STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU

Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAr-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan gaya belajar anak usia 4–5 tahun di TK Gugus I Kecamatan Cipedes berdasarkan model VAK (Visual, Auditori, dan Kinestetik). Pemahaman terhadap kecenderungan gaya belajar anak sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 123 anak usia 4–5 tahun yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui angket observasi yang diisi oleh 12 guru kelas, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak memiliki gaya belajar visual dan kinestetik dalam kategori tinggi, masing-masing sebanyak 99 anak (80,5%). Gaya belajar auditori juga cukup tinggi, dengan jumlah 78 anak (63,4%), sementara tidak ada anak yang berada dalam kategori rendah untuk ketiga jenis gaya belajar tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya belajar visual dan kinestetik lebih dominan dibandingkan auditori pada anak usia 4–5 tahun di lokasi penelitian. Temuan ini menunjukkan pentingnya guru memahami kecenderungan gaya belajar anak untuk menyusun pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru PAUD dalam merancang kegiatan yang bervariasi dan menyentuh seluruh gaya belajar. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan kuantitatif gaya belajar anak usia dini di tingkat lokal sebagai dasar perencanaan pembelajaran berbasis data.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya belajar visual dan kinestetik merupakan gaya belajar yang paling dominan pada anak usia 4-5 tahun di TK Gugus I Kecamatan Cipedes, dengan masing-masing 80,5% anak berada pada kategori tinggi.Gaya belajar auditori juga menunjukkan dominasi yang cukup tinggi, yaitu 63,4% anak berada dalam kategori tinggi.Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman guru terhadap karakteristik gaya belajar anak usia dini sebagai dasar dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai.Strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kecenderungan gaya belajar anak dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, bermakna, dan efektif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji hubungan antara gaya belajar anak dengan capaian perkembangan kognitif, bahasa, dan sosial-emosional, sehingga dapat dipahami bagaimana penyesuaian pembelajaran berdasarkan gaya belajar dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian model pembelajaran yang terintegrasi, yang secara khusus dirancang untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar anak usia dini, termasuk visual, auditori, dan kinestetik, serta mempertimbangkan konteks budaya lokal. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran guru dalam memediasi pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar anak, termasuk strategi pelatihan guru yang efektif untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengidentifikasi gaya belajar anak dan merancang pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan individu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dan mengoptimalkan potensi belajar setiap anak.

Read online
File size454.32 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test