STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN
An-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah KontemporerAn-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah KontemporerTindak pidana pemerasan seksual (sektorsi) berbasis gender siber melalui elektronik merupakan kejahatan siber yang kerap terjadi dewasa ini. Sekstorsi dilakukan dengan cara memeras atau mengeksploitasi korban secara seksual dengan memanfaatkan konten pornografi milik korban. Sebelum diundangkannya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), tindak pidana kekerasan seksual berbasis gender siber melalui elektronik diatur secara terpisah dan tersebar di beberapa peraturan perundang-undangan, dimana peraturan perundang-undangan tersebut masih memiliki kelemahan yuridis yang menyebabkan penanggulangan tersebut di Indonesia belum memadai. Penelitian ini membahas bentuk pengaturan tindak pidana kekerasan seksual berbasis gender siber melalui elektronik dalam hukum pidana Indonesia.
Pengaturan tindak pidana pemerasan seksual dalam hukum pidana Indonesia sebelum UU TPKS diundangkan masih bersifat terpisah dan tersebar di beberapa peraturan perundang-undangan seperti KUHP, UU Pornografi, dan UU ITE.Penerapan ketiga peraturan tersebut belum memadai dalam menjangkau seluruh unsur tindak pidana pemerasan seksual di dunia digital.Hadirnya UU TPKS telah mengatur formulasi tindak pidana pemerasan seksual berbasis gender siber melalui elektronik yang lebih baik dan lebih komprehensif, serta diharapkan mampu mencerminkan nilai keadilan dan kepastian hukum dalam penanggulangan tindak pidana tersebut.
Penelitian lanjutan perlu mengkaji efektivitas implementasi UU TPKS dalam menangani kasus pemerasan seksual di dunia digital, terutama dalam konteks penegakan hukum dan perlindungan korban. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbandingan hukum antar negara dalam mengatasi kekerasan seksual berbasis teknologi informasi, sehingga dapat diadopsi kebijakan terbaik untuk Indonesia. Penelitian juga sebaiknya fokus pada dampak psikologis dan sosial terhadap korban pemerasan seksual, serta upaya pencegahan melalui pendidikan digital dan kesadaran masyarakat tentang risiko kejahatan siber berbasis gender.
- ANALISIS KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP DELIK PERBUATAN TIDAK MENYENANGKAN | Sari | Jurnal Pembangunan... doi.org/10.14710/jphi.v1i2.171-181ANALISIS KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP DELIK PERBUATAN TIDAK MENYENANGKAN Sari Jurnal Pembangunan doi 10 14710 jphi v1i2 171 181
- Sekstorsi: Kekerasan Berbasis Gender Online Dalam Paradigma Hukum Indonesia | Binamulia Hukum. sekstorsi... doi.org/10.37893/jbh.v9i1.364Sekstorsi Kekerasan Berbasis Gender Online Dalam Paradigma Hukum Indonesia Binamulia Hukum sekstorsi doi 10 37893 jbh v9i1 364
- LEGAL ANALYSIS OF SEXTORTION CRIME IN THE COMPERATIVE LAW AND TURKISH LAW | Health Sciences Quarterly.... doi.org/10.26900/jsp.3.045LEGAL ANALYSIS OF SEXTORTION CRIME IN THE COMPERATIVE LAW AND TURKISH LAW Health Sciences Quarterly doi 10 26900 jsp 3 045
| File size | 363.99 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Pengabdian ini berfokus pada digitalisasi Al-Quran untuk meningkatkan membaca dan literasi digital di kalangan santri tahfidz di Kecamatan Senori, kegiatanPengabdian ini berfokus pada digitalisasi Al-Quran untuk meningkatkan membaca dan literasi digital di kalangan santri tahfidz di Kecamatan Senori, kegiatan
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru geografi mampu mengembangkan modul ajar yang lebih relevan, lebih kritis, merefleksikan kurikulum geografi abad 21,Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru geografi mampu mengembangkan modul ajar yang lebih relevan, lebih kritis, merefleksikan kurikulum geografi abad 21,
UM SURABAYAUM SURABAYA Implementasi sistem digital Tirta Desa di BUMDes Berkah Maju Bersama berhasil meningkatkan efisiensi administrasi, mengurangi waktu pembuatan tagihan dariImplementasi sistem digital Tirta Desa di BUMDes Berkah Maju Bersama berhasil meningkatkan efisiensi administrasi, mengurangi waktu pembuatan tagihan dari
UM SURABAYAUM SURABAYA Terbentuknya komunitas belajar PINBAS Digital menjadi tulang punggung keberlanjutan program. Program ini membuktikan bahwa pendekatan co-creation yangTerbentuknya komunitas belajar PINBAS Digital menjadi tulang punggung keberlanjutan program. Program ini membuktikan bahwa pendekatan co-creation yang
UM SURABAYAUM SURABAYA Program ini berpotensi berkelanjutan karena guru berkomitmen untuk menggunakannya dalam pembelajaran sains di masa mendatang. Kegiatan Pengabdian KepadaProgram ini berpotensi berkelanjutan karena guru berkomitmen untuk menggunakannya dalam pembelajaran sains di masa mendatang. Kegiatan Pengabdian Kepada
UWKSUWKS Phishing merupakan salah satu bentuk kejahatan siber yang sering terjadi melalui platform pesan instan seperti WhatsApp. Pesan phishing memanfaatkan teknikPhishing merupakan salah satu bentuk kejahatan siber yang sering terjadi melalui platform pesan instan seperti WhatsApp. Pesan phishing memanfaatkan teknik
STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN Responsivitas penataan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) sebagai model perlindungan hukum perspektif sosiologi sebagai entitas yang berhubungan denganResponsivitas penataan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) sebagai model perlindungan hukum perspektif sosiologi sebagai entitas yang berhubungan dengan
UINSUNAUINSUNA Budaya merupakan ciri khas cara hidup dari suatu bangsa atau daerah yang menunjukkan jati dirinya sebagai bangsa. Setiap bangsa tentunya memiliki ciriBudaya merupakan ciri khas cara hidup dari suatu bangsa atau daerah yang menunjukkan jati dirinya sebagai bangsa. Setiap bangsa tentunya memiliki ciri
Useful /
UNBITAGOUNBITAGO Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanganan dan pengelolaan sampah perkotaan di Kota Gorontalo telah berjalan relatif efektif, meskipunPenelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanganan dan pengelolaan sampah perkotaan di Kota Gorontalo telah berjalan relatif efektif, meskipun
ARIPAFIARIPAFI Materi pembelajaran disusun secara normatif dan idealis, namun kurang mengakomodasi konteks kehidupan nyata siswa, terutama dalam menghadapi tantanganMateri pembelajaran disusun secara normatif dan idealis, namun kurang mengakomodasi konteks kehidupan nyata siswa, terutama dalam menghadapi tantangan
ARIPAFIARIPAFI Simulasi ini membuktikan bahwa perpaduan asam (cuka) dan basa (baking soda) menghasilkan gas karbon dioksida yang mendorong campuran keluar secara dramatis.Simulasi ini membuktikan bahwa perpaduan asam (cuka) dan basa (baking soda) menghasilkan gas karbon dioksida yang mendorong campuran keluar secara dramatis.
UINSUNAUINSUNA (2) tahap pengembangan meliputi olimpiade literasi, literasi damai dan berbagi, kreasi literasi, senyap literasi, literasi sosial, aksi literasi, pameran(2) tahap pengembangan meliputi olimpiade literasi, literasi damai dan berbagi, kreasi literasi, senyap literasi, literasi sosial, aksi literasi, pameran