UPIUPI

Indonesian Journal of Applied LinguisticsIndonesian Journal of Applied Linguistics

Artikel ini menyajikan temuan tentang perbedaan gender dan pengaruh latar belakang keluarga terhadap pemahaman membaca EFL siswa di Indonesia. Sebanyak 265 siswa (48,3% perempuan, usia rata-rata 13,6 tahun) dari kelas 7 hingga 8 di empat sekolah secara anonim mengisi tes pemahaman membaca EFL. Berbeda dengan temuan sebelumnya yang menunjukkan keunggulan perempuan dalam literasi bahasa ibu, penelitian ini tidak menemukan perbedaan gender dalam pemahaman membaca EFL. Sejalan dengan penelitian sebelumnya tentang pengaruh status sosial ekonomi terhadap prestasi siswa, tingkat pendidikan orang tua memengaruhi pemahaman membaca EFL siswa. Bagi anak laki-laki, pengaruh pendidikan ibu terjadi melalui penyediaan sumber daya literasi. Sebaliknya, bagi anak perempuan, pengaruhnya terjadi melalui keterlibatan ibu dalam kegiatan membaca putri mereka, yang pada gilirannya mendorong keterlibatan dan pemahaman membaca. Temuan ini menekankan pentingnya strategi yang sesuai dengan gender untuk memfasilitasi keterlibatan dan pemahaman membaca EFL remaja.

Penelitian ini mengindikasikan bahwa parental education exerts considerable influence on students reading engagement and comprehension in EFL, but with important differences between boys and girls on the mechanisms of the influence.While for boys reading comprehension is influenced by the provision of materials support, for girls it is parental involvement which is more influential.These findings extend current knowledge about how parental education, as a key part of students socioeconomic status, influence literacy outcomes in a foreign language.Sekolah dan guru perlu memberikan perhatian khusus pada siswa dari keluarga dengan tingkat pendidikan rendah, terutama dalam meningkatkan pemahaman membaca EFL.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami lebih dalam mekanisme pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi terhadap prestasi belajar bahasa Inggris siswa.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman membaca EFL remaja dari berbagai latar belakang sosial ekonomi, khususnya untuk memahami bagaimana mereka memanfaatkan sumber daya literasi yang tersedia. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri dampak jangka panjang dari keterlibatan orang tua dalam kegiatan membaca terhadap perkembangan pemahaman membaca EFL siswa. Ketiga, penelitian eksperimental dapat dirancang untuk menguji efektivitas intervensi yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam kegiatan membaca EFL siswa, dengan mempertimbangkan perbedaan gender dan latar belakang sosial ekonomi. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman membaca EFL remaja dapat diperoleh, sehingga dapat menginformasikan pengembangan program dan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Inggris siswa di Indonesia.

  1. The Gender Gap in Second Language Acquisition: Gender Differences in the Acquisition of Dutch among Immigrants... doi.org/10.1371/journal.pone.0142056The Gender Gap in Second Language Acquisition Gender Differences in the Acquisition of Dutch among Immigrants doi 10 1371 journal pone 0142056
  2. How literacy in its fundamental sense is central to scientific literacy - Norris - 2003 - Science Education... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/sce.10066How literacy in its fundamental sense is central to scientific literacy Norris 2003 Science Education onlinelibrary wiley doi 10 1002 sce 10066
  3. Indonesian adolescents’ EFL reading comprehension: Gender differences and the influence of parental... doi.org/10.17509/ijal.v8i2.13279Indonesian adolescentsAo EFL reading comprehension Gender differences and the influence of parental doi 10 17509 ijal v8i2 13279
Read online
File size691.44 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test