STIKBARSTIKBAR
Public Health of IndonesiaPublic Health of IndonesiaLatar belakang: Program yang bertujuan untuk mengubah perilaku risiko kesehatan pada remaja telah menjadi prioritas bagi departemen kesehatan di Indonesia. Namun, upaya-upaya ini belum menghasilkan hasil yang optimal. Model Keyakinan Kesehatan (Health Belief Model/HBM) dianggap sebagai indikator yang andal untuk memprediksi perilaku risiko kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara konstruk Model Keyakinan Kesehatan (HBM), yaitu kesadaran akan kerentanan terhadap masalah kesehatan akibat merokok, hambatan untuk berhenti merokok, manfaat tidak merokok, kepercayaan diri untuk tidak merokok, dan petunjuk tindakan untuk tidak merokok, dengan perilaku merokok pada remaja usia sekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, dengan memeriksa perilaku merokok pada 171 remaja usia sekolah di Indonesia. Penelitian ini dilakukan menggunakan Kuisioner Perilaku Merokok Indonesia secara online dan Kuisioner Model Keyakinan Kesehatan Indonesia yang telah divalidasi, yang mengukur lima domain HBM. Uji Chi-square digunakan untuk mengeksplorasi asosiasi di antara variabel yang berbeda. Hasil: Remaja dengan usia rata-rata 16,04 tahun (rentang 12-17 tahun) melaporkan insiden merokok sebesar 5,8% dalam 30 hari terakhir. Secara signifikan, ada hubungan antara kesadaran akan kerentanan (p = 0,002), hambatan untuk berhenti merokok (p <0,001), petunjuk tindakan (p = 0,019), dan perilaku merokok pada remaja. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana Model Keyakinan Kesehatan terkait dengan keterlibatan remaja dalam perilaku risiko kesehatan, khususnya merokok. Informasi ini sangat penting untuk pengembangan pendidikan kesehatan yang disesuaikan dengan remaja usia sekolah.
Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana Model Keyakinan Kesehatan terkait dengan keterlibatan remaja dalam perilaku risiko kesehatan, khususnya merokok.Informasi ini sangat penting untuk pengembangan pendidikan kesehatan yang disesuaikan dengan remaja usia sekolah.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kesadaran akan kerentanan, hambatan untuk berhenti merokok, dan perilaku orang tua (petunjuk tindakan) muncul sebagai faktor prediktif signifikan untuk perilaku merokok pada remaja.Temuan ini memiliki potensi untuk menginformasikan pengembangan program pendidikan dan promosi kesehatan yang lebih efektif yang ditujukan untuk anak-anak usia sekolah.Namun, perlu dicatat bahwa penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti jumlah peserta yang kecil dan tidak menangkap faktor-faktor penting lainnya yang mungkin mempengaruhi perilaku risiko kesehatan pada remaja, yang bisa memperkaya fenomena ini.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya harus menambah jumlah peserta dan mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi perilaku risiko kesehatan pada populasi ini.
Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah peserta yang lebih besar untuk menangkap faktor-faktor penting lainnya yang mungkin mempengaruhi perilaku risiko kesehatan pada remaja. Kedua, penelitian dapat fokus pada intervensi yang bertujuan untuk mengubah persepsi remaja tentang kerentanan dan hambatan, serta memberikan dukungan dan pendidikan kepada orang tua untuk mengurangi perilaku merokok di rumah tangga. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang dampak negatif merokok dan mendorong mereka untuk berhenti atau tidak memulai merokok. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat membantu mengembangkan intervensi dan strategi yang lebih efektif untuk mempromosikan perilaku yang lebih sehat dan mengurangi kecenderungan risiko kesehatan pada remaja.
- The impact of behavior change communication on healthy living movement-related knowledge and behavior... doi.org/10.36685/phi.v9i1.654The impact of behavior change communication on healthy living movement related knowledge and behavior doi 10 36685 phi v9i1 654
- Relationship between Health Belief Model constructs and smoking behavior among school-age adolescents... doi.org/10.36685/phi.v9i4.717Relationship between Health Belief Model constructs and smoking behavior among school age adolescents doi 10 36685 phi v9i4 717
- Lung cancer screening: what do long‐term smokers know and believe? - Carter‐Harris - 2017 - Health... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/hex.12433Lung cancer screening what do longAaterm smokers know and believe CarterAaHarris 2017 Health onlinelibrary wiley doi 10 1111 hex 12433
| File size | 246.44 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Uji aktivitas antioksidan serum menunjukkan nilai IC50 terbaik yaitu pada sediaan serum F2 dan F3 berturut‑turut adalah sebesar 394,98 dan 412,96 ppm.Uji aktivitas antioksidan serum menunjukkan nilai IC50 terbaik yaitu pada sediaan serum F2 dan F3 berturut‑turut adalah sebesar 394,98 dan 412,96 ppm.
