STAIMTASTAIMTA
EDUKASI : Jurnal Pendidikan Islam (e-Journal)EDUKASI : Jurnal Pendidikan Islam (e-Journal)Studi ini mengeksplorasi realitas pendidikan Islam di Mesir melalui pendekatan sejarah sosial terhadap institusi Al-Azhar sebagai lembaga pendidikan Islam tertua yang terus bertahan hingga saat ini. Berbeda dengan studi-studi sebelumnya yang cenderung menekankan struktur institusi, kurikulum, atau modernisasi pendidikan secara deskriptif, penelitian ini menawarkan keaslian dengan menganalisis pendidikan Al-Azhar sebagai hasil interaksi dialektis antara kekuasaan politik, struktur sosial, dan otoritas ilmu pengetahuan Islam. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah, melibatkan pemeriksaan kritis dan analisis sumber primer dan sekunder relevan. Temuan menunjukkan bahwa Al-Azhar telah mengalami transformasi berlapis, mulai dari pusat penyebaran ajaran Ismaili Syiah selama Dinasti Fatimiyah, kemudian beralih menjadi institusi pendidikan Sunni di bawah pemerintahan Ayyubiyah, mencapai puncak intelektualnya selama era Mamluk, mengalami kecenderungan konservatif selama masa Ottoman, dan akhirnya memasuki fase modernisasi sejak abad kesembilan belas. Temuan utama studi ini menyatakan bahwa modernisasi Al-Azhar tidak boleh dipahami sebagai westernisasi pendidikan Islam, tetapi sebagai proses rekonsiliasi epistemologis yang menggabungkan warisan ilmu pengetahuan Islam klasik (turāth) dengan semangat pembaruan (tajdīd). Studi ini mengusulkan paradigma transformasi adaptif berbasis tradisi sebagai model pendidikan Islam yang tetap relevan dan kontekstual dalam merespons tantangan modernitas dan globalisasi.
Sejarah sosial Al-Azhar menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan Islam di Mesir sangat dipengaruhi oleh dinamika politik, sosial, dan budaya.Didirikan selama masa Dinasti Fatimiyah sebagai pusat pendidikan Syiah Ismaili, Al-Azhar kemudian diubah menjadi institusi Sunni yang memperkuat otoritas Islam selama era Ayyubiyah.Masa Mamluk menjadi puncak intelektual Al-Azhar, didukung oleh sistem waqaf yang kuat yang memungkinkan ekspansi kurikulum, sementara masa Ottoman lebih fokus pada pelestarian tradisi ilmu pengetahuan klasik.Transformasi signifikan terjadi sejak abad kesembilan belas ketika Al-Azhar merespons tantangan modernitas dengan mengintegrasikan sains agama dengan disiplin modern.Proses ini menunjukkan bahwa modernisasi Al-Azhar tidak boleh dipahami sebagai westernisasi, tetapi sebagai rekonsiliasi epistemologis yang menggabungkan warisan Islam klasik dengan semangat pembaruan.Melalui pendekatan adaptif berbasis tradisi, Al-Azhar tetap relevan sebagai institusi pendidikan Islam terkemuka di era modern.
Berdasarkan temuan studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran Al-Azhar dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan klasik dengan inovasi modern dalam konteks globalisasi. Kedua, studi tentang dampak perubahan politik dan ekonomi terhadap kebijakan pendidikan Al-Azhar dapat memberikan wawasan baru tentang dinamika institusi. Ketiga, penelitian tentang pengembangan model pendidikan Al-Azhar sebagai contoh adaptasi tradisi dalam menghadapi tantangan sosial dan teknologi modern dapat menjadi arah studi yang relevan. Saran-saran ini menekankan pentingnya memahami Al-Azhar sebagai model pendidikan yang berkelanjutan, yang tetap mempertahankan identitas budaya sambil beradaptasi dengan kebutuhan masa kini.
