UM SURABAYAUM SURABAYA
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi SyariahJurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi SyariahPenelitian ini mengeksplorasi bentuk dan dampak wanprestasi dalam kontrak musyarakah dan implikasinya terhadap kepastian hukum dalam ekonomi Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis literatur, penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip hukum Islam dan praktik kontemporer dalam keuangan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi dapat melibatkan pelanggaran keuangan (misalnya, kegagalan untuk menyetor modal), masalah manajerial (misalnya, pengelolaan yang buruk, kurangnya transparansi), dan pelanggaran Syariah. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini mengusulkan pendekatan komprehensif yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam, menekankan keadilan, kejujuran, dan itikad baik; memanfaatkan pengadilan agama dan arbitrase Syariah; menerapkan jaminan yang sesuai; dan mempromosikan keadilan restoratif. Penelitian ini juga menyoroti peran lembaga keuangan Islam dalam manajemen risiko dan pendidikan. Dengan memperkuat langkah-langkah ini, kepastian hukum dan kepercayaan dalam kontrak musyarakah dapat diperkuat.
Penelitian ini mengidentifikasi berbagai bentuk wanprestasi dalam kontrak musyarakah di Indonesia, termasuk pelanggaran keuangan, pelanggaran manajerial, dan pelanggaran prinsip-prinsip Syariah.Wanprestasi terbukti mengganggu kepastian hukum dalam kontrak musyarakah, yang dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan dan menghambat pertumbuhan ekonomi Islam.Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan solusi berdasarkan prinsip-prinsip hukum Islam, termasuk penerapan keadilan, kejujuran, itikad baik, mekanisme penyelesaian sengketa, penerapan jaminan, pendekatan keadilan restoratif, peran lembaga keuangan Islam, dan dukungan pemerintah.Dengan menerapkan solusi ini secara komprehensif, diharapkan kepastian hukum dalam ekonomi Islam dapat terwujud dan dampak negatif wanprestasi dalam kontrak musyarakah dapat diminimalkan.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai regulasi dan praktik penyelesaian wanprestasi dalam kontrak musyarakah di berbagai negara mayoritas Muslim. Hal ini dapat mengidentifikasi praktik terbaik dan memberikan wawasan untuk meningkatkan hukum dan regulasi di Indonesia. Kedua, penelitian empiris diperlukan untuk menentukan frekuensi, jenis, dan penyebab wanprestasi dalam kontrak musyarakah di Indonesia. Data empiris ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang masalah yang terjadi di lapangan dan menjadi dasar untuk merumuskan solusi yang efektif. Ketiga, perlu dianalisis dampak perkembangan teknologi, seperti blockchain dan smart contract, terhadap manajemen risiko dan peningkatan transparansi dalam kontrak musyarakah. Teknologi dapat berperan dalam menciptakan sistem yang lebih aman dan efisien, sehingga mengurangi potensi wanprestasi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ekonomi Islam yang berkelanjutan dan berkeadilan.
- Analisis Hukum Penyelesaian Sengketa Kepailitan Syariah di indonesia | Wulandari | Wajah Hukum. analisis... doi.org/10.33087/wjh.v6i2.1081Analisis Hukum Penyelesaian Sengketa Kepailitan Syariah di indonesia Wulandari Wajah Hukum analisis doi 10 33087 wjh v6i2 1081
- REKONTRUKSI PRINSIP RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA ANAK | JOURNAL EQUITABLE. rekontruksi... doi.org/10.37859/jeq.v8i2.4949REKONTRUKSI PRINSIP RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA ANAK JOURNAL EQUITABLE rekontruksi doi 10 37859 jeq v8i2 4949
- PERAN KOPERASI AMANAH SAHABAT HIJRAH DALAM MEMBERIKAN LAYANAN PENJUALAN KREDIT SYAR’I BEBAS DARI... jurnal.stai-ali.ac.id/index.php/Alfawaid/article/view/208PERAN KOPERASI AMANAH SAHABAT HIJRAH DALAM MEMBERIKAN LAYANAN PENJUALAN KREDIT SYARAoI BEBAS DARI jurnal stai ali ac index php Alfawaid article view 208
- Analisis Legal Reasoning Hakim dalam Memutus Perkara Ekonomi Syariah tentang Wanprestasi Akad Musyarakah... doi.org/10.26623/julr.v6i2.6392Analisis Legal Reasoning Hakim dalam Memutus Perkara Ekonomi Syariah tentang Wanprestasi Akad Musyarakah doi 10 26623 julr v6i2 6392
