ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI
Legtimacy: Journal Of Law and Islamic LawLegtimacy: Journal Of Law and Islamic LawThe contemporary rise of intentional childfree unions has sparked scholarly debate on the compatibility of spouse-driven reproductive decisions with Islamic legal objectives. This study examines the phenomenon of childfree marriage through the theoretical lens of Maqāṣid al-Sharīʿah as articulated by al-Ṣāṭibī, focusing on the protection of progeny (ḥifẓ al-nasl) among the five foundational objectives. Employing a qualitative literature review of Indonesian and international sources, this article maps the socio-cultural factors economic considerations, career priorities, health constraints, and ethical concerns that motivate couples to forgo parenthood. It then assesses how these motivations align or conflict with the sharīʿahs hierarchical categories of necessities (darūriyyāt), needs (ḥājiyyāt), and refinements (taḥsīniyyāt). A critical analysis of classical and contemporary Islamic juridical opinions on contraception, azl (coitus interruptus), and permanent sterilization elucidates the juristic reasoning that permits or prohibits reproductive control measures. The study further explores Fatwa decisions by the Indonesian Ulema Council (MUI) from 1979 to 2012, highlighting shifts in permissibility under exigent circumstances. Findings reveal that while temporary child spacing aligns with secondary objectives (ḥājiyyāt) when safeguarding maternal health, permanent childfree choices conflict with primary objectives (darūriyyāt) unless justified by compelling necessity. The article concludes by proposing a nuanced legal framework that upholds spousal autonomy and welfare while preserving the maqāṣids commitment to lineage continuity. Recommendations call for dynamic fiqh responses that balance individual rights with communal interests in sustaining Muslim ummah growth.
This study confirms the increasing trend of childfree lifestyles in Indonesia, driven by socio-economic shifts and global discourse.From the perspective of Maqāṣid al-Sharīʿah, permanent childfree status, particularly through sterilization, deviates from the objective of preserving progeny and is generally discouraged, while delaying childbirth for medical reasons is permissible.The study highlights the need for religious institutions and policymakers to strengthen guidance on Islamic family principles, emphasizing the balance between reproductive rights and responsibilities.
Further research should explore the nuanced motivations behind the childfree choice among Indonesian couples through field studies and in-depth interviews, providing empirical data to inform policy. Religious institutions should develop and disseminate comprehensive guidance on Islamic family planning, integrating the principles of Maqāṣid al-Sharīʿah to address contemporary reproductive challenges. Policymakers should prioritize the creation of supportive family policies, including affordable childcare, flexible work arrangements, and financial assistance, to empower couples to make informed reproductive decisions aligned with their values and circumstances, while also considering the long-term implications for population growth and societal well-being. These initiatives should aim to foster a balanced approach that respects individual autonomy, upholds Islamic principles, and promotes the sustainability of the Muslim community.
- Analisis Fenomena Childfree di Era Gen Z terhadap Syariat dan Realitas Modern | Karakter : Jurnal Riset... ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/526Analisis Fenomena Childfree di Era Gen Z terhadap Syariat dan Realitas Modern Karakter Jurnal Riset ejournal aripafi index php Karakter article view 526
- Mandatory Wills for Adultery Children, Analysis of the Compilation of Islamic Law from the Perspective... najahaofficial.id/najahajournal/index.php/IJLS/article/view/4Mandatory Wills for Adultery Children Analysis of the Compilation of Islamic Law from the Perspective najahaofficial najahajournal index php IJLS article view 4
- Measuring attitudes towards voluntary childlessness: Indicators in European comparative surveys | PLOS... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0319081Measuring attitudes towards voluntary childlessness Indicators in European comparative surveys PLOS journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0319081
