UMJ PremiumUMJ Premium

JISI: Jurnal Integrasi Sistem IndustriJISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri

Sebuah perusahaan di sektor industri pangan yang memproduksi tahu menghadapi masalah dengan ketidakseragaman ukuran produk di setiap batch produksinya. Masalah ini disebabkan oleh metode pemotongan yang masih sangat dasar, yaitu hanya menggunakan pisau dan rol kayu. Hal ini mungkin disebabkan oleh kesalahan dalam proses produksi, yang mengakibatkan produk tahu memiliki ukuran yang tidak seragam. Berdasarkan hal tersebut, dirancanglah alat bantu untuk proses pemotongan tahu dengan tujuan meningkatkan jumlah hasil potongan dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pemotongan. Alat bantu yang dirancang dalam penelitian ini menggunakan metode rasional. Alat pemotong tahu ini dirancang secara ergonomis agar memudahkan pekerja dalam menjalankan tugasnya. Alat ini bertujuan untuk menghasilkan produk tahu yang seragam dengan bentuk yang sama.

Alat bantu pada proses pemotongan tahu yang dirancang berbasis ergonomis, sehingga lebih mudah, aman, dan nyaman digunakan.Sistem alat yang dirancang lebih efektif, sehingga pengoperasiannya menjadi lebih mudah dan nyaman bagi operator.Hasil rancangan menunjukkan produktivitas yang lebih tinggi, dengan pemotongan yang lebih optimal, jumlah produk cacat yang diminimalkan, kapasitas pemotongan yang besar, dan waktu pemotongan yang jauh lebih cepat.

Berdasarkan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas alat bantu ini pada berbagai jenis tahu dengan karakteristik yang berbeda, seperti tahu putih, tahu kuning, atau tahu sutra, untuk memastikan adaptabilitas dan kinerja optimal. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan dengan membandingkan alat bantu yang dirancang dengan metode pemotongan tahu tradisional lainnya, termasuk analisis biaya-manfaat untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi dan potensi pengembalian investasi. Ketiga, pengembangan lebih lanjut dapat difokuskan pada integrasi teknologi otomatisasi, seperti sensor dan sistem kontrol, untuk meningkatkan presisi pemotongan, mengurangi intervensi manusia, dan meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas, produktivitas, dan keberlanjutan industri tahu di Indonesia.

Read online
File size262.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test