STIKBARSTIKBAR

Public Health of IndonesiaPublic Health of Indonesia

Latar belakang: Di seluruh dunia, lebih dari 20 juta bayi lahir dengan berat badan lahir rendah setiap tahunnya, dengan insiden 15 hingga 20%, sebagian besar terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dan 95,6% terjadi di negara-negara berkembang. Estimasi regional adalah 28% di Asia Selatan, 13% di Afrika Sub-Sahara, dan 13% di negara-negara paling tidak berkembang. Tujuan: Untuk menilai faktor-faktor yang berhubungan dengan berat badan lahir rendah pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Jugal, Negara Bagian Harari, Ethiopia. Metode: Studi cross-sectional dilakukan pada bayi baru lahir di rumah sakit Jugal, Ethiopia dari 1 Juni hingga 10 Juli 2019. Teknik pengambilan sampel acak sistematis digunakan untuk memilih subjek penelitian. Analisis regresi logistik multivariat digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan berat badan lahir rendah pada bayi baru lahir. Hasil: Tingkat berat badan lahir rendah adalah 19,53%. Wanita yang memiliki riwayat berat badan lahir rendah sebelumnya memiliki odds ratio 5,21 kali lebih tinggi untuk melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah dibandingkan dengan rekan-rekan mereka [AOR = 5,21, 95% CI: (1,5-14,2)], dan wanita hamil yang melahirkan sebelum usia kehamilan 37 minggu memiliki odds ratio 4,8 kali lebih tinggi untuk melahirkan neonatus dengan berat badan lahir rendah dibandingkan dengan mereka yang melahirkan pada aterm [AOR = 4,8, 95% CI: (1,3-10,4)]. Kesimpulan: Prevalensi berat badan lahir rendah di Harar, Rumah Sakit Jugal adalah 19,53%. Berat badan lahir rendah dalam kehamilan sebelumnya dan usia kehamilan <37 minggu, menunjukkan hubungan signifikan dengan berat badan neonatus.

Prevalensi berat badan lahir rendah di Rumah Sakit Jugal, Harar, adalah 19,53%.Berat badan lahir rendah pada kehamilan sebelumnya dan usia kehamilan kurang dari 37 minggu menunjukkan hubungan signifikan dengan berat badan neonatus.Organisasi pemerintah dan non-pemerintah yang bekerja di bidang kesehatan ibu dan anak harus fokus pada faktor-faktor yang teridentifikasi untuk mengatasi masalah berat badan lahir.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi intervensi yang ditargetkan untuk mengurangi prevalensi berat badan lahir rendah di Ethiopia, khususnya dengan mempertimbangkan faktor risiko yang teridentifikasi dalam penelitian ini. Sebagai contoh, studi intervensi yang berfokus pada peningkatan nutrisi ibu dan perawatan antenatal yang berkualitas dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan berat badan lahir. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam persepsi dan praktik masyarakat terkait faktor-faktor yang mempengaruhi berat badan lahir, yang dapat membantu dalam merancang program kesehatan yang lebih efektif dan sesuai budaya. Terakhir, studi longitudinal diperlukan untuk melacak dampak berat badan lahir rendah terhadap perkembangan anak jangka panjang, termasuk perkembangan kognitif dan kesehatan fisik, sehingga dapat memberikan dasar yang kuat untuk kebijakan dan program kesehatan yang komprehensif.

  1. FACTORS ASSOCIATED WITH LOW BIRTH WEIGHT AMONG NEWBORNS IN ETHIOPIA | Public Health of Indonesia. factors... stikbar.org/ycabpublisher/index.php/PHI/article/view/319FACTORS ASSOCIATED WITH LOW BIRTH WEIGHT AMONG NEWBORNS IN ETHIOPIA Public Health of Indonesia factors stikbar ycabpublisher index php PHI article view 319
Read online
File size315.09 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test