ISI DPSISI DPS

PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan SeniPENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni

Tari Leko yang terdapat dan tumbuh di Banjar Parekan Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, sekarang ini, merupakan warisan budaya secara turun menurun. Tari ini merupakan kelanjutan dari tari Joged Udegan (Gudegan). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran hasil rekonstruksi Tari Leko di Banjar Parekan, Desa Sibang Gede, sebagai salah satu upaya pelestarian budaya tradisional Bali. Tari Leko merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional yang memiliki nilai historis dan kultural yang tinggi, namun saat ini mengalami penurunan minat dan penguasaan generasi muda. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi dalam metode pembelajaran yang dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan memudahkan pemahaman tentang tari tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Proses pengembangan dimulai dengan analisis kebutuhan, perancangan konsep video pembelajaran, pembuatan konten video yang mencakup gerakan, pola lantai, dan interpretasi nilai-nilai budaya dalam Tari Leko, serta uji coba untuk mengevaluasi kualitas dan efektivitas video pembelajaran tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan praktisi tari, dan uji coba kepada sejumlah responden yang terdiri dari siswa dan guru seni budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik berdasarkan penilaian ahli dan respons positif dari pengguna. Video ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam proses pembelajaran seni tari di sekolah maupun masyarakat umum, sehingga Tari Leko dapat terus hidup dan berkembang di kalangan generasi muda.

Pengembangan video pembelajaran Tari Leko di Banjar Parekan, Desa Sibang Gede, berhasil menggabungkan teknologi dengan pelestarian budaya lokal.Video ini efektif dalam menyampaikan nilai historis dan kultural Tari Leko kepada generasi muda.Partisipasi masyarakat lokal, khususnya pelaku seni, sangat penting untuk menjaga keaslian tari tersebut.Selain itu, video pembelajaran ini berpotensi menjadi alat pemberdayaan masyarakat dalam memperkenalkan budaya mereka secara global.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh platform digital seperti YouTube terhadap penyebaran Tari Leko di kalangan generasi muda. Selain itu, studi tentang peran komunitas lokal dalam menjaga keaslian tari ini selama proses rekonstruksi perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang perbandingan antara metode pembelajaran tradisional dan video pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman budaya juga diperlukan.

Read online
File size663.51 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test