STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

Imtiyaz : Jurnal Ilmu KeislamanImtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman

Pengetahuan dan kemampuan dalam membentuk dan menyambung huruf Arab masih menjadi permasalahan mendasar di kalangan pelajar. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebagian mereka masih salah dalam menyambung huruf Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan tingkat kesalahan peserta kursus bahasa Arab di Masjid An Nur Jakarta Selatan dalam menyambung huruf Arab. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diambil dari hasil tes tertulis peserta kursus untuk kemudian dianalisa dengan cara mereduksi data, menganalisisnya dan kemudian menyimpulkannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesalahan menyambung huruf Arab peserta yaitu; 1). Menyambung huruf yang seharusnya dipisah 2). Memisah huruf yang seharusnya disambung 3). Membentuk huruf tidak sesuai kaidah menyambung baik saat di awal, tengah maupun akhir kata 4). Tidak membentuk garis sambung. Selain itu, terdapat 595 kesalahan dalam membentuk dan menyambung huruf. Kesalahan tertinggi sebanyak 235 kesalahan ditemukan pada poin membentuk huruf saat menyambung di awal, tengah ataupun akhir. Sedangkan yang terendah sebanyak 71 kesalahan pada poin kesalahan menyambung huruf yang seharusnya dipisah.

Berdasarkan pembahasan dan analisis, kesalahan dalam membentuk dan menyambung huruf Arab masih ditemukan di kalangan peserta kursus bahasa Arab di Masjid An Nur.Bentuk kesalahan meliputi menyambung huruf yang seharusnya dipisah, tidak menyambung huruf yang seharusnya disambung, membentuk huruf tidak sesuai kaidah, dan kesalahan dalam membentuk garis sambung.Jumlah keseluruhan kesalahan mencapai 595, dengan kesalahan tertinggi pada pembentukan huruf saat menyambung di awal, tengah, atau akhir kata.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesalahan menyambung huruf Arab, seperti metode pengajaran yang digunakan, latar belakang pendidikan peserta, atau tingkat motivasi belajar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi model pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan menyambung huruf Arab, misalnya dengan memanfaatkan teknologi atau pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan peserta dari berbagai tingkatan usia dan latar belakang pendidikan untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini dan mengidentifikasi perbedaan pola kesalahan yang mungkin terjadi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab, khususnya dalam keterampilan menulis, dan mengatasi permasalahan kesalahan menyambung huruf Arab yang masih sering terjadi di kalangan pelajar.

  1. Analisis Kesalahan Imlā’ Dalam Pembelajaran Bahasa Arab | Shaut al Arabiyyah. analisis kesalahan... journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Shautul-Arabiyah/article/view/23582Analisis Kesalahan ImlAAo Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Shaut al Arabiyyah analisis kesalahan journal uin alauddin ac index php Shautul Arabiyah article view 23582
  2. Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Imla’ Mahasiswa IAIN ‎Salatiga | Syamsiyah | LISANIA: Journal... doi.org/10.18326/lisania.v3i1.21-44Analisis Kesalahan Berbahasa dalam ImlaAo Mahasiswa IAIN AaSalatiga Syamsiyah LISANIA Journal doi 10 18326 lisania v3i1 21 44
Read online
File size440.36 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test