UNIPASBYUNIPASBY

EMBRIO: Jurnal KebidananEMBRIO: Jurnal Kebidanan

Beberapa kelompok berisiko, salah satunya adalah ibu hamil, rentan terhadap COVID-19. Kehamilan dikenal sebagai kondisi yang rentan terhadap infeksi COVID-19 karena dapat menyebabkan penurunan kekebalan tubuh. Oleh karena itu, penting untuk mematuhi perilaku pencegahan COVID-19. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kerentanan yang dirasakan, tingkat keparahan yang dirasakan, hambatan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, dan efikasi diri dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sempaja. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross sectional. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi ibu hamil yang tinggal dan terdaftar di wilayah kerja yang ditentukan dan memiliki usia kehamilan lebih dari 12 minggu. Terdapat 194 ibu hamil yang terlibat sebagai sampel penelitian. Data dianalisis menggunakan Uji Rank Spearman. Analisis bivariat mengungkapkan bahwa terdapat hubungan antara efikasi diri (nilai p 0,000), hambatan yang dirasakan (nilai p 0,025), manfaat yang dirasakan (nilai p 0,000), dan tingkat keparahan yang dirasakan (nilai p 0,000) dengan kepatuhan terhadap perilaku pencegahan COVID-19. Namun, tidak ada hubungan antara kerentanan yang dirasakan dan kepatuhan terhadap perilaku pencegahan COVID-19 (nilai p 0,287). Dapat disimpulkan bahwa semakin baik persepsi ibu hamil, semakin baik pula kepatuhan terhadap perilaku pencegahan COVID-19. Disarankan untuk meningkatkan promosi kesehatan agar kepatuhan terhadap perilaku pencegahan COVID-19 dapat terjaga.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik persepsi kesehatan ibu hamil, maka semakin baik pula tindakan kepatuhan pencegahan COVID-19.Oleh karena itu, disarankan untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai COVID-19 pada ibu hamil secara berkelanjutan sehingga kepatuhan pencegahan penularan dapat terjaga.Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil terhadap protokol kesehatan COVID-19.Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan perilaku pencegahan COVID-19 pada ibu hamil.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi perubahan perilaku pencegahan COVID-19 pada ibu hamil selama kehamilan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat digunakan untuk memahami pengalaman dan persepsi ibu hamil terkait dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan COVID-19. Ketiga, penelitian intervensi yang melibatkan pengembangan dan evaluasi program edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan terhadap perilaku pencegahan COVID-19. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang perilaku pencegahan COVID-19 pada ibu hamil dan menghasilkan rekomendasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di tengah pandemi.

  1. Public adherence to precautionary measures and preventive guidelines against COVID-19 in Sudan: An application... doi.org/10.1101/2020.12.25.20248859Public adherence to precautionary measures and preventive guidelines against COVID 19 in Sudan An application doi 10 1101 2020 12 25 20248859
  2. Public adherence to precautionary measures and preventive guidelines against COVID-19 in Sudan: An application... medrxiv.org/lookup/doi/10.1101/2020.12.25.20248859Public adherence to precautionary measures and preventive guidelines against COVID 19 in Sudan An application medrxiv lookup doi 10 1101 2020 12 25 20248859
Read online
File size278.23 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test