- Understanding The Rise of Childfree Marriage: Avoiding Toxic Family, Being Happy and Well Without Children... doi.org/10.29240/jhi.v10i1.9984Understanding The Rise of Childfree Marriage Avoiding Toxic Family Being Happy and Well Without Children doi 10 29240 jhi v10i1 9984
| File size | 482.96 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
SHARIAJOURNALS UINJAMBISHARIAJOURNALS UINJAMBI Penelitian berfokus pada keteraturan hukum dalam ranah pendidikan, menegaskan perlunya peraturan kuat dan penegakan hukum yang tepat. Hasil analisis menunjukkanPenelitian berfokus pada keteraturan hukum dalam ranah pendidikan, menegaskan perlunya peraturan kuat dan penegakan hukum yang tepat. Hasil analisis menunjukkan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Penerapan prinsip perlindungan kehidupan, kekayaan, keadilan sosial, dan musyawarah selaras dengan maqāṣid al-sharīah dan mendukung pembangunan desaPenerapan prinsip perlindungan kehidupan, kekayaan, keadilan sosial, dan musyawarah selaras dengan maqāṣid al-sharīah dan mendukung pembangunan desa
STAINHSTAINH 17/2016 di Pondok Pesantren Nurul Huda terbukti optimal dalam pemetaan asrama, pengasuhan karismatik, serta pengembangan bakat dan minat santri, yang didukung17/2016 di Pondok Pesantren Nurul Huda terbukti optimal dalam pemetaan asrama, pengasuhan karismatik, serta pengembangan bakat dan minat santri, yang didukung
STAINHSTAINH Penerapan Kitab Uqudul Lujain terhadap keharmonisan rumah tangga telah diterapkan dengan hasil yang mampu menciptakan rumah tangga yang harmonis, meskipunPenerapan Kitab Uqudul Lujain terhadap keharmonisan rumah tangga telah diterapkan dengan hasil yang mampu menciptakan rumah tangga yang harmonis, meskipun
STAINHSTAINH Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian empiris dan pendekatan sosiologi yuridis karena penulis mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimanaDalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian empiris dan pendekatan sosiologi yuridis karena penulis mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana
STAINHSTAINH Pelaksanaan tajdid al-nikah dilaksanakan seperti pernikahan pada umumnya, memenuhi rukun dan syarat nikah, dengan perbedaan pada tidak adanya tamu sertaPelaksanaan tajdid al-nikah dilaksanakan seperti pernikahan pada umumnya, memenuhi rukun dan syarat nikah, dengan perbedaan pada tidak adanya tamu serta
UMMUMM Oman menaruh pembohongan terhadap beberapa fitur Pasal 16 Konvensi tersebut karena bertentangan dengan Hukum Syariah. Penelitian menyoroti bahwa KonvensiOman menaruh pembohongan terhadap beberapa fitur Pasal 16 Konvensi tersebut karena bertentangan dengan Hukum Syariah. Penelitian menyoroti bahwa Konvensi
SHARIAJOURNALS UINJAMBISHARIAJOURNALS UINJAMBI Konflik dalam keluarga modern disebabkan oleh pengasuhan anak, ekonomi keluarga, dan kurangnya kenyamanan rumah. Akar masalah utamanya adalah kekosonganKonflik dalam keluarga modern disebabkan oleh pengasuhan anak, ekonomi keluarga, dan kurangnya kenyamanan rumah. Akar masalah utamanya adalah kekosongan
Useful /
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW (2) Kemampuan guru PAI dalam penerapan media pembelajaran ICT di MAS Nurul Ulum menunjukkan kemajuan signifikan. (3) Hambatan dan solusi guru pendidikan(2) Kemampuan guru PAI dalam penerapan media pembelajaran ICT di MAS Nurul Ulum menunjukkan kemajuan signifikan. (3) Hambatan dan solusi guru pendidikan
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Peran ini tercermin dalam tiga aspek utama. sebagai pendidik yang menanamkan nilai toleransi dan saling menghormati, sebagai teladan yang menunjukkan sikapPeran ini tercermin dalam tiga aspek utama. sebagai pendidik yang menanamkan nilai toleransi dan saling menghormati, sebagai teladan yang menunjukkan sikap
UMMUMM Perbedaan antara rasio keadilan dan rasa keadilan dapat menimbulkan ketidakpuasan publik dan mengurangi legitimasi sistem hukum. oleh karena itu, keseimbanganPerbedaan antara rasio keadilan dan rasa keadilan dapat menimbulkan ketidakpuasan publik dan mengurangi legitimasi sistem hukum. oleh karena itu, keseimbangan
UMMUMM Juga menelaak bagaimana manfaat blockchain dan teknologi kontrak pintar dapat memperbaiki pengaturan iktibad keuangan Islam dengan praktik bank Islam dalamJuga menelaak bagaimana manfaat blockchain dan teknologi kontrak pintar dapat memperbaiki pengaturan iktibad keuangan Islam dengan praktik bank Islam dalam