STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA

Journal Physical Health Recreation (JPHR)Journal Physical Health Recreation (JPHR)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran pemecahan masalah terhadap ketepatan passing bawah pada pemain bola voli putri. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen yang dilakukan di SMPN 2 Hamparan Perak Deli Serdang pada tahun 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli putri SMPN 2 Hamparan Perak Deli Serdang sebanyak 102 orang. Sampel yang diambil adalah 15 siswi putri. Instrumen yang digunakan adalah tes kekuatan otot lengan menggunakan tes passing bawah dan tes ketepatan passing bawah. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh metode pembelajaran pemecahan masalah terhadap ketepatan passing bawah pada pemain bola voli putri SMPN 2 Hamparan Perak Deli Serdang, dengan hasil pre-test rata-rata 41,87 meningkat menjadi 45,47 pada post-test (t hitung 12,345 > t tabel 1,72).

Berdasarkan data yang telah diproses, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran pemecahan masalah terhadap ketepatan passing bawah pada pemain bola voli putri SMPN 2 Hamparan Perak Deli Serdang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran pemecahan masalah dapat meningkatkan kemampuan pemain dalam melakukan passing bawah dengan lebih akurat.Peningkatan ini penting untuk pengembangan keterampilan pemain dan keberhasilan tim dalam pertandingan.Oleh karena itu, penerapan metode pembelajaran pemecahan masalah dalam pelatihan bola voli sangat dianjurkan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh metode pembelajaran pemecahan masalah terhadap aspek lain dari keterampilan bola voli, seperti kemampuan menerima servis atau melakukan serangan. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif bagaimana metode ini dapat meningkatkan kinerja pemain secara keseluruhan. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk pemain dari berbagai tingkat usia dan kemampuan. Dengan demikian, hasil penelitian dapat lebih representatif dan dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi kombinasi metode pembelajaran yang berbeda, seperti menggabungkan metode pemecahan masalah dengan metode demonstrasi atau simulasi. Kombinasi ini mungkin dapat menghasilkan efek sinergis yang lebih besar dalam meningkatkan keterampilan pemain.

Read online
File size318.69 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test