STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN
An-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah KontemporerAn-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah KontemporerResponsivitas penataan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) sebagai model perlindungan hukum perspektif sosiologi sebagai entitas yang berhubungan dengan akuntabilitas sosial (social accountability); advokasi sosial (social advokations) pemerintah daerah (local state) dalam memberikan jaminan sosial (social assurance) dan perlindungan hukum (legal protection) terhadap komoditas sosial ekonomi (social economic commodities) dalam mencapai kemandirian; keadilan; pemerataan; kemakmuran; dan kesejahteraan sosial (social welfare) dalam dinamika penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan aspirasi serta kearifan lokal (lokal wesdom) masyarakat yang berada dalam wilayah hukum Pemerintah Kabupaten Sampang Jawa Timur. Responsivitas penataan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) sebagai model perlindungan hukum perspektif sosiologi sebagai telaah normatif empiris terhadap Peraturan daerah (PERDA) Kabupaten Sampang Provinsi Jawa Timur (5/2013) tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) memuat 2 (dua) kajian penting yaitu, Konsepsional Penataan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL), dalam konteks ini berhubungan dengan penentuan lokasi; pemindahan lokasi; penertiban; serta tujuan penataan pedagang kaki lima (PKL) dalam wilayah hukum Pemerintah Kabupaten Sampang Jawa Timur; 2) Model Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL), dalam konteks ini berhubungan dengan fasilitasi dalam rangka peningkatan kapasitas, serta pemberian akses kerjasama bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam wilayah hukum Pemerintah Kabupaten Sampang Jawa Timur.
Responsivitas penataan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) sebagai model perlindungan hukum perspektif sosiologi sebagai entitas yang berhubungan dengan akuntabilitas sosial (social accountability).advokasi sosial (social advokations) pemerintah daerah (local state) dalam memberikan jaminan sosial (social assurance) dan perlindungan hukum (legal protection) terhadap komoditas sosial ekonomi (social economic commodities) dalam mencapai kemandirian.dan kesejahteraan sosial (social welfare) dalam dinamika penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan aspirasi serta kearifan lokal (lokal wesdom) masyarakat yang berada dalam wilayah hukum Pemerintah Kabupaten Sampang Jawa Timur.Responsivitas kebijakan penataan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) sebagai model perlindungan hukum perspektif sosiologi sebagai telaah normatif empiris terhadap Peraturan daerah (PERDA) Kabupaten Sampang (5/2013) tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) terfokuskan pada 2 (dua) kajian penting yaitu, Pertama, Konsepsional Penataan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL), dalam konteks ini berhubungan dengan penentuan lokasi.serta tujuan penataan pedagang kaki lima (PKL) dalam wilayah hukum pemerintah Kabupaten Sampang Jawa Timur.Kedua, Model Pemberdayaan yang dilakukan pemerintah bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), dalam konteks ini berhubungan dengan proses fasilitasi dalam peningkatan kapasitas, serta model fasilitasi dalam pemberian akses kerjasama bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam wilayah hukum pemerintah Kabupaten Sampang Jawa Timur.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji responsivitas penataan pemberdayaan pedagang kaki lima di daerah lain untuk membandingkan kebijakan dan efektivitasnya. Selain itu, studi tentang penggunaan teknologi digital dalam memfasilitasi akses pasar dan pelatihan bagi pedagang kaki lima bisa menjadi arah baru. Terakhir, penelitian tentang dampak jangka panjang dari regulasi daerah terhadap kesejahteraan pedagang kaki lima dan lingkungan sekitarnya juga layak dieksplorasi untuk memastikan kebijakan berkelanjutan.
| File size | 411 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UKSWUKSW Setelah kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menerapkan PHBS, khususnya dalam praktik cuci tangan. Berdasarkan data kuesioner, sebanyakSetelah kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menerapkan PHBS, khususnya dalam praktik cuci tangan. Berdasarkan data kuesioner, sebanyak
UMBUMB Dasar pertimbangan penentuan lokasi ini karena banyak siswa yang belum memahami dengan baik pentingnya sholat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakanDasar pertimbangan penentuan lokasi ini karena banyak siswa yang belum memahami dengan baik pentingnya sholat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum terhadap bidder lelang online di Instagram dalam perspektif Maqasid Syariah. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum terhadap bidder lelang online di Instagram dalam perspektif Maqasid Syariah. Metode yang digunakan
STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN Penerapan ketiga peraturan tersebut belum memadai dalam menjangkau seluruh unsur tindak pidana pemerasan seksual di dunia digital. Hadirnya UU TPKS telahPenerapan ketiga peraturan tersebut belum memadai dalam menjangkau seluruh unsur tindak pidana pemerasan seksual di dunia digital. Hadirnya UU TPKS telah
UM SURABAYAUM SURABAYA Pengampunan pra-inkracht berpotensi menghentikan fungsi hakim, melemahkan mekanisme checks and balances, dan menurunkan kepercayaan publik terhadap lembagaPengampunan pra-inkracht berpotensi menghentikan fungsi hakim, melemahkan mekanisme checks and balances, dan menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme warga dengan diadakannya kajian fikih perempuan, pemahaman warga tentang fikih perempuan semakin meningkat, sertaHasil kegiatan menunjukkan antusiasme warga dengan diadakannya kajian fikih perempuan, pemahaman warga tentang fikih perempuan semakin meningkat, serta
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Upaya penanggulangan kejahatan harus melampaui penegakan hukum dan mencakup penguatan struktur sosial, ekonomi, serta kontrol sosial baik formal maupunUpaya penanggulangan kejahatan harus melampaui penegakan hukum dan mencakup penguatan struktur sosial, ekonomi, serta kontrol sosial baik formal maupun
UMPOUMPO Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket, observasi, danMetode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket, observasi, dan
Useful /
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Sehingga dengan adanya pelatihan ini jamaah mampu menerapkan pengetahuan dalam usaha peternakan yang dikelola secara modern yang akan berdampak pada peningkatanSehingga dengan adanya pelatihan ini jamaah mampu menerapkan pengetahuan dalam usaha peternakan yang dikelola secara modern yang akan berdampak pada peningkatan
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Berdasarkan penelitian yang dilakukan, optimalisasi website desa sebagai media informasi desa memiliki dampak yang positif dalam mempromosikan serta meningkatkanBerdasarkan penelitian yang dilakukan, optimalisasi website desa sebagai media informasi desa memiliki dampak yang positif dalam mempromosikan serta meningkatkan
UKSWUKSW Pelatihan Sere Bissu telah berhasil memastikan partisipasi aktif dari kelompok Bissu, pengembangan ketrampilan dan sumber daya dalam komunitas, serta mendiseminasikanPelatihan Sere Bissu telah berhasil memastikan partisipasi aktif dari kelompok Bissu, pengembangan ketrampilan dan sumber daya dalam komunitas, serta mendiseminasikan
UKSWUKSW Hasil dari pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa ABK tunarungu menerima baik materi dengan berhasil mengembangkan game sederhana pada aplikasi Scratch,Hasil dari pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa ABK tunarungu menerima baik materi dengan berhasil mengembangkan game sederhana pada aplikasi Scratch,