STIKBARSTIKBAR

Public Health of IndonesiaPublic Health of Indonesia

Latar Belakang: Peningkatan angka kelahiran sesar menjadi perhatian di negara berkembang. Meskipun seksio sesarea adalah intervensi bedah penyelamat jiwa, peningkatan angka tersebut telah menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan bagi ibu dan bayi baru lahir. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi, indikasi, dan hasil dari kelahiran sesar di Rumah Sakit Jugal, negara bagian regional Harari, Ethiopia. Metode: Studi cross-sectional review rekam medis berbasis rumah sakit dilakukan di Rumah Sakit Jugal, Harar, Ethiopia dari 1 September 2015 hingga 1 September 2019. Pengumpul data terlatih dan peneliti utama mengumpulkan data menggunakan format ekstraksi yang telah diuji sebelumnya. Setelah memeriksa format ekstraksi yang telah diisi untuk kelengkapannya, data dimasukkan, dibersihkan, dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS Versi 20. Hasil: Dalam waktu lima tahun (2015-2019), terdapat 6.111 persalinan, di antaranya 1.817 dilakukan dengan seksio sesarea yang memberikan angka keseluruhan sebesar 29,7%. Indikasi paling umum untuk seksio sesarea adalah Disproporsi Sefalo-Pelvis (DSP) 323 (17,78%) diikuti oleh distress janin 292 (16,07%) dan indikasi terkecil adalah pre-eklampsia 9 (0,5%) dan penyebab utama kematian prenatal adalah asfiksia lahir 38% diikuti oleh prematuritas 34%. Kesimpulan: Dalam penelitian ini, terdapat peningkatan yang stabil dalam angka kelahiran sesar dalam waktu lima tahun, angka keseluruhan C-section di Rumah Sakit Jugal adalah 29,7%. Angka ini lebih tinggi dari standar Organisasi Kesehatan Dunia. Kebijakan dan upaya yang bertujuan untuk mengurangi seksio sesarea yang tidak perlu harus dipromosikan dan diterapkan di setiap fasilitas kesehatan.

Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang stabil dalam angka kelahiran sesar selama lima tahun terakhir.Angka keseluruhan seksio sesarea di Rumah Sakit Jugal adalah 29,7%, yang lebih tinggi dari standar Organisasi Kesehatan Dunia.Oleh karena itu, diperlukan kebijakan dan upaya yang dipromosikan dan diterapkan di setiap fasilitas kesehatan untuk mengurangi seksio sesarea yang tidak perlu.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman ibu mengenai keputusan untuk melakukan seksio sesarea, termasuk faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi pilihan tersebut. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan hasil kehamilan dan persalinan antara ibu yang melahirkan secara normal dan ibu yang melahirkan melalui seksio sesarea, dengan mempertimbangkan berbagai indikator kesehatan ibu dan bayi. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas strategi-strategi yang bertujuan untuk mengurangi angka seksio sesarea yang tidak perlu, seperti peningkatan edukasi kepada ibu hamil mengenai manfaat persalinan normal, pelatihan keterampilan persalinan bagi tenaga kesehatan, dan penerapan protokol klinis yang ketat untuk indikasi seksio sesarea. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi angka seksio sesarea dan membantu dalam pengembangan strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Ethiopia.

  1. PREVALENCE AND INDICATION AND OUTCOME OF CESAREAN SECTION IN JUGAL HOSPITAL, HARARI REGIONAL STATE, ETHIOPIA,... stikbar.org/ycabpublisher/index.php/PHI/article/view/296PREVALENCE AND INDICATION AND OUTCOME OF CESAREAN SECTION IN JUGAL HOSPITAL HARARI REGIONAL STATE ETHIOPIA stikbar ycabpublisher index php PHI article view 296
Read online
File size314.58 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test