STIKBARSTIKBAR
Public Health of IndonesiaPublic Health of IndonesiaLatar belakang: Harapan hidup yang lebih panjang di Indonesia menjadi pertanda bagi pemerintah untuk meningkatkan berbagai program bagi lansia demi kesejahteraan dan kualitas hidup yang lebih baik. Layanan Kesehatan Lansia (Posyandu Lansia) yang berjalan baik akan memberikan kemudahan bagi lansia dalam mengakses layanan kesehatan dasar untuk menjaga dan mengoptimalkan kualitas hidup mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepercayaan terhadap kesehatan dan dukungan keluarga terhadap partisipasi lansia dalam Posyandu Lansia. Metode: Penelitian korelasional ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional terhadap 30 lansia yang dipilih secara purposif. Model Perilaku Kesehatan (HBM) digunakan sebagai kerangka penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis dengan statistik univariat, Chi-square, dan regresi logistik. Hasil: Hasil menunjukkan adanya hubungan antara kepercayaan kesehatan, khususnya kerentanan yang dirasakan (p = 0,048) dan manfaat yang dirasakan (p = 0,030), serta dukungan keluarga terhadap partisipasi lansia dalam Posyandu Lansia. Kesimpulan: Sangat penting bagi puskesmas untuk memantau dan mendekati keluarga lansia yang jarang menghadiri Posyandu Lansia guna meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka.
Penelitian ini memberikan data berbasis bukti bagi institusi terkait, khususnya tenaga kesehatan, mengenai kepercayaan lansia terhadap kesehatan dan pentingnya dukungan keluarga sebagai faktor yang memengaruhi partisipasi aktif lansia dalam Posyandu.Meskipun demikian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut secara komprehensif dan mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi lansia dalam Posyandu menggunakan metode kualitatif.Selain itu, karena masih terdapat lansia yang enggan mengikuti program, penting bagi puskesmas untuk melakukan pendekatan kepada lansia dan keluarganya guna meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup lansia.
Pertama, perlu diteliti mengapa sebagian lansia meskipun merasa rentan terhadap penyakit tetap enggan berpartisipasi dalam Posyandu Lansia, apakah ada hambatan struktural, psikologis, atau sosial yang lebih dalam di luar persepsi manfaat dan dukungan keluarga. Kedua, penting untuk menggali pengalaman dan persepsi keluarga secara mendalam melalui studi kualitatif mengenai bagaimana mereka memahami peran mereka dalam mendukung kesehatan lansia dan apa saja kendala yang mereka hadapi dalam memberikan dukungan tersebut. Ketiga, disarankan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang menggabungkan pendekatan Model Perilaku Kesehatan dan penguatan dukungan keluarga dalam meningkatkan keberlanjutan partisipasi lansia di Posyandu Lansia melalui studi kohort atau uji coba kelompok yang mencakup berbagai wilayah di Indonesia, sehingga diperoleh model pendekatan yang lebih holistik dan dapat direplikasi secara luas.
