POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

International Conference on Multidisciplinary Approaches in Health ScienceInternational Conference on Multidisciplinary Approaches in Health Science

Latar Belakang: Masalah psikologis yang dialami wanita selama periode postpartum dapat dipengaruhi oleh kurangnya dukungan yang mereka terima dari suami dan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan efek dari praktik yoga dan akupresur wajah terhadap kejadian baby blues dan depresi postpartum di Bali. Metode: Desain penelitian adalah observasional dengan studi cross-sectional. Jumlah sampel dari tiga pusat kesehatan masyarakat adalah 25-29 wanita hamil dari trimester ketiga hingga postpartum. Lokasi penelitian dilakukan di tiga Pusat Kesehatan Masyarakat di Provinsi Bali. Sampel penelitian adalah wanita pada akhir trimester ketiga kehamilan hingga periode postpartum yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Periode penelitian adalah dari Mei-September 2023. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa sampel yang terlibat adalah 81 wanita hamil trimester ketiga akhir (usia kehamilan 36-40 minggu hingga postpartum). Usia rata-rata responden adalah 28,07 tahun. Riwayat obstetri dalam bentuk riwayat kehamilan rata-rata 2,32 kali dan riwayat persalinan 1,52 kali. Tempat persalinan yang paling umum adalah klinik kebidanan swasta (46 orang/56,79%). Lebih banyak responden tinggal dengan keluarga besar (p value<0,005). Rata-rata, dukungan suami terhadap istri cukup kuat, dengan nilai rata-rata di atas 6 dari 7 skor, dan skor terendah adalah 1 untuk dukungan kepercayaan diri, ekonomi, empati, dan membantu memperkuat istri. Kesimpulan: Dukungan dari suami dan keluarga adalah penentu penting dalam mencegah baby blues dan depresi postpartum. Bidan diharapkan dapat memberikan edukasi dan bimbingan selama kelas kehamilan mengenai manfaat dukungan dari suami dan keluarga dalam perawatan bayi sehari-hari.

Dukungan dari suami dan keluarga merupakan faktor penting dalam mencegah baby blues dan depresi postpartum.Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan yang memadai dapat mengurangi risiko masalah psikologis pada wanita setelah melahirkan.Oleh karena itu, bidan perlu memberikan edukasi dan bimbingan kepada calon ibu dan keluarga mengenai pentingnya dukungan emosional, instrumental, dan informasi selama kehamilan dan periode postpartum.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi jenis dukungan spesifik yang paling efektif dalam mencegah baby blues dan depresi postpartum, misalnya dengan membandingkan efektivitas dukungan emosional, instrumental, dan informasi. Kedua, penelitian intervensi yang melibatkan pelatihan keterampilan dukungan bagi suami dan keluarga dapat dilakukan untuk menguji apakah peningkatan dukungan sosial dapat secara signifikan mengurangi kejadian depresi postpartum. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan perspektif wanita tentang dukungan yang mereka terima selama periode postpartum, serta faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat penerimaan dukungan tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran dukungan sosial dalam kesehatan mental ibu setelah melahirkan dan membantu mengembangkan program intervensi yang lebih efektif.

Read online
File size347.86 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test