UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Manajemen dalam pengelolaan BUMDes sangat penting karena dapat digunakan sebagai referensi dalam mengembangkan BUMDes dan menangani masalah yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kebaron Mandiri Makmur, Kebaron village, Tulangan District, Sidoarjo Regency. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen BUMDes Kebaron Mandiri Makmur belum optimal karena setiap indikator proses manajemen memiliki kendala masing-masing. Kendala ini dapat menghambat perkembangan BUMDes.

Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kebaron Mandiri Makmur belum dilaksanakan secara optimal.Kendala yang menghambat manajemen BUMDes meliputi keterbatasan modal, kurangnya pengawasan, dan kurangnya kemampuan SDM.Pemerintah Desa Kebaron dan Pengurus BUMDes harus bekerjasama untuk melakukan proses manajemen secara optimal, sehingga pengembangan BUMDes dapat berjalan dengan baik.

Untuk meningkatkan pengelolaan BUMDes Kebaron Mandiri Makmur, disarankan untuk menambah modal dana usaha agar program yang belum terlaksana dapat dilaksanakan. Selain itu, sebaiknya disediakan dana untuk upah/gaji pengolah BUMDes agar anggota yang kurang aktif tertarik untuk aktif lagi. Pemerintah Desa dan Pengurus BUMDes juga disarankan untuk melakukan penataan tata kelola pada usaha BUMDes, terutama dalam hal pemasaran melalui media sosial. Dengan demikian, BUMDes dapat mencapai target penerimaan dan berkembang secara optimal.

Read online
File size283.63 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test