UNIRAYAUNIRAYA
Jurnal Panah HukumJurnal Panah HukumAncaman kekerasan merupakan perbuatan yang melanggar hukum yang didefinisikan sebagai demonstrasi melawan hukum dalam bentuk diskusi, tulisan, gambar, perkembangan tubuh yang menyebabkan rasa takut pada seseorang. Beban hukuman yang melebihi bahaya terbesar bagi pelanggaran yang mengandung bahaya kebiadaban sangatlah berat dan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditentukan dalam Undang-undang. Salah satu pidana yang melampaui ancaman terbesar bagi tindak pidana demonstrasi bahaya keganasan yang dianalisis dan diadili oleh Pengadilan Negeri adalah pada pilihan nomor 145/Pid. B/2017/PN.Gst, dalam pilihan tersebut, pelaku divonis 2 tahun setengah tahun penjara karena mengabaikan Pasal 212 KUHP. Jenis penelitian yang digunakan pencipta adalah standarisasi penelitian dengan menggunakan pendekatan pedoman hukum, pendekatan kasus dan metodologi ilmiah. Pengumpulan informasi dilakukan dengan memanfaatkan informasi pilihan yang diperoleh melalui bahan pustaka yang terdiri dari bahan-bahan penting yang sah dan bahan-bahan tambahan yang sah. Pemeriksaan informasi digunakan untuk penyelidikan subjektif spesifik yang bersifat mencerahkan dan pengambilan keputusan dilakukan dengan menggunakan strategi rasional. Berdasarkan temuan pemeriksaan dan pembahasan, maka dapat diasumsikan bahwa pertimbangan pejabat yang ditunjuk dalam mengecam keputusan melebihi ancaman yang paling ekstrim bagi demonstrasi pidana yaitu bahaya kejahatan (revisi pilihan nomor 145/Pid.B/2017/PN.Gst ) tidak pantas untuk metode yang melibatkan pemaksaan hukuman pidana kepada pelakunya. Dimana pelaku dipidana karena tidak menghiraukan Pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman paling berat 1 tahun 4 bulan, namun hakim berkesimpulan bahwa hukuman bagi pelaku sangat berat dibandingkan dengan bahaya pidana yang disalahgunakan oleh pelaku, khususnya 2 setengah tahun, jadi tidak mengerti nilai ekuitas. Penulis mengusulkan agar pihak berwenang yang ditunjuk, ketika menangani dan memediasi kasus kriminal, harus terus memberikan keadilan dan memberikan disiplin kepada pelakunya sesuai dengan ketentuan yang tidak ditetapkan oleh hukum.
Berdasarkan simpulan tersebut, maka penulis menyarankan supaya hakim dalam memeriksa dan mengadili suatu perkara pidana kiranya tetap menciptakan keadilan dan memberikan hukuman kepada pelaku sesuai dengan Pasal yang telah ditentukan oleh Undang-Undang.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman, termasuk aspek-aspek non-yuridis seperti kondisi fisik dan psikis pelaku, serta dampak perbuatan pelaku terhadap korban dan masyarakat. Selain itu, studi komparatif antara putusan hakim dengan pedoman hukum yang berlaku dapat memberikan wawasan mengenai kesesuaian dan keadilan dalam penerapan hukum pidana. Terakhir, penelitian tentang peran dan tanggung jawab hakim dalam menciptakan keadilan dan menjaga keseimbangan antara hukum dan ekuitas dapat menjadi topik menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut.
| File size | 354.93 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Artikel ini mengkaji kebijakan-kebijakan tersebut dari perspektif hukum, menyoroti efektivitas dan tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakanArtikel ini mengkaji kebijakan-kebijakan tersebut dari perspektif hukum, menyoroti efektivitas dan tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan
HTPHTP Oleh karena itu, diperlukan regulasi tambahan yang spesifik, peningkatan penegakan hukum, dan edukasi bagi pemegang hak cipta untuk meningkatkan perlindunganOleh karena itu, diperlukan regulasi tambahan yang spesifik, peningkatan penegakan hukum, dan edukasi bagi pemegang hak cipta untuk meningkatkan perlindungan
HTPHTP Dalam artikel ini juga diusulkan berbagai perbaikan yang meliputi peningkatan regulasi yang lebih spesifik, penegakan hukum yang lebih tegas, dan strategiDalam artikel ini juga diusulkan berbagai perbaikan yang meliputi peningkatan regulasi yang lebih spesifik, penegakan hukum yang lebih tegas, dan strategi
YASIN ALSYSYASIN ALSYS At the same time, the study identifies persistent impediments that constrain the effectiveness of these strategies, including structural and operationalAt the same time, the study identifies persistent impediments that constrain the effectiveness of these strategies, including structural and operational
PUBMEDIAPUBMEDIA Implementasi keadilan restoratif tidak selalu berjalan mulus dan menghadapi berbagai hambatan. Koordinasi yang lebih baik antara lembaga-lembaga terkait,Implementasi keadilan restoratif tidak selalu berjalan mulus dan menghadapi berbagai hambatan. Koordinasi yang lebih baik antara lembaga-lembaga terkait,
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Sehingga sangat mungkin konsep Restorative Justice dapat digunakan sebagai bagian dari reformasi hukum pidana di Indonesia di masa depan. Pembahasan, ratifikasi,Sehingga sangat mungkin konsep Restorative Justice dapat digunakan sebagai bagian dari reformasi hukum pidana di Indonesia di masa depan. Pembahasan, ratifikasi,
PUBMEDIAPUBMEDIA KUHP 2023 memperkenalkan reformasi signifikan, termasuk ketentuan yang lebih rinci dalam Bab VII dan sanksi alternatif seperti kerja sosial. PenelitianKUHP 2023 memperkenalkan reformasi signifikan, termasuk ketentuan yang lebih rinci dalam Bab VII dan sanksi alternatif seperti kerja sosial. Penelitian
UNSURUNSUR Hal inilah yang membuat dilematis aparat penegak hukum. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yaitu penelitian dilakukan denganHal inilah yang membuat dilematis aparat penegak hukum. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yaitu penelitian dilakukan dengan
Useful /
PUBMEDIAPUBMEDIA The study successfully mapped areas with potential to become sources of plastic waste pollution in the Ciliwung River, highlighting the complex interplayThe study successfully mapped areas with potential to become sources of plastic waste pollution in the Ciliwung River, highlighting the complex interplay
UMSUMS Sebagian besar responden menilai kualitas sistem dan informasi relatif baik, namun kualitas layanan masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan dari penelitianSebagian besar responden menilai kualitas sistem dan informasi relatif baik, namun kualitas layanan masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan dari penelitian
UMSUMS The majority of patients rated the staffs performance as good and were satisfied with the service they received. Manisa Community Health Center, SidenrengThe majority of patients rated the staffs performance as good and were satisfied with the service they received. Manisa Community Health Center, Sidenreng
UNISMUHUNISMUH This study aims to analyze the extent to which environmental rights for coastal communities are fulfilled within Indonesias legal and policy frameworksThis study aims to analyze the extent to which environmental rights for coastal communities are fulfilled within Indonesias legal and policy frameworks