APPISIAPPISI
Tamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaTamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaIndonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan sesuai amanat Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Ketahanan Pangan. Tingginya ketergantungan terhadap impor gandum, yang menempatkan Indonesia sebagai importir terbesar di dunia, mendorong perlunya diversifikasi pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan tepung jali (Coix lacryma-jobi L.), tepung mocaf (Modified Cassava Flour), dan tepung kedelai sebagai bahan baku pembuatan pasta fettucini dengan penambahan ekstrak bayam hijau sebagai pewarna dan penambah nilai gizi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, melibatkan tiga formulasi perbandingan tepung jali dan mocaf yang dikombinasikan dengan tepung kedelai. Uji organoleptik dilakukan terhadap 35 panelis yang terdiri dari panelis terlatih, semi terlatih, dan tidak terlatih untuk menilai aspek warna, aroma, rasa, tekstur, dan penerimaan keseluruhan. Hasil menunjukkan bahwa variasi komposisi tepung berpengaruh signifikan terhadap karakteristik sensoris pasta. Formulasi F2 (50% tepung jali, 50% tepung mocaf, 20% tepung kedelai) memperoleh tingkat penerimaan tertinggi dengan skor rata-rata pada semua parameter berada pada kategori “suka hingga “sangat suka. Penambahan ekstrak bayam hijau tidak hanya memberikan warna alami yang menarik, tetapi juga meningkatkan kandungan zat besi dan serat pangan, sehingga memperkaya nilai gizi produk. Temuan ini menunjukkan potensi kombinasi tepung jali dan mocaf sebagai alternatif bahan baku pasta bebas gluten yang bergizi, mendukung diversifikasi konsumsi pangan lokal, dan mengurangi ketergantungan terhadap gandum impor.
Penelitian pembuatan pasta fettucini berbahan dasar tepung jali, tepung mocaf, dan tepung kedelai dengan tambahan ekstrak bayam hijau menghasilkan formulasi terbaik berupa 50 gram tepung jali, 50 gram tepung mocaf, 20 gram tepung kedelai, 20 gram tepung tapioka, 2 butir telur, dan ekstrak bayam secukupnya.Produk memiliki karakteristik warna hijau alami dari bayam, aroma sedikit asam dari tepung mocaf, serta tekstur yang cenderung rapuh namun agak kenyal karena penggunaan tepung non-gluten dan tapioka.Berdasarkan uji organoleptik, panelis lebih menyukai sampel B (perbandingan 50% tepung jali dan 50% tepung mocaf), terutama pada aspek aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan.Dengan demikian, sampel B dinyatakan sebagai formulasi yang paling diterima masyarakat.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk fokus pada pengembangan inovasi produk dengan membuat varian bentuk pasta lain seperti farfalle, lasagna, atau ravioli menggunakan bahan dasar yang sama. Selain itu, perlu diperhatikan kembali perbandingan gramasi tepung yang digunakan untuk menghasilkan tekstur yang lebih menyerupai pasta pada umumnya. Dalam menjaga bentuk pasta agar tidak menggumpal, disarankan menggunakan minyak sayur dalam jumlah lebih banyak saat proses perebusan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan ekstrak bayam hijau dalam jumlah lebih banyak untuk meningkatkan warna pasta dan nilai gizinya.
