POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
International Conference on Multidisciplinary Approaches in Health ScienceInternational Conference on Multidisciplinary Approaches in Health ScienceLatar Belakang: Infeksi Covid-19 selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keparahan penyakit dan kematian pada ibu hamil. Tingkat kematian ibu tertinggi di Indonesia pada tahun 2021 disebabkan oleh Covid-19 sebesar 40,35%, sementara cakupan vaksinasi booster untuk ibu hamil di Rumah Sakit Bali Mandara tercatat hanya 10%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang vaksinasi Covid-19 dengan status vaksin Covid-19 pada ibu hamil di Rumah Sakit Bali Mandara pada tahun 2023. Metode: Jenis penelitian analitik observasional dengan studi potong lintang. Sebanyak 44 ibu hamil yang menjalani perawatan antenatal di Poliklinik Rumah Sakit Bali Mandara antara tanggal 1 hingga 30 April 2023. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji normalitas menggunakan Saphiro Wilk dan analisis bivariat dilakukan. Hasil: Uji bivariat Kendalls Tau-b memperoleh nilai asymp. sig = 0,043 yang berarti terdapat hubungan yang cukup kuat antara pengetahuan dan status vaksin Covid-19 pada ibu hamil. Kemudian pada uji Chi Square, diperoleh nilai p = 0,03 dengan nilai OR = 7,714, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan status vaksin Covid-19 pada ibu hamil. Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat pengetahuan dan sikap positif ibu hamil tentang vaksinasi, semakin besar potensi untuk melakukan vaksin booster. Oleh karena itu, diharapkan edukasi tentang vaksinasi booster untuk ibu hamil dapat digalakkan di Rumah Sakit Bali Mandara melalui various media untuk mendukung terwujudnya kekebalan kelompok.
Ibu hamil di Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara secara umum memiliki pengetahuan yang baik tentang vaksinasi COVID-19, meskipun sebagian kecil masih kurang, dan mayoritas menunjukkan sikap positif namun ada yang enggan melakukan vaksin booster karena sikap negatif.Terdapat hubungan yang cukup kuat antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan status vaksinasi COVID-19, di mana pengetahuan yang lebih baik meningkatkan kecenderungan untuk mengikuti vaksinasi booster.Selain itu, ditemukan hubungan signifikan antara sikap ibu hamil dan status vaksin COVID-19, dengan sikap positif meningkatkan potensi untuk mendapatkan vaksin booster secara signifikan dibandingkan dengan sikap negatif.
Mengingat hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap status vaksinasi COVID-19, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi intervensi edukasi. Sebagai contoh, sebuah studi dapat dirancang untuk menguji bagaimana efektivitas berbagai program edukasi, baik melalui media daring interaktif maupun konseling tatap muka langsung, dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil, mengubah sikap negatif menjadi positif, dan pada akhirnya mendorong mereka untuk mengambil vaksinasi booster COVID-19. Penting untuk mengidentifikasi format edukasi yang paling relevan dan efektif untuk segmen ibu hamil yang berbeda, mempertimbangkan latar belakang pendidikan dan akses mereka terhadap informasi. Selanjutnya, penelitian ini menyoroti bahwa ketakutan akan efek samping vaksin pada janin menjadi faktor utama sikap negatif. Oleh karena itu, studi kualitatif mendalam sangat diperlukan untuk mengeksplorasi secara rinci persepsi, kekhawatiran spesifik, serta sumber informasi (misalnya, media sosial, cerita dari mulut ke mulut, atau tenaga kesehatan) yang membentuk pandangan ibu hamil terhadap keamanan vaksin COVID-19, khususnya vaksin booster, bagi diri mereka dan janin. Pemahaman mendalam tentang akar penyebab ketakutan ini akan sangat berharga untuk merancang pesan komunikasi yang lebih tepat sasaran dan menenangkan. Terakhir, mengingat peran vital fasilitas kesehatan dan tenaga medis dalam layanan antenatal, penelitian dapat menyelidiki bagaimana pengetahuan, sikap, dan praktik bidan serta dokter kandungan memengaruhi keputusan ibu hamil terkait vaksinasi booster. Pertanyaan penelitian dapat mencakup: Apakah ada kesenjangan informasi di kalangan tenaga kesehatan itu sendiri? Bagaimana kualitas dan konsistensi pesan yang disampaikan oleh penyedia layanan kesehatan? Dan apa saja hambatan struktural atau personal yang mereka hadapi dalam memberikan edukasi vaksinasi yang komprehensif dan persuasif kepada ibu hamil? Temuan dari penelitian ini akan membantu merumuskan strategi untuk memperkuat peran tenaga kesehatan sebagai agen perubahan positif dalam meningkatkan cakupan vaksinasi booster pada ibu hamil.