UnwahasUnwahas Inflamasi adalah respons pertahanan tubuh terhadap ancaman berbahaya seperti mikroorganisme penyebab penyakit, sel yang rusak, bahan beracun, atau paparanInflamasi adalah respons pertahanan tubuh terhadap ancaman berbahaya seperti mikroorganisme penyebab penyakit, sel yang rusak, bahan beracun, atau paparan
UnwahasUnwahas Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok masing masing terdiri dari 5 mencit. Kelompok 1 kontrol positif obat (amitriptilin), kelompok 2 kontrol negatif (CMCHewan uji dibagi menjadi 5 kelompok masing masing terdiri dari 5 mencit. Kelompok 1 kontrol positif obat (amitriptilin), kelompok 2 kontrol negatif (CMC
PSEBPSEB Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, seperti Pemerintah Desa Oetulu sebagai mitra, para guru, kepala sekolah, dan siswaKeberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, seperti Pemerintah Desa Oetulu sebagai mitra, para guru, kepala sekolah, dan siswa
UMSUMS Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program Latihan Stabilitas Inti (Core Stability Exercise/CSE) dalam meningkatkan kebugaran kardiorespirasi mahasiswa,Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program Latihan Stabilitas Inti (Core Stability Exercise/CSE) dalam meningkatkan kebugaran kardiorespirasi mahasiswa,
UNIMUSUNIMUS Pendidikan dan promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam mendeteksi dini kehamilan beresiko. Upaya yang dapat dilakukan untuk keseluruhanPendidikan dan promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam mendeteksi dini kehamilan beresiko. Upaya yang dapat dilakukan untuk keseluruhan
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan Pendidikan Kesehatan kepada murid perempuan di kelas 4-6, meningkatkan pengetahuan muridKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan Pendidikan Kesehatan kepada murid perempuan di kelas 4-6, meningkatkan pengetahuan murid
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Prevalensi perokok pada remaja usia 10-18 tahun mengalami peningkatan pada tahun 2013 yaitu sebesar 7. 20% dan pada Tahun 2018 sebesar 9. 10%. PrevalensiPrevalensi perokok pada remaja usia 10-18 tahun mengalami peningkatan pada tahun 2013 yaitu sebesar 7. 20% dan pada Tahun 2018 sebesar 9. 10%. Prevalensi
Useful /
UnwahasUnwahas Jamu A dan D tidak mengandung deksametason. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel jamu yang mengandung BKO parasetamol yaitu pada jamuJamu A dan D tidak mengandung deksametason. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel jamu yang mengandung BKO parasetamol yaitu pada jamu
UNIMUSUNIMUS Metode yang digunakan dengan action research dan Pemberian edukasi, terhadap suami sebagai dukungan KB pasca Salin di kelurahan Srondol Kota Semarang.Metode yang digunakan dengan action research dan Pemberian edukasi, terhadap suami sebagai dukungan KB pasca Salin di kelurahan Srondol Kota Semarang.
UNIMUSUNIMUS Sehingga masih perlu sekali peningkatan pemahaman bagi masyarakat dengan sering diberikan pendidikan kesehatan dan edukasi, serta diperlukan media edukasiSehingga masih perlu sekali peningkatan pemahaman bagi masyarakat dengan sering diberikan pendidikan kesehatan dan edukasi, serta diperlukan media edukasi
UNIMUSUNIMUS Kelas Ibu Balita merupakan program pengabdian masyarakat yang difokuskan pada pendidikan dan pelatihan bagi ibu-ibu dalam upaya penurunan angka stunting.Kelas Ibu Balita merupakan program pengabdian masyarakat yang difokuskan pada pendidikan dan pelatihan bagi ibu-ibu dalam upaya penurunan angka stunting.