JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
JURNAL BANUA OGE TADULAKOJURNAL BANUA OGE TADULAKOPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis angka siswa kelas dua melalui penerapan media kartu angka. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas dua SD Inpres 1 Talise. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah pencapaian 80% siswa yang tuntas yang menunjukkan peningkatan yang baik dalam keterampilan menulis angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media kartu angka secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis angka siswa. Pada tahap prasiklus, rata-rata keterampilan menulis angka siswa hanya mencapai 45%. Setelah penerapan kartu angka pada Siklus I, rata-rata keterampilan menulis angka meningkat menjadi 70%. Peningkatan lebih lanjut terjadi pada Siklus II, dengan rata-rata keterampilan menulis angka siswa mencapai 90%. Setiap indikator keterampilan menulis angka menunjukkan peningkatan yang konsisten dari tahap prasiklus hingga Siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan media kartu angka dapat meningkatkan keterampilan menulis angka siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merekomendasikan agar guru lebih sering menggunakan kartu angka dalam proses pembelajaran, dan sekolah memberikan dukungan yang memadai untuk implementasi media.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media kartu angka secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis angka siswa.Rata-rata keterampilan menulis angka siswa meningkat dari 47% pada tahap prasiklus menjadi 71% pada Siklus I, dan mencapai 91% pada Siklus II.Peningkatan ini menunjukkan bahwa media kartu angka efektif dalam membantu siswa memahami konsep angka, meningkatkan ketepatan dalam menulis angka, dan menjadikan pembelajaran matematika lebih mudah dipahami.Dengan demikian, penggunaan media kartu angka yang lebih inovatif dan menarik, serta pemberian bimbingan yang lebih sistematis, mampu membantu siswa menguasai keterampilan dasar matematika.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan kartu angka terhadap keterampilan menulis angka siswa, termasuk pengaruhnya terhadap kemampuan numerasi secara keseluruhan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan kartu angka dengan strategi pembelajaran lain yang inovatif, seperti pendekatan kontekstual atau pembelajaran berbasis proyek, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas penggunaan kartu angka pada kelompok siswa dengan karakteristik yang berbeda, seperti siswa dengan kesulitan belajar atau siswa dengan latar belakang pendidikan yang beragam, untuk mengidentifikasi strategi adaptasi yang tepat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi kartu angka sebagai media pembelajaran yang efektif dan inklusif dalam meningkatkan keterampilan menulis angka siswa.
- Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK): Panduan Praktis untuk Guru dan Mahasiswa di Institusi Pendidikan... doi.org/10.47134/ptk.v1i4.821Metode Penelitian Tindakan Kelas PTK Panduan Praktis untuk Guru dan Mahasiswa di Institusi Pendidikan doi 10 47134 ptk v1i4 821
- PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG BERMAKNA MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI KOGNITIVISME | Al-Irsyad Journal of... doi.org/10.58917/ijme.v2i2.67PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG BERMAKNA MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI KOGNITIVISME Al Irsyad Journal of doi 10 58917 ijme v2i2 67
- Media Puzzel Kartu Angka Meningkatkan Kemampuan Operasi Pengurangan bagi Anak Diskalkulia | Jurnal Pendidikan... doi.org/10.24036/jpkk.v2i1.93Media Puzzel Kartu Angka Meningkatkan Kemampuan Operasi Pengurangan bagi Anak Diskalkulia Jurnal Pendidikan doi 10 24036 jpkk v2i1 93
| File size | 530.54 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Kesulitan belajar atau learning disability disebut dengan istilah lain learning disorder atau learning difficulty adalah suatu kelainan yang membuat individuKesulitan belajar atau learning disability disebut dengan istilah lain learning disorder atau learning difficulty adalah suatu kelainan yang membuat individu
JBASICJBASIC Pemahaman konsep bangun ruang pada siswa sekolah dasar masih terbatas karena pengalaman belajar konkret belum berlangsung secara optimal. Penelitian iniPemahaman konsep bangun ruang pada siswa sekolah dasar masih terbatas karena pengalaman belajar konkret belum berlangsung secara optimal. Penelitian ini
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Peningkatan ini terlihat dari kenaikan aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran, serta peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa dariPeningkatan ini terlihat dari kenaikan aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran, serta peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa dari
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan permasalahan membaca yang dihadapi siswa dan upaya guru untuk menyelesaikannya. Metode yang diterapkan dalamPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan permasalahan membaca yang dihadapi siswa dan upaya guru untuk menyelesaikannya. Metode yang diterapkan dalam
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Sebagai contoh, dalam pelajaran IPA, guru dapat menggunakan gambar siklus air untuk menjelaskan proses evaporasi dan kondensasi. Dalam pelajaran BahasaSebagai contoh, dalam pelajaran IPA, guru dapat menggunakan gambar siklus air untuk menjelaskan proses evaporasi dan kondensasi. Dalam pelajaran Bahasa
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kendala utama meliputi kurangnya dukungan dan kolaborasi dari rekan kerja. Selain itu, keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program dan lingkungan yangKendala utama meliputi kurangnya dukungan dan kolaborasi dari rekan kerja. Selain itu, keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program dan lingkungan yang
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik.mereka mengatakan bahwa ini karena mereka menggunakan media yang tidakSiswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik.mereka mengatakan bahwa ini karena mereka menggunakan media yang tidak
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Hasil FGD menunjukkan bahwa model pembelajaran matematika berbasis prinsip layanan bimbingan dan konseling memiliki potensi besar untuk diimplementasikanHasil FGD menunjukkan bahwa model pembelajaran matematika berbasis prinsip layanan bimbingan dan konseling memiliki potensi besar untuk diimplementasikan
Useful /
JBASICJBASIC Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesantrian, dan pembina HW. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesantrian, dan pembina HW. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
JBASICJBASIC Secara praktis, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Deep Learning di kelas memerlukan guru untuk merancang tugas yang autentik dan berpusat padaSecara praktis, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Deep Learning di kelas memerlukan guru untuk merancang tugas yang autentik dan berpusat pada
JBASICJBASIC Temuan ini menegaskan efektivitas metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan ilmiah, berpikir kritis dan motivasi belajar. SecaraTemuan ini menegaskan efektivitas metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan ilmiah, berpikir kritis dan motivasi belajar. Secara
STBISTBI Kekerasan majikan terhadap ART berakar pada struktur kuasa domestik yang terinternalisasi dalam habitus sosial, sehingga korban sering menjadi penerimaKekerasan majikan terhadap ART berakar pada struktur kuasa domestik yang terinternalisasi dalam habitus sosial, sehingga korban sering menjadi penerima