STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR

Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi IslamAl-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya perhatian orang tua, seperti lemahnya pengawasan, minimnya komunikasi, dan keterlibatan dalam pendidikan anak. Oleh karena itu, perhatian orang tua diharapkan mampu menjadi faktor pendukung utama dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data yang valid mengenai pengaruh perhatian orang tua terhadap motivasi belajar anak di SMK Muhammadiyah 6 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik korelasional. Jumlah populasi berjumlah 300 namun sampel yang digunakan hanya sebanyak 90 orang. Pemilihan kelas XI sebagai sampel didasarkan pada pertimbangan bahwa siswa kelas X masih berada dalam tahap pengenalan dan adaptasi terhadap lingkungan sekolah, sehingga kemungkinan belum menunjukkan pola belajar yang stabil. Teknik pengambilan sampelnya yaitu pendidik dengan menggunakan teknik cluster sampling. Hasil penelitian yaitu rxy didapatkan sebesar 0,355 yang terletak antara 0,20 - 0,40 berdasarkan pedoman, maka dinyatakan bahwa antara korelasi variabel X dan variabel Y yaitu termasuk lemah/rendah. Hal ini disebabkan faktor-faktor lain di luar perhatian orang tua yang turut memengaruhi motivasi belajar anak, seperti lingkungan belajar yang sudah terbentuk dengan baik di rumah maupun di sekolah, sehingga anak-anak telah mampu menjalankan tanggung jawab belajar mereka secara mandiri tanpa harus selalu didorong oleh orang tua.

Analisis data menunjukkan bahwa pengaruh perhatian orang tua terhadap motivasi belajar anak tergolong lemah dengan koefisien korelasi r = 0,335 (≈11%).Hasil tersebut mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain seperti lingkungan belajar di rumah, dukungan guru, dan motivasi intrinsik anak berperan signifikan dalam menentukan tingkat motivasi belajar.Oleh karena itu, peningkatan motivasi belajar anak memerlukan pendekatan yang melibatkan tidak hanya perhatian orang tua tetapi juga intervensi dari sekolah dan lingkungan sosial.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana hubungan sebab‑akibat antara perhatian orang tua dan motivasi belajar siswa jika dilakukan secara longitudinal pada beberapa sekolah menengah kejuruan di wilayah berbeda? Selanjutnya, studi komparatif dapat menyelidiki peran interaksi antara perhatian orang tua, dukungan guru, dan pengaruh teman sebaya dalam mempengaruhi motivasi belajar, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor yang paling kuat. Selain itu, eksperimen intervensi yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan orang tua melalui pelatihan parenting dan platform komunikasi digital dapat diuji efektivitasnya dalam meningkatkan skor motivasi belajar siswa dibandingkan kelompok kontrol. Penelitian ini juga harus memperhitungkan variabel demografis seperti tingkat pendapatan keluarga dan latar belakang pendidikan orang tua untuk melihat moderasi efek. Metode campuran (mixed‑methods) dengan survei kuantitatif dan wawancara mendalam akan memberikan gambaran komprehensif. Hasilnya diharapkan memberikan pedoman kebijakan pendidikan yang lebih holistik. Dengan memperluas sampel dan memperdalam analisis, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan temuan yang lebih generalizable. Akhirnya, pengembangan model prediktif yang mengintegrasikan semua variabel tersebut dapat membantu sekolah merancang program pendukung motivasi belajar yang terpersonalisasi.

  1. DOI Name 10.55623 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 40z crossref email support... doi.org/10.55623DOI Name 10 55623 Values doi name values index type timestamp data hs serv 40z crossref email support doi 10 55623
Read online
File size1.47 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test