UMSUMS
BiomedikaBiomedikaLatar belakang: Tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan kesehatan global dan penyebab kematian akibat infeksi nomor dua di dunia. Indonesia termasuk tiga negara dengan beban TB tertinggi. Upaya menemukan agen antituberkulosis yang lebih aman dan efektif mencakup eksplorasi produk alam seperti kemangi (Ocimum basilicum), yang mengandung senyawa bioaktif antimikroba. Tujuan: Menentukan konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak etanol daun kemangi terhadap Mycobacterium tuberculosis H37Rv menggunakan metode Resazurin Microtiter Assay (REMA). Metode: Daun kemangi diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% dan diuji pada konsentrasi 2,5%, 1,25%, dan 0,625%. Aktivitas antimikobakteri dievaluasi menggunakan REMA, dengan rifampisin sebagai kontrol positif dan media tanpa perlakuan sebagai kontrol negatif. Perubahan warna dari biru menjadi merah muda menunjukkan pertumbuhan bakteri. Hasil: Semua konsentrasi ekstrak kemangi menunjukkan warna merah muda, yang mengindikasikan pertumbuhan bakteri terus berlangsung, sedangkan pada kelompok rifampisin warna tetap biru, menunjukkan validitas uji. KHM ekstrak lebih dari 2,5 µg/mL, menunjukkan tidak ada efek penghambatan pada konsentrasi yang diuji. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun kemangi tidak menghambat pertumbuhan M. tuberculosis H37Rv pada dosis yang diuji. Disarankan penelitian lanjutan dengan menggunakan konsentrasi yang lebih tinggi, profil fitokimia (LC–MS/GC–MS), serta fraksi senyawa aktif untuk mengeksplorasi potensi aktivitas antimikobakterinya.
Ekstrak etanol daun kemangi pada konsentrasi 2,5%, 1,25%, dan 0,625% tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Mycobacterium tuberculosis.Konsentrasi yang digunakan belum cukup untuk menghambat pertumbuhan bakteri, dengan nilai konsentrasi hambat minimum lebih dari 2,5 µg/mL.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan rentang konsentrasi yang lebih tinggi, analisis profil fitokimia, serta fraksi senyawa murni untuk mengevaluasi potensi antimikobakteri secara lebih mendalam.
Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan rentang konsentrasi ekstrak etanol daun kemangi yang lebih tinggi untuk menentukan apakah dosis tertentu dapat menghambat pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis, mengingat studi sebelumnya menunjukkan efek penghambatan pada konsentrasi yang lebih besar. Kedua, penting untuk mengidentifikasi dan memisahkan senyawa aktif dalam ekstrak melalui fraksinasi dan analisis fitokimia menggunakan LC-MS atau GC-MS, agar dapat diketahui senyawa mana yang berkontribusi terhadap aktivitas antimikobakteri. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian in vivo menggunakan model hewan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan ekstrak atau fraksi murni daun kemangi dalam mengatasi infeksi TB, serta memahami mekanisme kerjanya secara biologis, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan terapi alami yang potensial.
| File size | 172.14 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNMAUNMA Penelitian penetapan kadar flavonoid menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Kadar flavonoid ekstrak etanol daging buah asam jawa (Tamarindus indicaPenelitian penetapan kadar flavonoid menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Kadar flavonoid ekstrak etanol daging buah asam jawa (Tamarindus indica
UNSIQUNSIQ Pelaku olahraga rekreasional memiliki risiko tinggi mengalami masalah kulit akibat radiasi ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasiPelaku olahraga rekreasional memiliki risiko tinggi mengalami masalah kulit akibat radiasi ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Uji fisik dilakukan pada hari ke-0 (setelah pembuatan) dan ke-7 dengan hasil uji fisik sediaan secara organoleptis memiliki bau khas kemangi, berwarnaUji fisik dilakukan pada hari ke-0 (setelah pembuatan) dan ke-7 dengan hasil uji fisik sediaan secara organoleptis memiliki bau khas kemangi, berwarna
UNIMMANUNIMMAN Ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum l) tidak mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 25%,Ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum l) tidak mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 25%,
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Untuk mencegah hal itu para peneliti mulai mencari kandidat senyawa obat antipiretik baru yang berasal dari bahan alam yang telah terbukti secara ilmiahUntuk mencegah hal itu para peneliti mulai mencari kandidat senyawa obat antipiretik baru yang berasal dari bahan alam yang telah terbukti secara ilmiah
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif cross sectional, dengan teknik simple random sampling dan melibatkan 351 responden dari mahasiswaPenelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif cross sectional, dengan teknik simple random sampling dan melibatkan 351 responden dari mahasiswa
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Hasil analisis statistik menunjukkan tidak adanya korelasi yang bermakna antara rasionalitas pengobatan antihipertensi terhadap efektivitas pengobatan.Hasil analisis statistik menunjukkan tidak adanya korelasi yang bermakna antara rasionalitas pengobatan antihipertensi terhadap efektivitas pengobatan.
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Formula sediaan gel serum formula 1 dengan konsentrasi 0,5% dapat menghambat pertumbuhan Propionibacterium acne sebesar 11,53 mm, formula 2 dengan konsentrasiFormula sediaan gel serum formula 1 dengan konsentrasi 0,5% dapat menghambat pertumbuhan Propionibacterium acne sebesar 11,53 mm, formula 2 dengan konsentrasi
Useful /
UMSUMS Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kinerja NLR sebagai uji diagnostik awal pada pasien Covid-19 yang dikonfirmasi di RSUD Wonosari. Studi ini merupakanPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi kinerja NLR sebagai uji diagnostik awal pada pasien Covid-19 yang dikonfirmasi di RSUD Wonosari. Studi ini merupakan
UNSIQUNSIQ Pengabdian masyarakat ini merupakan hasil kerja sama antara tim pengabdian dan Rumah Asuh Baiti Jannati Purwokerto yang menghadapi masalah minimnya pendanaan.Pengabdian masyarakat ini merupakan hasil kerja sama antara tim pengabdian dan Rumah Asuh Baiti Jannati Purwokerto yang menghadapi masalah minimnya pendanaan.
UNSIQUNSIQ Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha terbukti efektif dalam memperkuat daya saing UKM sekaligus memaksimalkan potensiKolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha terbukti efektif dalam memperkuat daya saing UKM sekaligus memaksimalkan potensi
IPDNIPDN Padahal menurut hasil kuesioner pun menunjukkan bahwa 100% responden sebagai pemustaka menyatakan pentingnya keberadaan perpustakaan. Kesimpulan: DalamPadahal menurut hasil kuesioner pun menunjukkan bahwa 100% responden sebagai pemustaka menyatakan pentingnya keberadaan perpustakaan. Kesimpulan: Dalam