STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU

Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAr-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Pendidikan anak usia dini menuntut pembelajaran yang mampu menumbuhkan motivasi belajar melalui pengalaman yang bermakna dan menyenangkan, sehingga inovasi pedagogik menjadi kebutuhan penting di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pembelajaran anak usia dini melalui penerapan inovasi pedagogik berbasis deep learning dalam meningkatkan motivasi belajar di TK El-Azzam Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data utama berupa satu orang guru kelas B, yang diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran dan wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru telah memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang cukup baik, namun pemanfaatan media digital interaktif masih belum optimal. Penerapan inovasi pedagogik berbasis deep learning yang menekankan pembelajaran bermakna, reflektif, dan kontekstual mampu meningkatkan partisipasi aktif anak, motivasi belajar intrinsik, serta keterlibatan emosional dalam proses pembelajaran. Selain berdampak pada peningkatan motivasi belajar anak, pendekatan ini juga mendorong guru menjadi lebih reflektif, kreatif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Implikasi praktis penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi deep learning dan teknologi pembelajaran dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD serta memperkuat kompetensi guru secara berkelanjutan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan inovasi pedagogik berbasis deep learning di TK El-Azzam Pekanbaru mampu meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini, khususnya dalam mendorong keterlibatan aktif dan motivasi belajar intrinsik anak melalui pengalaman belajar yang bermakna, reflektif, dan kontekstual.Pendekatan ini juga berkontribusi pada penguatan kompetensi pedagogik dan profesional guru, yang berperan sebagai fasilitator pembelajaran adaptif dan kreatif dalam memanfaatkan teknologi digital dan media interaktif.Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam jumlah subjek dan optimalisasi pemanfaatan teknologi, sehingga penelitian lanjutan disarankan untuk melibatkan subjek yang lebih beragam dan mengeksplorasi kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai model deep learning dalam konteks pembelajaran PAUD, dengan membandingkan pendekatan yang berbeda dan mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang valid dan reliabel untuk mengukur dampak implementasi deep learning terhadap kompetensi guru PAUD, termasuk kemampuan merancang pembelajaran yang bermakna, memfasilitasi refleksi anak, dan memanfaatkan teknologi digital secara kreatif. Ketiga, penting untuk meneliti peran orang tua dan masyarakat dalam mendukung implementasi deep learning di PAUD, termasuk bagaimana meningkatkan kesadaran dan partisipasi mereka dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan anak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia, serta menghasilkan guru-guru yang kompeten dan inovatif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Read online
File size309.55 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test