- Pregnant women’s perceptions of the COVID-19 vaccine: A French survey | PLOS One. pregnant women... doi.org/10.1371/journal.pone.0263512Pregnant womenAos perceptions of the COVID 19 vaccine A French survey PLOS One pregnant women doi 10 1371 journal pone 0263512
- COVID-19 dan Dampak yang Ditimbulkan pada Kehamilan | Jurnal Kesmas Jambi. covid ditimbulkan kehamilan... online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/17171COVID 19 dan Dampak yang Ditimbulkan pada Kehamilan Jurnal Kesmas Jambi covid ditimbulkan kehamilan online journal unja ac jkmj article view 17171
- Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Pendidikan Terhadap Kepatuhan Divaksinasi Covid-19 Pada Masyarakat Wilayah... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/6433Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Pendidikan Terhadap Kepatuhan Divaksinasi Covid 19 Pada Masyarakat Wilayah ejurnalmalahayati ac index php manuju article view 6433
- Immune System and Psychological State of Pregnant Women during COVID-19 Pandemic: Are Micronutrients... doi.org/10.3390/nu14122534Immune System and Psychological State of Pregnant Women during COVID 19 Pandemic Are Micronutrients doi 10 3390 nu14122534
- Effects of COVID–19 on Pregnant women: Evidence-based review : Journal of Family Medicine and Primary... journals.lww.com/jfmpc/fulltext/2021/10040/effects_of_covid_19_on_pregnant_women_.7.aspxEffects of COVIDAe19 on Pregnant women Evidence based review Journal of Family Medicine and Primary journals lww jfmpc fulltext 2021 10040 effects of covid 19 on pregnant women 7 aspx
| File size | 513.6 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UncenUncen Desain yang digunakan adalah potong lintang (cross-sectional), melibatkan 36 responden penderita HIV yang telah memberikan persetujuan tertulis (informedDesain yang digunakan adalah potong lintang (cross-sectional), melibatkan 36 responden penderita HIV yang telah memberikan persetujuan tertulis (informed
MARANATHAMARANATHA Skabies merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan angka prevalensi 5,6–12,9%, menjadikan skabies penyakit kulit ketigaSkabies merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan angka prevalensi 5,6–12,9%, menjadikan skabies penyakit kulit ketiga
CERICCERIC Keyakinan perilaku, seperti pengetahuan dan sikap positif, serta keyakinan kontrol yang meliputi persepsi dan pelatihan, secara signifikan memengaruhiKeyakinan perilaku, seperti pengetahuan dan sikap positif, serta keyakinan kontrol yang meliputi persepsi dan pelatihan, secara signifikan memengaruhi
ITEKES BALIITEKES BALI Hingga September 2023, hanya 40,3% dari 348.434 peserta PBPU di Kota Samarinda yang aktif membayar premi, menunjukkan adanya permasalahan ini. PenelitianHingga September 2023, hanya 40,3% dari 348.434 peserta PBPU di Kota Samarinda yang aktif membayar premi, menunjukkan adanya permasalahan ini. Penelitian
INABJINABJ Selain itu, studi ini akan mengeksplorasi korelasi antara kadar elemen jejak eritrosit, indeks eritrosit, dan aktivitas SOD. METODE: Sebuah studi potongSelain itu, studi ini akan mengeksplorasi korelasi antara kadar elemen jejak eritrosit, indeks eritrosit, dan aktivitas SOD. METODE: Sebuah studi potong
UNIVMEDUNIVMED METODE Penelitian potong lintang dilakukan antara bulan November hingga Desember 2013 pada 82 pasien hipertensi dewasa usia 61,96 ± 10,76 tahun. Anamnesis,METODE Penelitian potong lintang dilakukan antara bulan November hingga Desember 2013 pada 82 pasien hipertensi dewasa usia 61,96 ± 10,76 tahun. Anamnesis,
UNIVMEDUNIVMED Secara genetik HIV dibedakan menjadi HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 diklasifikasikan kedalam 3 grup yaitu: M, N, dan O. Grup M dibagi menjadi 9 subtipe yaitu:Secara genetik HIV dibedakan menjadi HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 diklasifikasikan kedalam 3 grup yaitu: M, N, dan O. Grup M dibagi menjadi 9 subtipe yaitu:
UNIVMEDUNIVMED Derajat kekeruhan katarak nuklearis diperiksa menggunakan alat Pentacam® (Oculus, Germany). Uji t independent dan korelasi Pearson digunakan untuk menganalisisDerajat kekeruhan katarak nuklearis diperiksa menggunakan alat Pentacam® (Oculus, Germany). Uji t independent dan korelasi Pearson digunakan untuk menganalisis
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Metode: Desain penelitian adalah observasional dengan studi cross-sectional. Jumlah sampel dari tiga pusat kesehatan masyarakat adalah 25-29 wanita hamilMetode: Desain penelitian adalah observasional dengan studi cross-sectional. Jumlah sampel dari tiga pusat kesehatan masyarakat adalah 25-29 wanita hamil
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Pengemudi Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang mengalami tingkat kelelahan kerja yang rendah, yaitu sebesar 91,4%.meskipun tidak signifikan, terdapatPengemudi Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang mengalami tingkat kelelahan kerja yang rendah, yaitu sebesar 91,4%.meskipun tidak signifikan, terdapat
MARANATHAMARANATHA Pascaoperasi, pasien mendapatkan cairan intravena, antibiotik, analgesik, serta inhibitor pompa proton. Meskipun sempat mengalami muntah dan distensi sementara,Pascaoperasi, pasien mendapatkan cairan intravena, antibiotik, analgesik, serta inhibitor pompa proton. Meskipun sempat mengalami muntah dan distensi sementara,
MARANATHAMARANATHA Olahraga dapat memengaruhi kadar testosteron, namun pada perempuan umumnya mengalami peningkatan kadar testosteron yang lebih kecil setelah berolahragaOlahraga dapat memengaruhi kadar testosteron, namun pada perempuan umumnya mengalami peningkatan kadar testosteron yang lebih kecil setelah berolahraga