JOURNAL JPSJOURNAL JPS
Journal of Pharmaceutical and SciencesJournal of Pharmaceutical and SciencesLatar belakang: Ketombe merupakan gangguan kulit kepala yang umum, memengaruhi sekitar 50% populasi dunia. Pengobatan ketombe biasanya menggunakan sampo berbahan kimia yang dapat menimbulkan efek samping pada penggunaan jangka panjang, sehingga diperlukan alternatif berbahan alami. Ekstrak bunga ylang‑ylang (Cananga odorata) mengandung flavonoid dan saponin dengan potensi antijamur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak bunga ylang‑ylang terhadap sifat fisikokimia emulsi antiketombe encer dan aktivitas penghambatan terhadap Malassezia furfur. Metode: Bunga ylang‑ylang diekstrak dengan metode maserasi menggunakan etanol (perbandingan 1:5). Ekstrak diformulasikan menjadi empat konsentrasi (F1 10 %, F2 15 %, F3 20 %, F4 25 %) serta kontrol tanpa ekstrak (F0). Evaluasi fisikokimia meliputi organoleptik, homogenitas, dan nilai pH, sedangkan aktivitas antijamur diuji dengan metode mikrodilusi. Analisis nilai pH menggunakan ANOVA satu arah, data freeze‑thaw dianalisis dua arah ANOVA. Hasil: Penambahan ekstrak secara signifikan meningkatkan stabilitas pH dibanding kontrol (p < 0,05). Uji iritasi menunjukkan semua formula tidak menyebabkan iritasi pada sukarelawan. Mikrodilusi menunjukkan MIC ekstrak 390,625 µg/mL, sedangkan nilai MIC formula F1 312,5 µg/mL, F2 468,75 µg/mL, F3 312,5 µg/mL, dan F4 390,625 µg/mL, lebih tinggi daripada ketokonazol (MIC 0,058 µg/mL). Kesimpulan: Peningkatan konsentrasi ekstrak ylang‑ylang secara signifikan memengaruhi sifat fisikokimia dengan meningkatkan stabilitas pH dan menunjukkan aktivitas antijamur yang baik terhadap Malassezia furfur.
Peningkatan konsentrasi ekstrak kenanga dalam emulsi antiketombe secara signifikan meningkatkan stabilitas pH dan mempertahankan aktivitas antijamur, dengan nilai KHM yang lebih baik dibanding ekstrak murni namun masih di bawah ketokonazol.Formulasi berperan menstabilkan ekstrak, meskipun terdapat batas efektivitas dan keterbatasan pelepasan senyawa aktif.Penelitian masih terbatas pada uji in vitro sederhana dan belum menilai stabilitas jangka panjang, sehingga diperlukan studi lanjutan meliputi stabilitas jangka panjang, model kulit yang relevan, identifikasi senyawa aktif, dan optimasi formulasi.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi stabilitas jangka panjang sediaan antiketombe kenanga di bawah kondisi penyimpanan nyata untuk mengetahui perubahan sifat fisikokimia selama waktu yang lebih lama. Selain itu, diperlukan uji klinis pada sukarelawan dengan ketombe untuk menilai keamanan, tolerabilitas, dan efektivitas antijamur secara in vivo, sehingga hasil dapat diterapkan pada penggunaan sehari-hari. Selanjutnya, penelitian harus mengidentifikasi dan mengisolasi senyawa aktif utama dalam ekstrak kenanga yang bertanggung jawab atas aktivitas antijamur, kemudian mengoptimalkan konsentrasi spesifik senyawa tersebut dalam formulasi untuk meningkatkan potensi antiketombe tanpa mengorbankan stabilitas atau menimbulkan iritasi.
- AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL PALA (Myristica fragrans HOUTT.) TERHADAP Malassezia furfur DAN Tricophyton... ejournal.unisba.ac.id/index.php/Farmasyifa/article/view/10063AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL PALA Myristica fragrans HOUTT TERHADAP Malassezia furfur DAN Tricophyton ejournal unisba ac index php Farmasyifa article view 10063
- Formulation and test activities of hair tonic with a combination of the aqueous extracts of aloe vera... doi.org/10.12928/pharmaciana.v8i1.8877Formulation and test activities of hair tonic with a combination of the aqueous extracts of aloe vera doi 10 12928 pharmaciana v8i1 8877
- FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN SESEWANUA (Clerodendron squamatum... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/pharmacon/article/view/29289FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN SESEWANUA Clerodendron squamatum ejournal unsrat ac index php pharmacon article view 29289
| File size | 859.97 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIFARSTIFAR Terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas antara handrub daun sirih rebus (Piper betle Linn) dan handrub alkohol 70%, dengan alkohol 70% terbuktiTerdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas antara handrub daun sirih rebus (Piper betle Linn) dan handrub alkohol 70%, dengan alkohol 70% terbukti
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA ), dan mengetahui efektivitas ekstrak daun sirih hijau dalam menurunkan suhu rektal mencit yang diinduksi pepton. Berdasarkan dari hasil penelitian yang), dan mengetahui efektivitas ekstrak daun sirih hijau dalam menurunkan suhu rektal mencit yang diinduksi pepton. Berdasarkan dari hasil penelitian yang
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Produksi olahan lidah buaya perusahaan ini menghasilkan limbah lidah buaya setiap bulan. Oleh karena itu, perlu penanganan dengan mengolahnya menjadi ecoProduksi olahan lidah buaya perusahaan ini menghasilkan limbah lidah buaya setiap bulan. Oleh karena itu, perlu penanganan dengan mengolahnya menjadi eco
STIK SAMSTIK SAM Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan bahan aktif ekstrak anggur hitam (Vitis vinifera L. ) denganPenelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan bahan aktif ekstrak anggur hitam (Vitis vinifera L. ) dengan
UNUKALTIMUNUKALTIM Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman daun sirih (Piper betle L. ) dalam peningkatan kualitas telur asin yang dianalisa denganTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman daun sirih (Piper betle L. ) dalam peningkatan kualitas telur asin yang dianalisa dengan
PRINPRIN Hasilnya, 76 % peserta mendapatkan nilai lebih tinggi, 24 % memperoleh nilai tetap, dan tidak ada peserta yang mendapat nilai lebih rendah dibandingkanHasilnya, 76 % peserta mendapatkan nilai lebih tinggi, 24 % memperoleh nilai tetap, dan tidak ada peserta yang mendapat nilai lebih rendah dibandingkan
UNIMMANUNIMMAN Kandungan buah pala yang menunjukkan aktivitas antifungi yaitu flavanoid, saponin dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kimiaKandungan buah pala yang menunjukkan aktivitas antifungi yaitu flavanoid, saponin dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kimia
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti konsentrasi ekstrak, metode ekstraksi, dan kondisi media berperan penting dalam hasil uji antibakteri.Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti konsentrasi ekstrak, metode ekstraksi, dan kondisi media berperan penting dalam hasil uji antibakteri.
Useful /
STIFARSTIFAR Ekstrak etanol dari rizoma Zingiber zerumbet difraksinasi melalui ekstraksi cair-cair menggunakan n-heksana, asetat etil, butanol, dan air. PemeriksaanEkstrak etanol dari rizoma Zingiber zerumbet difraksinasi melalui ekstraksi cair-cair menggunakan n-heksana, asetat etil, butanol, dan air. Pemeriksaan
STIK SAMSTIK SAM Berdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Z Kota Jambi mengenai analisis penggunaan obat pada pasien penyakit jantung iskemik dapat disimpulkan bahwaBerdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Z Kota Jambi mengenai analisis penggunaan obat pada pasien penyakit jantung iskemik dapat disimpulkan bahwa
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini dilakukan di lembaga pendidikan anak usia diniMetode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini dilakukan di lembaga pendidikan anak usia dini
UMMAUMMA Desain Faktorial ini merupakan modifikasi dari true experimental design, yaitu dengan memperhatikan kemungkinan adanya variabel moderator yang mempengaruhiDesain Faktorial ini merupakan modifikasi dari true experimental design, yaitu dengan memperhatikan kemungkinan adanya variabel moderator yang mempengaruhi