UNHIUNHI

Widya KesehatanWidya Kesehatan

Buah naga (Hylocereus polyrhizus) merupakan buah tropis dan subtropis yang banyak dibudidayakan di Indonesia, Taiwan, Vietnam, Malaysia dan Filipina. Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengetahui kandungan zat gizi dan fitokimia serta . Hasil penelusuran pustaka menunjukkan bahwa buah naga sangat kaya dengan zat gizi, antioksidan dan senyawa bioaktif yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Kandungan zat gizi per 100 g buah naga merah adalah : air (85,7 g), energi (71 kal), protein (1,7 g), lemak (3,1 g), karbohidrat (9,1 g), serat (3,2g), abu (0,4 g), kalsium (13 mg), natrium (10 mg), kalium (128 mg), fosfor (14 mg), zat besi (0,4 mg), seng (0,4 mg), magnesium (0,10 mg), vitamin B1 (0,5 mg), vitamin B2 (0,3 mg), vitamin B3 (0,5 mg), vitamin C (1 mg ) dan vitamin E (0,4 mg). Senyawa antioksidan yang potensial pada buah naga adalah: vitamin C, vitamin E, betalain, hydroxycinnamates, karotenoid (beta-karoten dan likopen), flavonoid, betacyanin, betaxanthin. Terkait dengan kesehatan, buah naga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, mengurangi risiko kanker, menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kesehatan jantung, mengontrol gula darah dan mengurangi risiko diabetes, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meredakan batuk dan flu, mencegah migrain, menurunkan berat badan, membantu mengatasi demam berdarah, menjaga kesehatan tulang, melawan radang sendi (arthritis), mencegah anemia, meningkatkan kesehatan mata, menjaga kesehatan kulit, meredakan nyeri pada kulit yang terbakar sinar matahari, mengurangi jerawat, melindungi rambut dari kerusakan, membantu meningkatkan fungsi otak, dan menjaga kesehatan ibu hamil.

Kajian pustaka ini menyimpulkan bahwa buah naga mengandung beragam zat gizi penting seperti air, protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral.Buah naga juga kaya akan senyawa antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, betalain, dan karotenoid.Manfaat buah naga bagi kesehatan sangatlah beragam, mulai dari menjaga kesehatan pencernaan hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah berbagai penyakit kronis.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas ekstrak buah naga dalam menghambat pertumbuhan sel kanker pada berbagai jenis kanker secara in vitro dan in vivo. Selain itu, studi klinis perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak konsumsi buah naga secara rutin terhadap profil lipid darah dan fungsi endotel pada penderita hiperkolesterolemia. Terakhir, penelitian mengenai mekanisme molekuler yang mendasari efek imunomodulator dari buah naga, khususnya peran senyawa bioaktifnya dalam mengaktifkan sel-sel imun dan meningkatkan produksi sitokin, juga sangat menarik untuk dieksplorasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat mengenai manfaat buah naga bagi kesehatan dan membuka peluang pengembangan produk-produk kesehatan berbasis buah naga.

Read online
File size280.92 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test