- Pemanfaatan dan Prospek Serealia Minor Jali (Coix Lacryma-Jobi L.) dalam Pembuatan Kuliner untuk Pengembangan... doi.org/10.35799/vivabio.3.2.2021.34113?utm_source=chatgpt.comPemanfaatan dan Prospek Serealia Minor Jali Coix Lacryma Jobi L dalam Pembuatan Kuliner untuk Pengembangan doi 10 35799 vivabio 3 2 2021 34113 utm source chatgpt
- Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impor Gandum Indonesia | JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan... doi.org/10.35870/jemsi.v9i6.1608?utm_source=chatgpt.comAnalisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Impor Gandum Indonesia JEMSI Jurnal Ekonomi Manajemen dan doi 10 35870 jemsi v9i6 1608 utm source chatgpt
- Pemanfaatan Tepung Jali, Tepung Mocaf, dan Tepung Kedelai sebagai Bahan Baku Pembuatan Pasta Fettucini... doi.org/10.62383/tamasya.v2i3.618Pemanfaatan Tepung Jali Tepung Mocaf dan Tepung Kedelai sebagai Bahan Baku Pembuatan Pasta Fettucini doi 10 62383 tamasya v2i3 618
| File size | 922.34 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Bioplastik ini memiliki nilai degradasi 43%, kekuatan tarik 0,54 Mpa, dan elongasi 15,33%. Uji FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi (C=C), (CO), (CH),Bioplastik ini memiliki nilai degradasi 43%, kekuatan tarik 0,54 Mpa, dan elongasi 15,33%. Uji FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi (C=C), (CO), (CH),
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Kandungan lemak tertinggi ditemukan pada F2 sebesar 21,69%. Formulasi terbaik diperoleh pada F3 (50% TBD:50% TM) karena memiliki komposisi gizi yang seimbangKandungan lemak tertinggi ditemukan pada F2 sebesar 21,69%. Formulasi terbaik diperoleh pada F3 (50% TBD:50% TM) karena memiliki komposisi gizi yang seimbang
IPBIPB Perbandingan komposisi kulit pisang:tepung tapioka:gliserol adalah 1:10:7,5 (sampel A) dan 1:13:11,25 (sampel B), sedangkan perbandingan limbah nasi:tepungPerbandingan komposisi kulit pisang:tepung tapioka:gliserol adalah 1:10:7,5 (sampel A) dan 1:13:11,25 (sampel B), sedangkan perbandingan limbah nasi:tepung
UNPUNP Temuan ini menegaskan potensi papan partikel berbasis Nipah sebagai alternatif untuk industri mebel. Papan partikel berbasis Nipah dengan konsentrasi 40%Temuan ini menegaskan potensi papan partikel berbasis Nipah sebagai alternatif untuk industri mebel. Papan partikel berbasis Nipah dengan konsentrasi 40%
UNIKSUNIKS Tandan kosong kelapa sawit adalah suatu produk sampling berupa padatan dari industri pengolahan kelapa sawit, penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruhTandan kosong kelapa sawit adalah suatu produk sampling berupa padatan dari industri pengolahan kelapa sawit, penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh
UNIKSUNIKS Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan ADF, NDF, Selulosa, Hemiselulosa, dan Lignin pelepah sawit dengan berbagai taraf penambahan bahan aditifPenelitian ini bertujuan mengetahui kandungan ADF, NDF, Selulosa, Hemiselulosa, dan Lignin pelepah sawit dengan berbagai taraf penambahan bahan aditif
UNIKSUNIKS Penelitian ini dilaksanakan di Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, selama empat bulan (April-Juli). Metode penelitian yang digunakanPenelitian ini dilaksanakan di Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, selama empat bulan (April-Juli). Metode penelitian yang digunakan
UNIKSUNIKS Metode yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non‑faktorial dengan tujuh perlakuan dan tiga ulangan, menghasilkan 21 unit percobaan. PerlakuanMetode yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non‑faktorial dengan tujuh perlakuan dan tiga ulangan, menghasilkan 21 unit percobaan. Perlakuan
Useful /
APPISIAPPISI Penelitian ini dilakukan di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung oleh metode pengumpulanPenelitian ini dilakukan di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung oleh metode pengumpulan
STEKOMSTEKOM Kajian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ekspektasi kinerja, pengaruh sosial, dan kondisi pendukung berpengaruh signifikan terhadap perilakuKajian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ekspektasi kinerja, pengaruh sosial, dan kondisi pendukung berpengaruh signifikan terhadap perilaku
UMBUMB Hasil simulasi dan pengujian menunjukkan bahwa karakteristik panel PV yang diuji pada kondisi standar (STC) memenuhi persyaratan dan tiga jenis saklarHasil simulasi dan pengujian menunjukkan bahwa karakteristik panel PV yang diuji pada kondisi standar (STC) memenuhi persyaratan dan tiga jenis saklar
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kedua aspek pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Model pembelajaran berbasisHasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kedua aspek pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Model pembelajaran berbasis