UNARUNAR

Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

Pelatihan K3 membangun budaya keselamatan yang kuat di perusahaan di mana semua orang secara aktif berpartisipasi dalam menjaga keselamatan dan kesehatan rekan kerja mereka dan diri mereka sendiri. Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi di tempat kerja atau selama perjalanan pulang dari tempat kerja. Penyebab kecelakaan kerja adalah situasi bahaya yang berkaitan dengan cara kerja, mesin, lingkungan kerja, sifat pekerjaan, dan proses produksi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Dalam sampel penelitian ini, pengambilan secara acak sederhana digunakan untuk 205 perawat di Rumah Sakit X, yang diperoleh menggunakan rumus Slovin. Salah satu instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini, yang menggunakan uji regresi logistik sederhana, menunjukkan bahwa pelatihan kesehatan dan keselamatan (K3) memiliki dampak yang signifikan terhadap kecelakaan kerja. Rumah Sakit X harus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi seluruh tenaga kesehatan dengan terus meningkatkan kualitas dan konsistensi pelatihan K3.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) memiliki efek yang signifikan terhadap penurunan jumlah kecelakaan kerja yang terjadi pada perawat di Rumah Sakit X.Hasil uji regresi logistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa semakin banyak pelatihan K3 yang diterima, semakin rendah risiko mengalami kecelakaan kerja.Rumah Sakit X harus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi seluruh tenaga kesehatan dengan terus meningkatkan kualitas dan konsistensi pelatihan K3, memperluas cakupan peserta, dan melakukan evaluasi rutin untuk memastikan penerapan yang optimal.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan dan implementasi program pelatihan K3 yang komprehensif dan terstruktur. Program ini harus mencakup berbagai aspek keselamatan kerja, seperti prosedur evakuasi, penggunaan peralatan keselamatan, dan manajemen risiko. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan K3 secara berkala dan melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan dampak positif pelatihan terhadap keselamatan kerja. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis hubungan antara pelatihan K3 dan perilaku kerja yang aman, serta mengukur dampak pelatihan terhadap penurunan tingkat kecelakaan kerja secara keseluruhan.

  1. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi. insologi jurnal sains teknologi journal title language english... doi.org/10.55123/insologiINSOLOGI Jurnal Sains dan Teknologi insologi jurnal sains teknologi journal title language english doi 10 55123 insologi
Read online
File size169.92 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test