UMRAHUMRAH

Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial IndonesiaJurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia

Studi ini menguji hubungan antara kompleksitas organisasi dalam konteks manajemen dan kualitas pelaporan keuangan. Kompleksitas organisasi dianalisis melalui empat komponen kunci: manajemen anak perusahaan, manajemen operasi segmen, dan manajemen sumber daya manusia. Temuan memberikan bukti bahwa mengelola kompleksitas organisasi melalui tata kelola yang efektif dan praktik manajemen yang sehat mendukung akurasi, transparansi, dan keandalan yang lebih besar dalam pelaporan keuangan. Praktik manajemen tersebut juga membantu mencegah kesalahan pelaporan dan penipuan. Akibatnya, kompleksitas organisasi dapat secara signifikan memengaruhi kualitas pelaporan keuangan. Mengacu pada wawasan dari teori agensi dan asimetri informasi, makalah ini membahas bagaimana peningkatan kompleksitas dapat mengurangi kualitas pelaporan dan mengusulkan mekanisme untuk mengurangi efek buruknya.

Secara keseluruhan, temuan ini menyoroti bahwa berbagai dimensi kompleksitas manajemen perusahaan—termasuk pengawasan anak perusahaan, operasi segmen, manajemen sumber daya manusia, dan manajemen risiko—memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.Perusahaan yang menerapkan praktik manajemen komprehensif dan efektif di area ini lebih cenderung mencapai informasi keuangan yang transparan, akurat, dan andal, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana karakteristik spesifik dari struktur organisasi, seperti tingkat hierarki dan desentralisasi pengambilan keputusan, memengaruhi hubungan antara kompleksitas organisasi dan kualitas pelaporan keuangan. Hal ini dapat melibatkan analisis kualitatif terhadap studi kasus perusahaan dengan struktur organisasi yang berbeda untuk mengidentifikasi pola dan mekanisme yang mendasari. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran teknologi informasi dalam memitigasi dampak negatif kompleksitas organisasi terhadap kualitas pelaporan keuangan. Dengan memanfaatkan sistem informasi terintegrasi dan analitik data, perusahaan dapat meningkatkan transparansi, akurasi, dan efisiensi proses pelaporan keuangan mereka. Ketiga, penelitian dapat memeriksa bagaimana faktor-faktor budaya, seperti etika kerja dan akuntabilitas, memoderasi hubungan antara kompleksitas organisasi dan kualitas pelaporan keuangan. Memahami bagaimana norma dan nilai-nilai budaya memengaruhi perilaku pelaporan keuangan dapat membantu perusahaan mengembangkan strategi untuk mempromosikan praktik pelaporan yang etis dan bertanggung jawab di lingkungan yang kompleks.

  1. Do (Audit Firm and Key Audit Partner) Rotations Affect Value Relevance? Empirical Evidence from the Italian... ccsenet.org/journal/index.php/ibr/article/view/65143Do Audit Firm and Key Audit Partner Rotations Affect Value Relevance Empirical Evidence from the Italian ccsenet journal index php ibr article view 65143
  2. Tumpal Manik Organizational Complexity and Financial Reporting Quality | Jurnal Ilmiah Akuntansi dan... doi.org/10.31629/rwrmac96Tumpal Manik Organizational Complexity and Financial Reporting Quality Jurnal Ilmiah Akuntansi dan doi 10 31629 rwrmac96
Read online
File size421.95 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test