UNARUNAR
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal lebih dari, 38° C) akibat suatu proses ekstra kranial, biasanya terjadi antara umur 3 bulan dan 5 tahun. Water tepid sponge proses kompres hangat yang diberikan kepada pasien yang sedang demam tinggi tujuannya untuk menurunkan suhu tubuh yang meningkat. Penelitian ini memilik tujuan untuk Mencegah Masalah Hipertemia Pada Anak yang Mengalamni Kejang Deman Dengan Kombinasi Water Tepid Sponge Dan Pemberian Obat Antipiretik Di Ruang Kaswari RSUD Wangaya Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan studi kasus dengan jumlah sampel 1 pasien. Dari hasil implementasi yang dilakukan kepada pasien dengan 3-4 kali peetemuan dan diberikan implementasi selama 10 menit didapatkan penurunan suhu tubuh pada anak setelah diberikan kompres dengan kompres Water tepid sponge. Intervensi yang diberikan pada masalah Hipertemia Pada Anak Yang Mengalami Kejang Demam adalah memonitor suhu tubuh dan memberikan obat oral serta melakukan kompres hangat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi water tepid sponge dan pemberian obat antipiretik efektif dalam menurunkan suhu tubuh anak dengan hipertemia akibat kejang demam.Intervensi yang dilakukan mampu mengatasi masalah hipertermia dengan memantau suhu tubuh, memberikan obat oral, dan melakukan kompres hangat.Implementasi dilakukan selama 3-4 kali pertemuan dengan durasi 10 menit per sesi, sehingga suhu tubuh pasien menurun dan tidak mengalami kejang lagi.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas kombinasi water tepid sponge dan obat antipiretik pada sampel yang lebih besar untuk memvalidasi hasil penelitian ini. Selain itu, peneliti dapat membandingkan jenis obat antipiretik yang berbeda dalam kombinasi dengan water tepid sponge untuk menentukan metode terbaik. Studi juga diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap frekuensi dan keparahan kejang demam pada anak.
- DOI Name 10.2671 Values. doi name values index type timestamp data hs admin 45z handle na create hdl... doi.org/10.2671DOI Name 10 2671 Values doi name values index type timestamp data hs admin 45z handle na create hdl doi 10 2671
- Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Demam Dengan Water Tepid Sponge Di Puskesmas Pringsurat Kabupaten Temanggung... jurnal.unimus.ac.id/index.php/HNCA/article/view/10989Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Demam Dengan Water Tepid Sponge Di Puskesmas Pringsurat Kabupaten Temanggung jurnal unimus ac index php HNCA article view 10989
| File size | 147.62 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Instrumen yang digunakan adalah skala HARS dan SOP endorphin massage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa median tingkat kecemasan ibu hamil menurun sebesarInstrumen yang digunakan adalah skala HARS dan SOP endorphin massage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa median tingkat kecemasan ibu hamil menurun sebesar
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Intervensi edukasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu tentang tanda bahaya, tetapi terdapat tantangan seperti rendahnya kualitas danIntervensi edukasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu tentang tanda bahaya, tetapi terdapat tantangan seperti rendahnya kualitas dan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil ini menunjukkan bahwa senyawa aktif mimosin dalam akar putri malu memiliki efek nefrotoksik yang bersifat dosis-responsif, di mana peningkatan dosisHasil ini menunjukkan bahwa senyawa aktif mimosin dalam akar putri malu memiliki efek nefrotoksik yang bersifat dosis-responsif, di mana peningkatan dosis
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Caring merupakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Caring merupakan
UNIBAUNIBA Penelitian ini untuk mengetahui hubungan klinis pasien gastroschisis dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berpotensi memengaruhi luaran klinisPenelitian ini untuk mengetahui hubungan klinis pasien gastroschisis dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berpotensi memengaruhi luaran klinis
Q2LIIQ2LII Perawatan kanguru terbukti efektif dalam menjaga suhu tubuh, meningkatkan ikatan emosional, serta mendukung keberhasilan pemberian ASI. Pemberian nutrisiPerawatan kanguru terbukti efektif dalam menjaga suhu tubuh, meningkatkan ikatan emosional, serta mendukung keberhasilan pemberian ASI. Pemberian nutrisi
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Penelitian ini bertujuan memberikan layanan kebidanan berkelanjutan kepada ibu hamil trimester ketiga dengan anemia ringan kepada Ibu N di PMB Wirahayu.Penelitian ini bertujuan memberikan layanan kebidanan berkelanjutan kepada ibu hamil trimester ketiga dengan anemia ringan kepada Ibu N di PMB Wirahayu.
UKIMUKIM Penyebab kematian neonatal pada tahun 2015 adalah: Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) 16 kasus, Asfiksia 15 kasus, Sepsis/Infeksi 14 kasus, Gangguan PernapasanPenyebab kematian neonatal pada tahun 2015 adalah: Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) 16 kasus, Asfiksia 15 kasus, Sepsis/Infeksi 14 kasus, Gangguan Pernapasan
Useful /
UNIPASBYUNIPASBY Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji variabel lain yang dapat memengaruhi motivasi mahasiswa dalam menerapkan case-based learning. PengembanganPenelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji variabel lain yang dapat memengaruhi motivasi mahasiswa dalam menerapkan case-based learning. Pengembangan
UNIPASBYUNIPASBY Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Cakranegara. Sampel adalah ibu hamil multigravida sebanyak 30 orang. Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon.Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Cakranegara. Sampel adalah ibu hamil multigravida sebanyak 30 orang. Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon.
UNARUNAR Rumah Sakit X harus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi seluruh tenaga kesehatan dengan terus meningkatkan kualitas dan konsistensi pelatihanRumah Sakit X harus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi seluruh tenaga kesehatan dengan terus meningkatkan kualitas dan konsistensi pelatihan
UNARUNAR Infeksi ini juga berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti pneumonia dan gagal napas, serta menghambat pengobatan kanker yang sedang berlangsung.Infeksi ini juga berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti pneumonia dan gagal napas, serta menghambat pengobatan kanker yang sedang berlangsung.