EDUPEDEDUPED
Consilium Sanitatis: Journal of Health Science and PolicyConsilium Sanitatis: Journal of Health Science and PolicyPenelitian ini bertujuan untuk menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bakterisida Minimum (KBM) ekstrak NADES daun henna (Lawsonia inermis L.) terhadap bakteri Bacillus cereus.
Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) tidak dapat diketahui karena hasil ekstrak NADES daun henna dibandingkan sebelum dan sesudah inkubasi masih terlihat keruh akibat faktor dari sampel.Sebaliknya, Konsentrasi Bakterisida Minimum (KBM) hanya dapat diketahui pada konsentrasi 100%, yang dapat membunuh pertumbuhan bakteri Bacillus cereus.
Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai efek dari ekstrak NADES daun henna terhadap bakteri Bacillus cereus dengan menggunakan metode yang lebih sensitif dan spesifik. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi komponen aktif dalam ekstrak NADES daun henna yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakterinya. Terakhir, studi komparatif antara ekstrak NADES daun henna dengan antibiotik konvensional dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan ekstrak NADES sebagai alternatif pengobatan infeksi bakteri.
| File size | 395.35 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Indonesia termasuk tiga negara dengan beban TB tertinggi. Upaya menemukan agen antituberkulosis yang lebih aman dan efektif mencakup eksplorasi produkIndonesia termasuk tiga negara dengan beban TB tertinggi. Upaya menemukan agen antituberkulosis yang lebih aman dan efektif mencakup eksplorasi produk
Q2LIIQ2LII Uji KHM dilakukan menggunakan metode dilusi cair dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan 20%, sedangkan uji KBM dilakukan menggunakan metode sebarUji KHM dilakukan menggunakan metode dilusi cair dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan 20%, sedangkan uji KBM dilakukan menggunakan metode sebar
JOURNAL JPSJOURNAL JPS Ekstrak diformulasikan menjadi empat konsentrasi (F1 10 %, F2 15 %, F3 20 %, F4 25 %) serta kontrol tanpa ekstrak (F0). Evaluasi fisikokimia meliputiEkstrak diformulasikan menjadi empat konsentrasi (F1 10 %, F2 15 %, F3 20 %, F4 25 %) serta kontrol tanpa ekstrak (F0). Evaluasi fisikokimia meliputi
KIPMIKIPMI Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (HPLC) mengonfirmasi keberadaan brazilin, sementara analisis Fourier Transform InfraRed (FTIR) mengindikasikan retensiKromatografi Cair Kinerja Tinggi (HPLC) mengonfirmasi keberadaan brazilin, sementara analisis Fourier Transform InfraRed (FTIR) mengindikasikan retensi
KIPMIKIPMI Kulit cacao mengandung senyawa bioaktif seperti asam fenolik dan flavonoid. Penelitian ini mengevaluasi potensi ekstraksi senyawa bioaktif dari kulit cacaoKulit cacao mengandung senyawa bioaktif seperti asam fenolik dan flavonoid. Penelitian ini mengevaluasi potensi ekstraksi senyawa bioaktif dari kulit cacao
UNSOEDUNSOED japonica. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%, kandungan fenol total (TPC) diuji menggunakan metode Folin-Ciocalteu, kandungan flavonoidjaponica. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%, kandungan fenol total (TPC) diuji menggunakan metode Folin-Ciocalteu, kandungan flavonoid
UNSOEDUNSOED Analisis kromatografi cair-resolusi tinggi-massa spektrometri (LC-HRMS) mengidentifikasi metabolit sekunder unik pada fungi endofitik, termasuk L-α-palmitin,Analisis kromatografi cair-resolusi tinggi-massa spektrometri (LC-HRMS) mengidentifikasi metabolit sekunder unik pada fungi endofitik, termasuk L-α-palmitin,
UNUSAUNUSA Penyinaran UV selama 15 menit tidak mengubah sifat non-toksik bahan berdasarkan BSLT. Pembalut luka komposit berbasis kolagen-kitosan pada semua kelompokPenyinaran UV selama 15 menit tidak mengubah sifat non-toksik bahan berdasarkan BSLT. Pembalut luka komposit berbasis kolagen-kitosan pada semua kelompok
Useful /
UMSUMS Penelitian ini merupakan studi observasional analitik kuantitatif menggunakan metode pengumpulan cross-sectional yang melibatkan 44 pasien yang didiagnosisPenelitian ini merupakan studi observasional analitik kuantitatif menggunakan metode pengumpulan cross-sectional yang melibatkan 44 pasien yang didiagnosis
ITBITB Perkerasan yang ada di ruas Palur–Perbatasan Kota Sragen memiliki performa sedikit lebih baik daripada RTSHMA, tetapi keduanya memenuhi standar masaPerkerasan yang ada di ruas Palur–Perbatasan Kota Sragen memiliki performa sedikit lebih baik daripada RTSHMA, tetapi keduanya memenuhi standar masa
ITBITB Namun, Kementerian PUPR telah menerapkan pengukuran beban lalu lintas aktual menggunakan teknologi weigh-in-motion (WIM). Dalam studi ini, dilakukan penilaianNamun, Kementerian PUPR telah menerapkan pengukuran beban lalu lintas aktual menggunakan teknologi weigh-in-motion (WIM). Dalam studi ini, dilakukan penilaian
UNUSAUNUSA Dengan demikian, berbagai faktor dapat memengaruhi munculnya gejala ARI pada pekerja industri furnitur. Oleh karena itu, diperlukan upaya meminimalkanDengan demikian, berbagai faktor dapat memengaruhi munculnya gejala ARI pada pekerja industri furnitur. Oleh karena itu, diperlukan upaya meminimalkan