UNIMMANUNIMMAN

Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan Amanah

Tingginya angka turnover tenaga kesehatan dapat berdampak pada kelancaran dan stabilitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dimensi beban kerja time load, mental effect load, dan psychological stress load dengan Turnover intention pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pinna Bekasi tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional study, melibatkan 92 responden yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja secara dengan Turnover intention (p = 0,049), serta hubungan signifikan pada masing-masing dimensi beban kerja terhadap Turnover intention hanya dimensi psychological stress load yang memiliki hubungan signifikan dengan Turnover intention (p = 0,001). Sementara itu, dimensi time load (p = 0,303) dan mental effect load (p = 0,394) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Semakin tinggi beban kerja terutama tekanan psikologis semakin besar kecenderungan tenaga kesehatan untuk berniat pindah kerja. Hasil uji bivariat pada variabel beban kerja menunjukan adanya hubungan positif dan signifikan antara beban kerja dan Turnover intention hubungan yang menggambarkan bahwa semakin berat beban kerja yang dirasakan pada tenaga kesehatan, semakin tinggi niat mereka untuk berpindah atau meninggalkan pekerjaan, meskipun kekuatan hubungannya tergolong lemah. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit diharapkan meninjau kembali sistem kerja dan memperhatikan kesejahteraan staf guna menekan angka turnover.

Hasil analisis menunjukkan bahwa tekanan psikologis memiliki hubungan signifikan dengan turnover intention.Beban kerja secara keseluruhan juga berhubungan dengan turnover intention, meskipun hubungannya relatif lemah.Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen rumah sakit perlu lebih memperhatikan kesejahteraan staf, terutama dalam mengurangi tekanan psikologis yang dirasakan oleh tenaga kesehatan, untuk menekan angka turnover dan menjaga stabilitas pelayanan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap tekanan psikologis pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pinna Bekasi, seperti beban kerja yang tidak merata, kurangnya dukungan sosial, atau konflik peran. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi tenaga kesehatan terkait beban kerja dan niat untuk berpindah kerja, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang isu ini. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas berbagai strategi dalam mengurangi beban kerja dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan, seperti program pelatihan manajemen stres, peningkatan komunikasi dan kolaborasi tim, atau perbaikan sistem kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan bermanfaat bagi pengembangan kebijakan dan program yang efektif untuk meningkatkan retensi tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan di rumah sakit.

  1. Fenomena Quiet Quitting pada Tenaga Kesehatan dalam Konteks Lingkungan Kerja dan Motivasi Intrinsik:... doi.org/10.57214/jka.v9i2.927Fenomena Quiet Quitting pada Tenaga Kesehatan dalam Konteks Lingkungan Kerja dan Motivasi Intrinsik doi 10 57214 jka v9i2 927
  2. Keinginan Pindah Kerja (Turnover Intention) pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum SM Banyumas Propinsi... ejournal.undip.ac.id/index.php/jmki/article/view/34928Keinginan Pindah Kerja Turnover Intention pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum SM Banyumas Propinsi ejournal undip ac index php jmki article view 34928
  3. THE EFFECT OF BURNOUT SYNDROME ON TURNOVER INTENTION USING ORGANIZATIONAL COMMITMENT AS AN INTERMEDIATE... e-journal.unair.ac.id/JAKI/article/view/16306THE EFFECT OF BURNOUT SYNDROME ON TURNOVER INTENTION USING ORGANIZATIONAL COMMITMENT AS AN INTERMEDIATE e journal unair ac JAKI article view 16306
  4. Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi | COMSERVA : Jurnal... doi.org/10.59141/comserva.v3i03.882Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia MSDM Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi COMSERVA Jurnal doi 10 59141 comserva v3i03 882
Read online
File size1.13 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test