MAHARDIKAMAHARDIKA

Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan Mahardika

Latar belakang: Media sosial erat kaitannya dengan pengetahuan karena media sosial merupakan media yang banyak diakses remaja. Data dari Badan Statistik Indonesia mencatat terdapat kenaikan internet dan terus menerus digunakan. Remaja mengakses internet sebanyak 81,22% dan sebanyak 26,27% remaja yang menggunakan perangkat keras komputer. Banyak remaja yang mengakses media sosial untuk hiburan dan pencarian informasi seputar kesehatan reproduksi, namun juga muncul kekhawatiran mengenai keaukarisan informasi yang ada. Tujuan: Mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan interaksi sosial. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 11 SMK Bhinneka Karya Simo yaitu berjumlah 34 orang dengan tehnik sampling total sampling. Analisis menggunakan uji Pearson. Hasil: hasil penelitian didapatkan 2.9% siswa laki-laki dan 97.1% siswa perempuan, umur responden sebagian besar 16 tahun sebanyak 82.4%, lama penggunaan media sosial siswa antara 10 jam yaitu sebanyak 41.2%. Hasil uji Pearson dengan didapatkan nilai p value sebesar 0.541 > dari 0.05. Simpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan interaksi sosial pada remaja di SMK Bhinneka Karya Simo.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa karakteristik remaja pada SMK Bhinneka Karya Simo antara lain.1% siswa perempuan, umur responden sebagian besar 16 tahun sebanyak 82.4%, lama penggunaan media sosial siswa antara 10 jam yaitu sebanyak 41.Penggunaan media sosial pada siswa kelas 11 di SMK Bhinneka Karya Simo yaitu pada rentang nilai minimum penggunaan media sosial yaitu 36 sedangkan nilai maksimum penggunaan media sosial yaitu 64.Interaksi sosial pada siswa kelas 11 di SMK Bhinneka Karya Simo yaitu pada rentang nilai minimum interaksi sosial yaitu 36 sedangkan nilai maksimum interaksi sosial yaitu 78.Tidak terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan interaksi sosial pada remaja di SMK Bhinneka Karya Simo.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan fokus pada dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku sosial remaja, khususnya dalam hal interaksi sosial. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut tentang peran media sosial dalam membentuk citra diri dan identitas sosial remaja. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas komunikasi interpersonal remaja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami dampak penggunaan media sosial pada remaja dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan interaksi sosial yang positif.

  1. Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram Dengan Motivasi BerprestasiIntensitas Penggunaan Media Sosial... doi.org/10.18592/jah.v1i3.4219Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram Dengan Motivasi BerprestasiIntensitas Penggunaan Media Sosial doi 10 18592 jah v1i3 4219
  2. The Relationship between the Use of Social Media and Social Interaction in Adolescents at SMK Bhinneka... doi.org/10.54867/jkm.v9i2.126The Relationship between the Use of Social Media and Social Interaction in Adolescents at SMK Bhinneka doi 10 54867 jkm v9i2 126
  3. Penggunaan media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini | Asnuddin | Holistik Jurnal... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistik/article/view/2794Penggunaan media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini Asnuddin Holistik Jurnal ejurnalmalahayati ac index php holistik article view 2794
  4. Penggunaan media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini | Asnuddin | Holistik Jurnal... doi.org/10.33024/hjk.v14i3.2794Penggunaan media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini Asnuddin Holistik Jurnal doi 10 33024 hjk v14i3 2794
Read online
File size139.51 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test