ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES
Acta Medica IndonesianaActa Medica IndonesianaStunting pada anak merupakan masalah gizi yang cukup signifikan di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Stunting dapat memengaruhi perkembangan otak dan fungsi kognitif. Beberapa studi menyebutkan bahwa stunting juga meningkatkan risiko kejadian obesitas saat dewasa dan hal ini berkaitan dengan pengaruhnya pada efisiensi metabolik. Anak-anak yang mengalami stunting memiliki resting energy expenditure yang lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengalami stunting. Anak dengan stunting juga memiliki respiratory quotient yang lebih tinggi dimana hal ini menandakan tingginya penggunaan karbohidrat sebagai sumber energi dibandingkan dengan penggunaan lemak. Mekanisme inilah yang diperkirakan memperantarai hubungan antara stunting dengan obesitas yaitu rendahnya oksidasi lemak serta kecenderungan yang lebih tinggi untuk menyimpan lemak.
Dalam kesimpulan, penulis mendukung ide bahwa anak yang mengalami stunting memiliki risiko lebih tinggi terhadap obesitas di masa dewasa.Hal ini disebabkan oleh perubahan sifat metabolik yang cenderung menyimpan lemak dan tidak menggunakan lemak sebagai sumber energi.Ghrelin diduga berperan dalam sifat metabolik ini karena adanya gangguan konsentrasi ghrelin pada anak stunting.Gangguan sensitivitas ghrelin terkait dengan polimorfisme gen GHSR, dan karena itu, gen ini dapat menjelaskan hubungan antara stunting pada masa kecil dengan obesitas di masa dewasa.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis polimorfisme gen GHSR pada populasi berbeda untuk memahami peran spesifiknya dalam pertumbuhan dan obesitas. Selain itu, perlu dikaji mekanisme detail bagaimana ghrelin memengaruhi oksidasi lemak dan penyimpanan energi pada anak stunting. Terakhir, pengembangan intervensi berbasis target reseptor ghrelin atau modifikasi jalur metabolik dapat dieksplorasi sebagai strategi pencegahan obesitas pada populasi stunting.
| File size | 389.3 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ESC IDESC ID 594 indicates that these three variables explain 59. 4% of the variation in employee performance. This study concludes that improving facilities, employee594 indicates that these three variables explain 59. 4% of the variation in employee performance. This study concludes that improving facilities, employee
ESC IDESC ID Analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas, serta regresi berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.Analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas, serta regresi berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.
ESC IDESC ID The results of the study indicate that Job Competence, Workload, and Reward System have a positive and significant effect on Employee Performance, bothThe results of the study indicate that Job Competence, Workload, and Reward System have a positive and significant effect on Employee Performance, both
ESC IDESC ID Data analysis was performed using multiple linear regression in IBM SPSS. Partial testing results indicate that work discipline, competence, and employeeData analysis was performed using multiple linear regression in IBM SPSS. Partial testing results indicate that work discipline, competence, and employee
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA However, the results of the pre-survey and data from the FKG USU Sub-HRD for the 2023–2024 period indicate that the performance of educational staffHowever, the results of the pre-survey and data from the FKG USU Sub-HRD for the 2023–2024 period indicate that the performance of educational staff
UGMUGM Semua senyawa diuji melalui analisis ADMET, kesesuaian obat, bioaktivitas, oral bioavailabilitas, dan PASS. Hasil simulasi docking dan analisis kimia komputasiSemua senyawa diuji melalui analisis ADMET, kesesuaian obat, bioaktivitas, oral bioavailabilitas, dan PASS. Hasil simulasi docking dan analisis kimia komputasi
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Hasil: PKV berhubungan dengan pekerjaan; pekerja white collar berisiko 1. 6 kali terdiagnosis PKV dibandingkan dengan pekerja blue collar. Namun, pekerjaHasil: PKV berhubungan dengan pekerjaan; pekerja white collar berisiko 1. 6 kali terdiagnosis PKV dibandingkan dengan pekerja blue collar. Namun, pekerja
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Patofisiologi mengenai tumpang tindihnya penyakit tersebut belum sepenuhnya diketahui. Hal ini menyebabkan adanya tantangan tersendiri dalam tatalaksanaPatofisiologi mengenai tumpang tindihnya penyakit tersebut belum sepenuhnya diketahui. Hal ini menyebabkan adanya tantangan tersendiri dalam tatalaksana
Useful /
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek IndonesiaPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Kebijakan Pendidikan Nasional (NEP) 2020 menandai perubahan transformatif menuju pendidikan yang holistik, pengalaman, dan berbasis budaya di India. KebijakanKebijakan Pendidikan Nasional (NEP) 2020 menandai perubahan transformatif menuju pendidikan yang holistik, pengalaman, dan berbasis budaya di India. Kebijakan
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Selain efikasi fungsionalnya, pemanfaatan produk sampingan ini juga mendorong keberlanjutan dengan mengurangi limbah dari industri minyak esensial danSelain efikasi fungsionalnya, pemanfaatan produk sampingan ini juga mendorong keberlanjutan dengan mengurangi limbah dari industri minyak esensial dan
UGMUGM ) in which the meat has not been formed yet, and its shell is consumed as a salad by the Acehnese people. This study aims to determine the phytochemicals,) in which the meat has not been formed yet, and its shell is consumed as a salad by the Acehnese people. This study aims to determine the phytochemicals,