| File size | 277.08 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIE TDNSTIE TDN Beberapa platform fintech P2P syariah menghadapi kesulitan dalam memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah, terutama dalam hal transparansi akad yangBeberapa platform fintech P2P syariah menghadapi kesulitan dalam memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah, terutama dalam hal transparansi akad yang
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Melalui strategi konten Islami, testimoni, storytelling merek, dan interaksi aktif, wirausahawan muda dapat memperkuat posisi bisnis mereka dan bersaingMelalui strategi konten Islami, testimoni, storytelling merek, dan interaksi aktif, wirausahawan muda dapat memperkuat posisi bisnis mereka dan bersaing
UINSAIZUUINSAIZU Pendekatan doktrinal dan analitis, penelitian ini mengkaji argumen-argumen dasar MUI, kesesuaian aset kripto dengan kriteria transaksi halal dalam hukumPendekatan doktrinal dan analitis, penelitian ini mengkaji argumen-argumen dasar MUI, kesesuaian aset kripto dengan kriteria transaksi halal dalam hukum
APPIHIAPPIHI Hukum taklifi mencakup lima kategori normatif: kewajiban, anjuran, diperbolehkan, makruh, dan larangan, yang berfungsi untuk mengatur perilaku individuHukum taklifi mencakup lima kategori normatif: kewajiban, anjuran, diperbolehkan, makruh, dan larangan, yang berfungsi untuk mengatur perilaku individu
INSCHOOLINSCHOOL Penelitian lanjutan harus menguji temuan ini dengan metodologi campuran dan mengembangkan kerangka SERVQUAL modifikasi, misalnya Sharia‑SERVQUAL, yangPenelitian lanjutan harus menguji temuan ini dengan metodologi campuran dan mengembangkan kerangka SERVQUAL modifikasi, misalnya Sharia‑SERVQUAL, yang
APTISIAPTISI Manajemen pengetahuan dapat dikatakan memainkan peran utama dalam menjadi kerangka dasar untuk memahami proses shuratic. Proses shuratic dapat dimulaiManajemen pengetahuan dapat dikatakan memainkan peran utama dalam menjadi kerangka dasar untuk memahami proses shuratic. Proses shuratic dapat dimulai
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Namun, dinamika sosial-politik yang terus berkembang menuntut adanya penyesuaian hukum terhadap realitas masyarakat kontemporer. Dengan demikian, pembaruanNamun, dinamika sosial-politik yang terus berkembang menuntut adanya penyesuaian hukum terhadap realitas masyarakat kontemporer. Dengan demikian, pembaruan
TAMANLITERATAMANLITERA Strategi simbolik ditunjukkan melalui pembangunan masjid dan penggunaan atribut keislaman secara tampak sebagai penegasan identitas. Temuan ini menantangStrategi simbolik ditunjukkan melalui pembangunan masjid dan penggunaan atribut keislaman secara tampak sebagai penegasan identitas. Temuan ini menantang
Useful /
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Namun, dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di ranah rumah tangga, akuntansi telah lama dipraktikkan dalam bentuk pengeluaran, penganggaran, serta pengambilanNamun, dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di ranah rumah tangga, akuntansi telah lama dipraktikkan dalam bentuk pengeluaran, penganggaran, serta pengambilan
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah, menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap citra merek BSI menjadi faktor utamaBrand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah, menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap citra merek BSI menjadi faktor utama
UNCMUNCM Hal ini tergambarkan melalui empat tema mengenai perkembangan moral anak usia dini, yakni perilaku jujur, perilaku kesopanan dan hormat, perilaku tolongHal ini tergambarkan melalui empat tema mengenai perkembangan moral anak usia dini, yakni perilaku jujur, perilaku kesopanan dan hormat, perilaku tolong
UNCMUNCM Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa pada tiap siklus. Pada Pra-siklus persentase motivasi belajar mencapai 61,3%. SetelahHasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa pada tiap siklus. Pada Pra-siklus persentase motivasi belajar mencapai 61,3%. Setelah