- DOI Name 10.1177 Values. name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston... doi.org/10.1177DOI Name 10 1177 Values name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston doi 10 1177
- Literature Review : Determinant Factors Of Elderly Participation To Posbindu In Indonesia | Fitriani... doi.org/10.52643/joaf.v1i1.1687Literature Review Determinant Factors Of Elderly Participation To Posbindu In Indonesia Fitriani doi 10 52643 joaf v1i1 1687
- Motivation of Health Cadres in Stunting Prevention | JMDH. motivation health cadres stunting prevention... dovepress.com/factors-affecting-the-knowledge-and-motivation-of-health-cadres-in-stu-peer-reviewed-fulltext-article-JMDHMotivation of Health Cadres in Stunting Prevention JMDH motivation health cadres stunting prevention dovepress factors affecting the knowledge and motivation of health cadres in stu peer reviewed fulltext article JMDH
- The correlation between health beliefs and family support on the elderly’s participation in the... stikbar.org/ycabpublisher/index.php/PHI/article/view/585The correlation between health beliefs and family support on the elderlyAos participation in the stikbar ycabpublisher index php PHI article view 585
| File size | 253.61 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Untuk menjamin mutu pelayanan kesehatan, pemerintah menetapkan standar melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis PemenuhanUntuk menjamin mutu pelayanan kesehatan, pemerintah menetapkan standar melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis Pemenuhan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Mayoritas balita di Desa Bilungala Utara memiliki status gizi normal (92,9%), meskipun masih ditemukan kasus stunting (2,9%), gizi kurang (2,9%), dan giziMayoritas balita di Desa Bilungala Utara memiliki status gizi normal (92,9%), meskipun masih ditemukan kasus stunting (2,9%), gizi kurang (2,9%), dan gizi
UMKUUMKU Model intervensi dan media edukasi ini dapat dikembangkan oleh fasilitas pelayanan Kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memilikiModel intervensi dan media edukasi ini dapat dikembangkan oleh fasilitas pelayanan Kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Rendahnya tingkat daur ulang dan kesadaran masyarakat menyebabkan volume sampah rumah tangga terus meningkat. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UniversitasRendahnya tingkat daur ulang dan kesadaran masyarakat menyebabkan volume sampah rumah tangga terus meningkat. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Edukasi kesehatan mata dan rujukan di berikan kepada peserta dengan gangguan penglihatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran Masyarakat, di manaEdukasi kesehatan mata dan rujukan di berikan kepada peserta dengan gangguan penglihatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran Masyarakat, di mana
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam peningkatan nafsu makan pada balita gizi kurang umur 2-5 tahun dengan tuina massage dan pemberian carica papayaKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam peningkatan nafsu makan pada balita gizi kurang umur 2-5 tahun dengan tuina massage dan pemberian carica papaya
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Selain itu, pelatihan diberikan kepada kader posyandu dan tenaga kesehatan lokal untuk mendukung penyebaran informasi dan pemantauan kesehatan anak-anak.Selain itu, pelatihan diberikan kepada kader posyandu dan tenaga kesehatan lokal untuk mendukung penyebaran informasi dan pemantauan kesehatan anak-anak.
UPERTISUPERTIS Salah satu masalah yang muncul akibat stroke adalah gangguan menelan atau disfagia. Menurut World Stroke Academy Learning Modules (2012), prevalensi disfagiaSalah satu masalah yang muncul akibat stroke adalah gangguan menelan atau disfagia. Menurut World Stroke Academy Learning Modules (2012), prevalensi disfagia
Useful /
UPERTISUPERTIS Analisis statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p ≤ 0,05), sehingga terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan pemanfaatan posyandu lansia.Analisis statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p ≤ 0,05), sehingga terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan pemanfaatan posyandu lansia.
UPERTISUPERTIS Hasilnya, substitusi 10 g tepung kedelai (kode sampel 376) menjadi formulasi terbaik berdasarkan uji hedonik rasa, tekstur, dan mutu hedonik, dengan kadarHasilnya, substitusi 10 g tepung kedelai (kode sampel 376) menjadi formulasi terbaik berdasarkan uji hedonik rasa, tekstur, dan mutu hedonik, dengan kadar
UMAUMA Kantor tata usaha bagian umum merupakan ujung tombak pemerintah daerah yang berhadapan langsung dengan publik dan harus dilaksanakan secara berdaya gunaKantor tata usaha bagian umum merupakan ujung tombak pemerintah daerah yang berhadapan langsung dengan publik dan harus dilaksanakan secara berdaya guna
UMAUMA Sedangkan pelayanan dibidang olahraga yang dilakukan oleh pihak pengelola terhadap anak jalanan masih belum efektif. Keterbatasan fasilitas dan perlengkapanSedangkan pelayanan dibidang olahraga yang dilakukan oleh pihak pengelola terhadap anak jalanan masih belum efektif. Keterbatasan fasilitas dan perlengkapan