proliferasi jaringan kalus.pembentukan pucuk, pembentukan akar), jenis eksplan, dan metode sterilisasi eksplan, dipengaruhi oleh faktor seperti kombinasi fitohormon yang digunakan dalam media nutrisi.Pada percobaan dengan menggunakan tunas aksil daun dan fragmen daun sebagai eksplan awal, media MS yang mengandung kombinasi BAP (5 mg/L) NAA (0.4 mg/L) menghasilkan intensitas pembentukan jaringan kalus yang tinggi, sedangkan kombinasi BAP (3–4 mg/L) NAA (0.4 mg/L) pada media MS juga meningkatkan pembentukan kalus.Informasi yang diperoleh memberikan peluang reproduksi efektif tanaman L.inebrians dan dapat dimanfaatkan untuk penyusunan perkebunan tanaman ini.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) pengaruh variasi konsentrasi auxin alternatif, seperti IBA dibandingkan NAA, pada efisiensi perakaran L. inebrians di media dengan kadar sukrosa berbeda, untuk mengoptimalkan pembentukan akar pada kondisi kering; (2) evaluasi kinerja jangka panjang bibit mikroklon dalam berbagai tipe tanah arid di lapangan, termasuk analisis pertumbuhan, ketahanan terhadap stres air, dan produktivitas, guna menilai kelayakan komersial perkebunan; dan (3) penerapan teknik penyuntingan genom, misalnya CRISPR/Cas9, untuk memodifikasi gen terkait toleransi kekeringan pada L. inebrians, serta menguji dampaknya terhadap daya hidup dan kualitas fitokimia tanaman. Pertanyaan-pertanyaan ini akan memperdalam pemahaman tentang faktor fisiologis dan genetik yang mendukung adaptasi mikroklon di lingkungan ekstrim, sekaligus memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan strategi budidaya berkelanjutan.

  1. Cellular, Molecular, and Physiological Aspects of In Vitro Plant Regeneration. cellular molecular aspects... mdpi.com/2223-7747/9/6/702Cellular Molecular and Physiological Aspects of In Vitro Plant Regeneration cellular molecular aspects mdpi 2223 7747 9 6 702
  2. Improving sustainability of peat moss through its application in reducing livestock emissions - 한국기후변화학회지... doi.org/10.15531/ksccr.2024.15.2.153Improving sustainability of peat moss through its application in reducing livestock emissions iuAuEAoiiooUA doi 10 15531 ksccr 2024 15 2 153
  3. The Genus Lagochilus (Lamiaceae): A Review of Its Diversity, Ethnobotany, Phytochemistry, and Pharmacology.... mdpi.com/2223-7747/10/1/132The Genus Lagochilus Lamiaceae A Review of Its Diversity Ethnobotany Phytochemistry and Pharmacology mdpi 2223 7747 10 1 132
Read online
File size1002.76 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test