APPISIAPPISI
Tamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaTamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaSektor kuliner terus berkembang melalui inovasi produk dan strategi pemasaran kreatif, yang didukung daya tarik wisata kuliner yang meningkatkan minat wisatawan untuk mencicipi makanan khas daerah. Indonesia memiliki banyak sumber bahan pangan lokal yang potensial, salah satunya adalah nangka muda, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan nabati inovatif meskipun penggunaannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan dimsum dengan isi nangka muda sebagai produk inovatif yang sehat dan bernilai tambah. Metode kuantitatif eksperimen digunakan untuk menguji kualitas dan daya terima masyarakat terhadap dimsum secara objektif dan terukur. Formulasi dimsum melibatkan penggunaan nangka muda, telur, tepung tapioka, dan tepung terigu, melalui serangkaian proses seperti pencucian, perebusan, pencincangan, dan pengukusan. Hasil analisis sensoris menunjukkan bahwa sampel B unggul dalam aroma, rasa, dan penilaian keseluruhan, sementara sampel A memiliki warna terbaik, dan sampel C memiliki tekstur paling baik. Beberapa masalah yang ditemukan dalam penelitian meliputi perubahan warna akibat oksidasi, getah yang mempengaruhi rasa, serta kandungan udara yang tinggi yang dapat memengaruhi tekstur jika tidak ditiriskan dengan baik. Produk dimsum akhir memiliki warna coklat muda, tekstur kenyal, dan diterima secara sensoris sebagai dimsum berkualitas dengan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk kuliner inovatif. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan nangka muda sebagai bahan isian dapat menjadi alternatif yang menarik dalam pengembangan produk olahan tradisional dengan nilai gizi dan daya tarik yang tinggi bagi konsumen.
Penelitian pembuatan dimsum nangka muda diformulasikan menggunakan bahan utama nangka muda, telur, tepung tapioka, dan tepung terigu, dengan perbandingan telur dan teknik cincang kasar serta cincang halus pada nangka muda.Uji organoleptik menunjukkan sampel B paling disukai dengan nilai keseluruhan tertinggi 90%, sedangkan sampel C paling rendah.Produk memiliki warna putih kecoklatan, aroma khas nangka muda muda, dan tekstur kenyal menyerupai serat daging, menandakan nangka muda sebagai bahan baku dimsum berkualitas yang diterima secara sensoris.
Untuk meningkatkan daya tarik visual dan penerimaan konsumen, dimsum nangka muda dapat diperbaiki warnanya dengan teknik pengolahan seperti merebus dengan penambahan bahan seperti garam dan soda kue. Selain itu, untuk memperbaiki tekstur, perlu dipastikan jumlah isian nangka muda yang sesuai agar tekstur dimsum tidak menjadi lembek dan kulitnya tetap mudah untuk dibungkus. Dalam pengembangan rasa, dimsum nangka muda dapat ditambahkan komposisi kaldu dari tulang dan rempah untuk meningkatkan cita rasa agar lebih gurih dan lezat.
| File size | 997.31 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLIPANGKEPPOLIPANGKEP Diversifikasi olahan produk Bandeng merupakan salah satu upaya untuk mencukupi selera dan kebutuhan gizi tubuh masyarakat dalam mengkonsumsi ikan sebagaiDiversifikasi olahan produk Bandeng merupakan salah satu upaya untuk mencukupi selera dan kebutuhan gizi tubuh masyarakat dalam mengkonsumsi ikan sebagai
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Uji organoleptik menunjukkan preferensi panelis terhadap tempe Poso. Metodologi dan temuan penelitian ini menjadi sumber pembelajaran kimia dalam bentukUji organoleptik menunjukkan preferensi panelis terhadap tempe Poso. Metodologi dan temuan penelitian ini menjadi sumber pembelajaran kimia dalam bentuk
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Keterampilan psikomotor dalam uji organoleptik mendapatkan skor tertinggi 100, sedangkan uji TAT mendapatkan skor terendah 85. Penerapan lembar kerja berbasisKeterampilan psikomotor dalam uji organoleptik mendapatkan skor tertinggi 100, sedangkan uji TAT mendapatkan skor terendah 85. Penerapan lembar kerja berbasis
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Penggunan clay mask sebagai perawatan tambahan kulit secara optimal agar dapat mencapai kondisi kulit yang sehat. Senyawa dalam daun pepaya dan bunga telangPenggunan clay mask sebagai perawatan tambahan kulit secara optimal agar dapat mencapai kondisi kulit yang sehat. Senyawa dalam daun pepaya dan bunga telang
UNSOEDUNSOED Hasil menunjukkan bahwa semua sembilan formula memenuhi sebagian besar standar kualitas tabir surya. Namun, panelis lebih menyukai formula tanpa ekstrakHasil menunjukkan bahwa semua sembilan formula memenuhi sebagian besar standar kualitas tabir surya. Namun, panelis lebih menyukai formula tanpa ekstrak
MARANATHAMARANATHA Kadar zat besi tertinggi terdapat pada formula F6. Disimpulkan formula terbaik yang sesuai tujuan penelitian yaitu formula F6 karena mengandung palingKadar zat besi tertinggi terdapat pada formula F6. Disimpulkan formula terbaik yang sesuai tujuan penelitian yaitu formula F6 karena mengandung paling
UNIKSUNIKS Perlakuan terbaik dari penelitian ini pada perlakuan BS3 yaitu substitusi tepung sorgum sebanyak 30%. Substitusi tepung sorgum hingga 40% tidak berpengaruhPerlakuan terbaik dari penelitian ini pada perlakuan BS3 yaitu substitusi tepung sorgum sebanyak 30%. Substitusi tepung sorgum hingga 40% tidak berpengaruh
UPERTISUPERTIS Penambahan tepung wijen meningkatkan kadar kalsium hingga 0,65% pada P3, serta menaikkan kadar air, abu, protein, dan lemak, sementara kadar karbohidratPenambahan tepung wijen meningkatkan kadar kalsium hingga 0,65% pada P3, serta menaikkan kadar air, abu, protein, dan lemak, sementara kadar karbohidrat
Useful /
APPISIAPPISI Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan tepung jali (Coix lacryma-jobi L. ), tepung mocaf (Modified Cassava Flour), dan tepung kedelaiPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan tepung jali (Coix lacryma-jobi L. ), tepung mocaf (Modified Cassava Flour), dan tepung kedelai
ITBITB Penelitian ini berhasil mengukur kepadatan kain tenun dengan rata-rata kesalahan sebesar 0,64% untuk lungsin dan 0,45% untuk pakan. Penelitian ini berhasilPenelitian ini berhasil mengukur kepadatan kain tenun dengan rata-rata kesalahan sebesar 0,64% untuk lungsin dan 0,45% untuk pakan. Penelitian ini berhasil
MARANATHAMARANATHA Metode diagnostik VHB umumnya berbasis molekuler dan serologi, tetapi metode ini memiliki kekurangan terutama di dalam mendeteksi jumlah cccDNA VHB yangMetode diagnostik VHB umumnya berbasis molekuler dan serologi, tetapi metode ini memiliki kekurangan terutama di dalam mendeteksi jumlah cccDNA VHB yang
MARANATHAMARANATHA Pasien rutin mengonsumsi Warfarin. Pada pemeriksaan, pasien memerlukan ekstraksi gigi yang fraktur, restorasi gigi yang karies, dan scaling. Masalah yangPasien rutin mengonsumsi Warfarin. Pada pemeriksaan, pasien memerlukan ekstraksi gigi yang fraktur, restorasi gigi yang karies, dan scaling. Masalah yang