UIMUIM

UIM | Environmental and Agriculture ManagementUIM | Environmental and Agriculture Management

Produktivitas dan kualitas peningkatan padang rumput tropis di Indonesia menghadapi hambatan kritis dari degradasi tanah dan nilai nutrisi pakan yang rendah. Studi ini mengevaluasi potensi integrasi tanaman penutup legum untuk meningkatkan secara bersamaan produksi biomassa rumput, kualitas pakan, dan sifat fisikokimia tanah. Dengan analisis sistematis dari 42 artikel peer-reviewed (2000-2024) dari Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, kami menggunakan istilah pencarian Boolean (tanaman penutup legum DAN kualitas pakan DAN padang rumput tropis) diikuti dengan penyaringan multi-tahap. Temuan penelitian mengungkapkan peningkatan konsisten dalam produktivitas dan parameter kesehatan tanah. Integrasi legum meningkatkan produksi biomassa sebesar 30-65% dan meningkatkan kandungan protein kasar sebesar 40-50% dibandingkan dengan monokultur rumput konvensional. Spesies yang efektif seperti Leucaena leucocephala dan Centrosema pubescens berkontribusi pada peningkatan kualitas tanah, termasuk peningkatan kandungan materi organik (0,5-1,5%), peningkatan kapasitas pertukaran kation (2-5 cmol( )/kg), dan peningkatan kapasitas retensi air (15-20%), sambil mengurangi tingkat erosi tanah. Persyaratan inokulasi rhizobia menimbulkan hambatan teknis bagi beberapa komunitas petani, sementara kebutuhan adaptasi tanah spesifik spesies memerlukan pemilihan varietas legum yang tepat dengan hati-hati. Batasan ekonomi lebih lanjut memperumit adopsi di antara petani kecil, terutama di lingkungan dengan sumber daya terbatas. Studi ini menekankan integrasi legum sebagai strategi intensifikasi berkelanjutan untuk sistem padang rumput tropis. Manfaat ganda peningkatan produktivitas dan konservasi lingkungan menempatkan sistem berbasis legum sebagai pendekatan pertanian cerdas iklim untuk padang rumput Indonesia.

Potensi sistem legum-rumput di padang rumput tropis Indonesia telah ditunjukkan dalam penelitian ini.Integrasi legum terbukti meningkatkan produktivitas dan kualitas pakan secara signifikan, sekaligus meningkatkan kesehatan tanah.Spesies seperti Leucaena leucocephala dan Centrosema pubescens menunjukkan kinerja yang unggul dalam meningkatkan kandungan protein kasar dan kualitas pakan secara keseluruhan.Selain itu, sistem ini juga meningkatkan sifat fisikokimia tanah, termasuk peningkatan materi organik, kapasitas pertukaran kation, dan kapasitas retensi air.Namun, tantangan seperti persyaratan inokulasi rhizobia dan adaptasi spesies spesifik tanah masih perlu diatasi.Studi ini menekankan pentingnya adopsi sistem legum-rumput sebagai strategi intensifikasi berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pakan, serta konservasi lingkungan di padang rumput tropis Indonesia.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem legum-rumput yang lebih berkelanjutan dan efisien. Studi dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pemilihan spesies legum yang sesuai dengan kondisi tanah dan iklim spesifik di Indonesia. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi inokulasi rhizobia dan adaptasi spesies legum terhadap berbagai kondisi tanah. Dengan demikian, sistem legum-rumput dapat menjadi solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pakan di padang rumput tropis Indonesia, sambil mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis dan meningkatkan kesehatan tanah.

Read online
File size625.55 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test