- EKSISTENSI PENDIDIKAN ISLAM DI MESIR MASA DAULAH FATIMIYAH Lahirnya Al-Azhar, Tokoh-tokoh Pendidikan... journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/lentera_pendidikan/article/view/500EKSISTENSI PENDIDIKAN ISLAM DI MESIR MASA DAULAH FATIMIYAH Lahirnya Al Azhar Tokoh tokoh Pendidikan journal uin alauddin ac index php lentera pendidikan article view 500
- Studi Tentang Sejarah Kebudayaan Islam Pada Masa Pembaruan | Journal Of Human And Education (JAHE). studi... doi.org/10.31004/jh.v4i6.1977Studi Tentang Sejarah Kebudayaan Islam Pada Masa Pembaruan Journal Of Human And Education JAHE studi doi 10 31004 jh v4i6 1977
- Transmisi Keilmuan Univeritas Al-Azhar Mesir dan Pondok Pesantren di Indonesia | qodir | Jurnal Tamaddun:... syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/tamaddun/article/view/7280Transmisi Keilmuan Univeritas Al Azhar Mesir dan Pondok Pesantren di Indonesia qodir Jurnal Tamaddun syekhnurjati ac jurnal index php tamaddun article view 7280
| File size | 227.21 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Pendidikan sebagai sebuah proses berada dan berkembang bersama dengan proses perkembangan yang berlangsung dalam kehidupan manusia yang mencakup semuaPendidikan sebagai sebuah proses berada dan berkembang bersama dengan proses perkembangan yang berlangsung dalam kehidupan manusia yang mencakup semua
STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN Pengaruh pemikir sebelumnya seperti Muhammad Baqir al-Sadr dan Hasan al-Banna terlihat dalam karya Mannan, yang diadaptasinya untuk menghadapi konteksPengaruh pemikir sebelumnya seperti Muhammad Baqir al-Sadr dan Hasan al-Banna terlihat dalam karya Mannan, yang diadaptasinya untuk menghadapi konteks
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Artikel ini membahas tentang bagaimana dunia internet masuk ke aktifitas-aktifitas dakwah sebagai media dakwah, artikel ini juga membahas tentang bagaimanaArtikel ini membahas tentang bagaimana dunia internet masuk ke aktifitas-aktifitas dakwah sebagai media dakwah, artikel ini juga membahas tentang bagaimana
IAINSORONGIAINSORONG Dimensi sejarah melibatkan masa lampau yang terkait dengan masa kini dan mendatang, dengan periodesasi berdasarkan abad, aliran pemikiran, atau peristiwaDimensi sejarah melibatkan masa lampau yang terkait dengan masa kini dan mendatang, dengan periodesasi berdasarkan abad, aliran pemikiran, atau peristiwa
METROMETRO Artikel ini menyimpulkan bahwa konservasi alam dalam Islam didasarkan pada prinsip-prinsip teologis, hukum (fiqh), dan spiritual (sufisme). PendekatanArtikel ini menyimpulkan bahwa konservasi alam dalam Islam didasarkan pada prinsip-prinsip teologis, hukum (fiqh), dan spiritual (sufisme). Pendekatan
IAIN SUIAIN SU Berdasarkan kajian di atas, ditemukan bahwa telah terjadi proses politik sekularisasi pendidikan yang masuk dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia.Berdasarkan kajian di atas, ditemukan bahwa telah terjadi proses politik sekularisasi pendidikan yang masuk dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia.
UINUIN Dengan demikian, semua produk perundang‑undangan yang dilahirkan oleh negara harus sejalan dengan substansi nilai‑nilai universal Islam dan nilai‑nilaiDengan demikian, semua produk perundang‑undangan yang dilahirkan oleh negara harus sejalan dengan substansi nilai‑nilai universal Islam dan nilai‑nilai
UINUIN Agama, negara, dan hukum akan bersatu membentuk lingkaran konsentris sebagai satu kesatuan yang berhubungan erat dengan satu sama lain. Intinya, hukumAgama, negara, dan hukum akan bersatu membentuk lingkaran konsentris sebagai satu kesatuan yang berhubungan erat dengan satu sama lain. Intinya, hukum
Useful /
STAIMTASTAIMTA Gagasan-gagasannya tetap relevan dalam mengatasi krisis pendidikan yang ditandai dengan materialisme, penurunan moral, dan nilai-nilai yang terpecah-belah.Gagasan-gagasannya tetap relevan dalam mengatasi krisis pendidikan yang ditandai dengan materialisme, penurunan moral, dan nilai-nilai yang terpecah-belah.
STAIMTASTAIMTA Adikara Educational Game bertujuan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam berbagai aspek agama, sekaligus mengembangkan keterampilan berpikirAdikara Educational Game bertujuan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam berbagai aspek agama, sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Kesimpulan menekankan perlunya peningkatan interaksi guru‑siswa, partisipasi seluruh guru dalam shalat berjamaah, serta penetapan tata tertib yang jelasKesimpulan menekankan perlunya peningkatan interaksi guru‑siswa, partisipasi seluruh guru dalam shalat berjamaah, serta penetapan tata tertib yang jelas
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Hal ini dikarenakan belajar dengan menggunakan media kartu kata lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi guru dengan siswa dalam proses perkembanganHal ini dikarenakan belajar dengan menggunakan media kartu kata lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi guru dengan siswa dalam proses perkembangan