POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

International Conference on Multidisciplinary Approaches in Health ScienceInternational Conference on Multidisciplinary Approaches in Health Science

Pendidikan dapat diperoleh melalui pembelajaran formal dan informal, di institusi formal seperti sekolah. Penyakit ini disebabkan oleh virus rabies yang ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies seperti anjing, kucing, dan monyet. Penelitian ini menggunakan desain Pra-Eksperimen yaitu One-Group Pre-Post-Test. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan media gambar sebelum dan sesudah terhadap partisipasi siswa sekolah dasar dalam program pencegahan rabies di Kota Denpasar. Penelitian ini berlangsung di 6 (enam) sekolah dasar dengan total 360 siswa kelas lima sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa sekolah dasar sebelum menggunakan media gambar memperoleh skor baik sebanyak 212 orang (58,9%), sedangkan kurang sebanyak 21 orang (5,8%). Sikap siswa sekolah dasar sebelum menggunakan media gambar memperoleh skor baik sebanyak 233 orang (64,7%), sedangkan kurang sebanyak 5 orang (1,4%). Tingkat partisipasi siswa sekolah dasar yang memperoleh skor baik adalah 152 (42,2%) orang, sedangkan yang kurang 72 (20%) orang karena siswa tersebut tidak memiliki dan tidak memelihara anjing. Hasil kategori setelah mendapatkan perlakuan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa memperoleh skor baik sebanyak 304 (84,4%) orang, sedangkan kurang sebanyak 5 (1,4%) orang. Sikap siswa memperoleh skor baik sebanyak 309 (85,8%) orang, kurang sebanyak 3 (0,8%) orang. Tingkat skor baik adalah 270 (75%) orang, sedangkan kurang sebanyak 40 (11,1%) orang. Disimpulkan bahwa hasil analisis Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon dalam kelompok sampel ditemukan bahwa metode pengajaran menggunakan media gambar secara efektif mempengaruhi tingkat pengetahuan, sikap, dan partisipasi siswa dalam program pencegahan rabies di Kota Denpasar.

Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media gambar berpengaruh signifikan terhadap partisipasi siswa sekolah dasar dalam program pencegahan rabies di Kota Denpasar sebelum dan sesudah intervensi.Sebelum penggunaan media gambar, tingkat pengetahuan siswa menunjukkan skor baik pada 212 siswa (58,9%), sikap baik pada 233 siswa (64,7%), dan partisipasi baik pada 152 siswa (42,2%).Setelah penggunaan media gambar, terjadi peningkatan signifikan menjadi 304 siswa (84,4%) untuk pengetahuan, 309 siswa (85,8%) untuk sikap, dan 270 siswa (75%) untuk partisipasi.Oleh karena itu, penggunaan media gambar efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan partisipasi siswa dalam program pencegahan rabies.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mengeksplorasi efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis teknologi digital, seperti aplikasi atau video animasi, dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang rabies dan mendorong perilaku pencegahan yang lebih proaktif. Selain itu, penting untuk meneliti pengaruh faktor sosial budaya dan lingkungan keluarga terhadap partisipasi siswa dalam program pencegahan rabies, sehingga intervensi dapat disesuaikan dengan konteks lokal. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode penyuluhan rabies, termasuk penggunaan media gambar, ceramah, dan simulasi, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Read online
File size231.67 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test