UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI
Transparansi HukumTransparansi HukumTenaga honorer merupakan pegawai tidak tetap yang bekerja di instansi pemerintah dalam rangka membantu Pegawai Negeri Sipil dalam menjalankan tugasnya. Namun setelah penerapan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mempengaruhi kedudukan dan perlindungan hukum bagi pegawai honorer sebab dalam ketentuan tersebut pegawai honorer dihapuskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kedudukan dan perlindungan hukum bagi pegawai honorer setelah berlakunya undang-undang nomor 5 tahun 20014 tentang Apparatur Sipil Negara.
Dengan demikian dari pemaparan di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa dengan berlakunya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 maupun berlakunya PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK Pasal 96 membuat kedudukan tenaga honorer hilang sepenuhnya karena pejabat berwenang manapun tidak diberikan diskresi untuk mengangkat tenaga honorer.Akan tetapi dalam Pasal 99 mengatur bahwa terhadap pegawai non-PNS (pegawai honorer/kontrak) yang telah bertugas, masih tetap melaksanakan tugas paling lama 5 (lima) tahun.Apabila telah berakhir masa penugasannya/kontraknya dan tenaganya masih dibutuhkan maka dapat diperpanjang penugasannya/kontraknya dan/atau diangkat Kembali dengan menetapkan surat keputusan pengangkatan kembali/perpanjangan perjanjian kontrak.Sedangkan apabila tenaganya tidak dibutuhkan karena akan/telah digantikan oleh CPNS/PNS/PPPK maka pegawai non-PNS tersebut dapat diberhentikan.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat dirumuskan beberapa saran penelitian lanjutan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu hukum dan perbaikan kebijakan terkait tenaga honorer. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai implikasi hukum dari penghapusan tenaga honorer terhadap hak-hak sosial dan ekonomi mereka, khususnya dalam konteks pemenuhan kebutuhan dasar dan jaminan hidup yang layak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif antara regulasi mengenai tenaga honorer di Indonesia dengan negara lain yang memiliki sistem ketenagakerjaan serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam memberikan perlindungan hukum dan kesejahteraan bagi tenaga kerja non-permanen. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan dan kesejahteraan tenaga honorer setelah berlakunya Undang-Undang ASN, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaji, tunjangan, fasilitas kesehatan, dan kesempatan pengembangan karir, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dampak kebijakan tersebut terhadap kualitas hidup mereka.
| File size | 189.37 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Oleh karena itu, perlu adanya kolaborasi lintas sektor dan kebijakan yang berpihak pada inklusivitas dan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayahOleh karena itu, perlu adanya kolaborasi lintas sektor dan kebijakan yang berpihak pada inklusivitas dan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah
ITB ADITB AD Kemajuan teknologi informasi memainkan peran penting dalam berbagai sektor, termasuk manajemen kinerja pegawai. PT. Labda Anugerah Tekstil menghadapi tantanganKemajuan teknologi informasi memainkan peran penting dalam berbagai sektor, termasuk manajemen kinerja pegawai. PT. Labda Anugerah Tekstil menghadapi tantangan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) diPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di
BDKJAKARTABDKJAKARTA Pertama, pemahaman guru berada pada kategori tinggi (53,6%) dan sedang (46,4%), praktik guru pada spiritual values berada pada kategori tinggi (100%),Pertama, pemahaman guru berada pada kategori tinggi (53,6%) dan sedang (46,4%), praktik guru pada spiritual values berada pada kategori tinggi (100%),
STIALANSTIALAN *Sustainable human resource management* merupakan pendekatan strategis yang memadukan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam pengelolaan SDM. Metode*Sustainable human resource management* merupakan pendekatan strategis yang memadukan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam pengelolaan SDM. Metode
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA (7) Komitmen organisasi yang mencakup komitmen afektif, komitmen normatif, dan komitmen kontinuitas tidak dapat digunakan sebagai mediasi untuk pengaruh(7) Komitmen organisasi yang mencakup komitmen afektif, komitmen normatif, dan komitmen kontinuitas tidak dapat digunakan sebagai mediasi untuk pengaruh
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak menjadi landasan hukum pengaturan diversi. Undang-undang tersebut secara tegas menjelaskan mengenai diversiUndang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak menjadi landasan hukum pengaturan diversi. Undang-undang tersebut secara tegas menjelaskan mengenai diversi
UNPAMUNPAM Metode Simple Additive Weighting digunakan oleh sistem untuk mengidentifikasi dan mengukur kinerja pegawai Polri sesuai visi dan misi organisasi. MetodeMetode Simple Additive Weighting digunakan oleh sistem untuk mengidentifikasi dan mengukur kinerja pegawai Polri sesuai visi dan misi organisasi. Metode
Useful /
BSIBSI Setelah edukasi, tidak ada peserta dengan pengetahuan rendah, sedangkan pengetahuan tinggi meningkat menjadi 64% dan pengetahuan menengah menjadi 36%.Setelah edukasi, tidak ada peserta dengan pengetahuan rendah, sedangkan pengetahuan tinggi meningkat menjadi 64% dan pengetahuan menengah menjadi 36%.
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Pertama, sumber-sumber yang digunakan oleh Neuwirth, metodologi yang digunakan, dan bagaimana validitas kebenaran terkait keaslian teks Al-Quran menurutPertama, sumber-sumber yang digunakan oleh Neuwirth, metodologi yang digunakan, dan bagaimana validitas kebenaran terkait keaslian teks Al-Quran menurut
LINKPUBLINKPUB Mayoritas penerima leaflet menunjukkan ketertarikan terhadap materi pencegahan hipertensi, yang ditandai dengan sebagian membaca leaflet secara seksamaMayoritas penerima leaflet menunjukkan ketertarikan terhadap materi pencegahan hipertensi, yang ditandai dengan sebagian membaca leaflet secara seksama
UKSWUKSW The survey results show that the majority of primary schools have integrated technology in the teaching-learning process, such as the use of PowerPointThe survey results show that the majority of primary schools have integrated technology in the teaching-learning process, such as the use of PowerPoint