UNIVMEDUNIVMED
Universa MedicinaUniversa MedicinaPostpartum depression occurs in women after cesarean section, due to increased cortisol and decreased prolactin levels, leading to delayed breast milk production. Hypnotherapy is one of the most effective and efficient complementary therapy options for reducing postpartum depression. Hypnotherapy increases oxytocin secretion from the paraventricular nucleus of the anterior pituitary gland, decreases cortisol levels, and increases prolactin, thereby increasing breast milk production. This study evaluates hypnotherapys effect on prolactin levels after a cesarean section.
Hypnotherapy increases post-cesarean prolactin levels compared to the controls.Our findings open up a wide range of potential hypnotic applications among women with postpartum depression.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme neuroendokrin spesifik yang mendasari peningkatan kadar prolaktin akibat hipnoterapi pada ibu pasca-caesar. Studi ini dapat menggunakan pencitraan otak untuk memvisualisasikan aktivitas di area otak yang terlibat dalam regulasi prolaktin selama sesi hipnoterapi. Selain itu, penelitian prospektif jangka panjang diperlukan untuk menilai dampak peningkatan prolaktin melalui hipnoterapi terhadap keberhasilan menyusui dan kesehatan mental ibu. Terakhir, penelitian yang membandingkan efektivitas berbagai teknik hipnoterapi, seperti sugesti langsung versus visualisasi terbimbing, dalam meningkatkan kadar prolaktin dan mengurangi gejala depresi postpartum akan memberikan wawasan berharga untuk mengoptimalkan protokol pengobatan.
- Maternal and fetal outcomes of cesarean delivery and factors associated with its unfavorable management... bmcresnotes.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13104-019-4690-5Maternal and fetal outcomes of cesarean delivery and factors associated with its unfavorable management bmcresnotes biomedcentral articles 10 1186 s13104 019 4690 5
- Frontiers | Actions of Prolactin in the Brain: From Physiological Adaptations to Stress and Neurogenesis... doi.org/10.3389/fendo.2016.00025Frontiers Actions of Prolactin in the Brain From Physiological Adaptations to Stress and Neurogenesis doi 10 3389 fendo 2016 00025
| File size | 466.04 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Sampel penelitian adalah wanita pada akhir trimester ketiga kehamilan hingga periode postpartum yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Periode penelitianSampel penelitian adalah wanita pada akhir trimester ketiga kehamilan hingga periode postpartum yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Periode penelitian
UNIPASBYUNIPASBY Nilai chi-square sebesar 17.754 dengan p-value 0. 000. Hal ini menunjukkan p-value 0. 000 < 0,05 atau X2 hitung (17.754) lebih besar dari X2 tabel (5.Nilai chi-square sebesar 17.754 dengan p-value 0. 000. Hal ini menunjukkan p-value 0. 000 < 0,05 atau X2 hitung (17.754) lebih besar dari X2 tabel (5.
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pijat nifas terbukti efektif dan aman sebagai terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas tidur pada ibu masa nifas. Berdasarkan hasil penelitian,Pijat nifas terbukti efektif dan aman sebagai terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas tidur pada ibu masa nifas. Berdasarkan hasil penelitian,
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Sebanyak 31 responden ibu nifas diikutsertakan sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang meliputi aspek kelelahan, kualitas tidur, danSebanyak 31 responden ibu nifas diikutsertakan sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang meliputi aspek kelelahan, kualitas tidur, dan
UNAIUNAI Pengukuran gejala depresi menggunakan CESD‑R, sedangkan persepsi dukungan orang tua diukur dengan Perception of Parental Reciprocity Scale. AnalisisPengukuran gejala depresi menggunakan CESD‑R, sedangkan persepsi dukungan orang tua diukur dengan Perception of Parental Reciprocity Scale. Analisis
SALNESIASALNESIA Periode postpartum dianggap sebagai waktu yang rentan untuk terjadinya gangguan psikologis. Timbulnya masalah gangguan psikologis ditandai dengan adanyaPeriode postpartum dianggap sebagai waktu yang rentan untuk terjadinya gangguan psikologis. Timbulnya masalah gangguan psikologis ditandai dengan adanya
UNIPASBYUNIPASBY Kecemasan klinis saat hamil akan meningkatkan risiko depresi postpartum. Gangguan psikologis pada ibu akan berdampak pada ibu dan bayinya seperti BBLR,Kecemasan klinis saat hamil akan meningkatkan risiko depresi postpartum. Gangguan psikologis pada ibu akan berdampak pada ibu dan bayinya seperti BBLR,
UGMUGM Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana kesamaan leader-member exchange (LMX) dapat memengaruhi kualitas pertukaran antara rekan kerja. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana kesamaan leader-member exchange (LMX) dapat memengaruhi kualitas pertukaran antara rekan kerja. Penelitian
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR The instruments used are scales and height meters, the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire and the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ).The instruments used are scales and height meters, the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire and the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ).
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, tingkat kelelahan kerja pengemudi memiliki tingkat kelelahan rendah dengan 32 pengemudi (91,4%).Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, tingkat kelelahan kerja pengemudi memiliki tingkat kelelahan rendah dengan 32 pengemudi (91,4%).
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Hasil analisis uji korelasi gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluargaHasil analisis uji korelasi gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga
UNIVMEDUNIVMED Latar belakang: Menurut data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia, penyakit jantung koroner (PJK) tetap menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.Latar belakang: Menurut data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia, penyakit jantung koroner (PJK) tetap menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.